Diancam dengan Pisau, Driver Ojol Ini Relakan Motor Dibawa Kabur Pelaku Begal

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban (baju hijau) saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban (baju hijau) saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami Idris Mufakkar (28), seorang driver ojek online (ojol) di Palembang ini. Dirinya sudah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) atau dikenal dengan korban begal. Dengan ancaman pisau diperut, ia pun terpaksa menyerahkan motormya ke pelaku.

Tak terima dengan peristiwa tersebut membuat warga Jalan Musi 6 Blok O Kecamatan IB I Palembang, ini melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Selasa (27/1/2026). Dan berharap atas laproannya pelaku ditangkap.

Ditemani orang tuanya, Idris menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026), sekitar pukul 12.00 WIB, saat dirinya berada di Jalan Malaka II Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Berawal, saat korban sedang melintas di TKP (tempat kejadian perkara), dengan menggunakan sepeda motor. Lalu tiba-tiba korban diberhentikan paksa oleh Terlapor (Lidik). “Sedang melintas pak saya, tak jauh dari TKP. Lalu tiba tiba diberhentikan paksa oleh terlapor,” ungkap korban.

Setelah memberhentikan laju kendaraannya, Terlapor meminta antar ke lokasi tujuan dan korban pun saat itu terpaksa mau mengantar Terlapor tanpa curiga.

“Dia minta antar. Waktu itu saya offline, terpaksa saya antar Jalan Malaka II,” katanya.

Setiba ditengah perjalanan terlapor lalu mengeluarkan pisau dan diarahkan ke perut korban sambil berkata “Nak nyerah duet atau kau nak berlari”. “Saya merasa terancam pak lalu melepaskan motor saya saat setop dan langsung lagi meninggalkan pelaku,” katanya.

Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan 1 unit sepeda motor yahama bernopol BG 6753 AFI. “Terpaksa saya kabur, karena takut terjadi apa apa dengan saya,” ucapnya, terlihat masih trauma.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan korban terkait pencurian dengan kekerasan.

“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas unit Pidana umum Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:48 WIB

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB