Janda Muda 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Rudapaksa, Ibu Sambung Lapor Polisi

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Nasib malang menimpa Z (16), seorang janda muda di Palembang yang diduga menjadi korban rudapaksa oleh seorang pria berinisial R di kawasan Jalan Tanjung Bubuk, Kecamatan Gandus. Peristiwa tersebut terjadi setelah korban kabur dari rumah dan justru terjebak dalam situasi berbahaya.

Kasus memilukan ini terungkap setelah ibu sambung korban, Yesy Vega (33), resmi melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu (15/4/2026).

Dengan raut wajah cemas dan penuh emosi, Yesy menuturkan kronologis kejadian bermula saat anak sambungnya kabur dari rumah. Saat berada di jalan, korban bertemu dengan seorang saksi berinisial RK yang kemudian mengantarkannya ke sebuah kompleks perumahan yang belum selesai dibangun di Jalan Tanjung Bubuk, Kecamatan Gandus. Namun, setibanya di lokasi, ternyata sudah ada terlapor R.

“Awalnya anak saya kabur dari rumah, lalu di jalan bertemu saksi RK dan diantar ke lokasi. Ternyata di sana sudah ada pelaku R,” ujar Yesy. Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi dugaan rudapaksa itu disebut terjadi sesaat setelah saksi RK meninggalkan lokasi. Terlapor R diduga langsung memaksa korban dengan ancaman serius, sehingga korban yang masih di bawah umur tidak berdaya.

“Begitu saksi pergi, pelaku langsung memaksa anak saya. Dia mengancam supaya korban mau melakukan hubungan layaknya suami istri. Anak saya tidak berdaya karena di bawah tekanan dan ancaman,” tambahnya.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut serta trauma yang dialami anaknya, warga Jalan Komplek Dosen, Kecamatan Ilir Barat I Palembang itu berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap pelaku.

“Kami minta keadilan. Saya membuat pengaduan ini supaya pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Ini sudah merusak masa depan anak saya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota Pamapta Ipda Tamia Ramadhny membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus akan segera ditindaklanjuti.

“Laporan sudah kami terima dan akan diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB