Gubernur Sumsel Ajak Warga OKU Timur Lestarikan Bahasa Ibu dan Budaya Komering

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Forum Komunikasi (Forkom) Petanggan OKU Timur ke-5 di Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, OKU Timur.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Forum Komunikasi (Forkom) Petanggan OKU Timur ke-5 di Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, OKU Timur.

SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas adat istiadat, khususnya budaya Komering.

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahmi Forum Komunikasi (Forkom) Petanggan OKU Timur ke-5 yang berlangsung di Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (31/05/2026).

 

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Merawat Silaturahmi, Melestarikan Budaya Komering” tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa forum kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial. Dirinya mengimbau agar keberadaan Forkom tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, melainkan wadah solutif untuk memperkuat solidaritas serta persatuan di tengah dinamika zaman.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengimplementasikan pelestarian budaya melalui langkah sederhana yang konsisten, salah satunya dengan melestarikan penggunaan bahasa ibu di dalam aktivitas sehari-hari.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, Leo Budi Rachmadi, menjelaskan bahwa lembaga adat di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan tersebut berkomitmen untuk bersikap inklusif. Tidak hanya menaungi masyarakat Komering, kepengurusan adat daerah kini secara resmi merangkul dan mengakomodasi keterwakilan berbagai unsur etnis lain yang berdomisili di OKU Timur, seperti suku Jawa, Ogan, Bali, Minang, hingga Batak.

 

Konsolidasi kelembagaan ini direncanakan akan terus diperluas melalui pembentukan dan pengesahan kepengurusan lembaga adat hingga ke tingkat kecamatan.

 

 

 

 

Penulis : Mamat

Editor : Aan Wahyudi

Berita Terkait

Antisipasi Kejahatan di Akhir Pekan, Polsek Buay Madang Timur Patroli Menyisir Jalan Desa Srikaton
Polsek Buay Madang Timur Amankan Ibadah Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari
Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Pertashop
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Warga Panen Jagung
Perkuat Keamanan Desa Sumber Asri, Polsek Buay Madang Timur Gelar Sambang Kamtibmas
Lewat ‘Safari Jum’at Menyala’, Polsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Warga di Masjid Al Jami’
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Buay Madang Timur Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Tugu Harum
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Buay Madang Timur Larang Musik Remix di Acara Pernikahan Warga

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:48 WIB

Gubernur Sumsel Ajak Warga OKU Timur Lestarikan Bahasa Ibu dan Budaya Komering

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:58 WIB

Antisipasi Kejahatan di Akhir Pekan, Polsek Buay Madang Timur Patroli Menyisir Jalan Desa Srikaton

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:53 WIB

Polsek Buay Madang Timur Amankan Ibadah Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:15 WIB

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Pertashop

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:10 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Buay Madang Timur Dampingi Warga Panen Jagung

Berita Terbaru

Tim Satgas Anti Narkoba Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) II/Sriwijaya berhasil mengamankan dua orang terduga pengedar narkotika dalam sebuah operasi tangkap tangan. Foto : ist 

Kriminal

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB