SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas adat istiadat, khususnya budaya Komering.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahmi Forum Komunikasi (Forkom) Petanggan OKU Timur ke-5 yang berlangsung di Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (31/05/2026).
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Merawat Silaturahmi, Melestarikan Budaya Komering” tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa forum kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial. Dirinya mengimbau agar keberadaan Forkom tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, melainkan wadah solutif untuk memperkuat solidaritas serta persatuan di tengah dinamika zaman.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengimplementasikan pelestarian budaya melalui langkah sederhana yang konsisten, salah satunya dengan melestarikan penggunaan bahasa ibu di dalam aktivitas sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, Leo Budi Rachmadi, menjelaskan bahwa lembaga adat di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan tersebut berkomitmen untuk bersikap inklusif. Tidak hanya menaungi masyarakat Komering, kepengurusan adat daerah kini secara resmi merangkul dan mengakomodasi keterwakilan berbagai unsur etnis lain yang berdomisili di OKU Timur, seperti suku Jawa, Ogan, Bali, Minang, hingga Batak.
Konsolidasi kelembagaan ini direncanakan akan terus diperluas melalui pembentukan dan pengesahan kepengurusan lembaga adat hingga ke tingkat kecamatan.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















