Tag: Palembang

  • Ratusan Anggota ADO Sumsel Sumringah Dapat Bingkisan Ramadhan dari Herman Deru 

    Ratusan Anggota ADO Sumsel Sumringah Dapat Bingkisan Ramadhan dari Herman Deru 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Di sela agenda kerjanya pada 24 Ramadhan 1446 H/ Senin 24 Maret 2025, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri acara Silaturahmi, Doa dan Buka Bersama Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel di Sekretariat ADO di Jalan Hokky, Kampus Palembang.

    Bukan hanya hadir, Herman Deru di kesempatan itu juga membagikan ratusan bingkisan Ramadhan kepada anggota ADO Sumsel yang hadir.

    Dalam sambutannya di hadapan ratusan ojek online ini, Gubernur Herman Deru mengaku bangga dengan para anggota ADO Sumsel. Para pejuang nafkah itu menurutnya sangat membantu pemerintah dengan kemandiriannya. Kegigihan mereka mencari nafkah dengan menjadi ojek online membuat angka pengangguran di Sumsel terus berkurang.

    “ADO Online ini mungkin organisasi yang paling sering bertemu dengan Gubernur. Kenapa? Karena Saya bangga dengan kemandirian Bapak/Ibu sekalian. Menjadi pejuang nafkah bagi keluarga dan juga membantu pemerintah,” katanya.

    Di tengah arus lalu lintas yang demikian pesat, Herman Deru mengaku masih percaya bahwa anggota ADO dapat menjaga ketertibannya di jalan. Uniform yang digunakan menjadi identitas khusus yang membuat ADO tertib saat berkendara.

    ” Jika ada sesuatu yang terjadi di jalan Saya yakin, bukan ADO pemantiknya karena mereka ada seragam khusus jadi mereka ada beban moril tersendiri kalau mau berbuat macam-macam ” paparnya.

    Terkait bingkisan yang dibagikannya Herman Deru mengatakan ini adalah bentuk kedekatannya dengan para anggota ADO Sumsel. Ia berharap bingkisan tersebut dapat membantu rekan-rekan para pengemudi ojek online memenuhi kebutuhan di bulan puasa.

    Sementara itu, Ketua ADO Sumsel Muhammad Asrul Indawan mengatakan sejak awal ADO Sumsel mendukung kepemimpinan Herman Deru bersama Wagub Cik Ujang. Karena itu di periode kedua kepemimpinan Herman Deru ini, pihaknya berkomitmen tetap mengawal dan mendukung Herman Deru dengan kebijakan dan program yang akan dijalankannya.

    “Kami tidak pernah putus berdoa kita punya pembina yang hebat dan tangguh. Kami percaya Pak Gubernur dengan programnya akan dapat membantu ADO Sumsel lebih baik lagi kedepan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, ADO Sumsel juga tengah menginisiasi Unit Reaksi Cepat (URC). yang dapat membantu rekan-rekan ojol yang bermasalah di lapangan.

    Sementara itu berdasarkan pantauan, banyak anggota ADO Sumsel yang hadir di antaranya Pandawa, Brother dan lainnya. Mereka antusias menyambut kedatangan Herman Deru.

  • Pemkot Palembang – Kejari Kelas 1 A Kerja Sama Pelayanan Publik 

    Pemkot Palembang – Kejari Kelas 1 A Kerja Sama Pelayanan Publik 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang bersama Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang bekerja sama terkait pelayanan publik. Kerja sama mal pelayanan publik, itu ditandatangani kedua pihak di ruang VVIP DPMPTSP Palembang, Senin (24/3/2025).

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut positif kerja sama ini. Menurut Dewa, pelayanan publik yang cepat dan tanggap merupakan salah satu aspek penting dalam memastikan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

    Apalagi, di era yang serba cepat saat ini, setiap warga negara mengharapkan respons yang cepat dan solusi yang tepat ketika membutuhkan layanan publik dari pemerintah.

    Menurut Dewa, Pemerintah Kota Palembang juga memiliki program unggulan. Yakni Palembang Gerak Cepat (Gercep).

    Sesuai namanya, program ini bertujuan memberikan pelayanan publik yang cepat dan tanggap.

    “Tentunya, masyarakat akan mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan informasi tanpa harus datang ke kantor pengadilan negeri,” kata Dewa.

    la menambahkan, layanan yang dimaksud yaitu pendaftaran perkara, informasi persidangan, hingga layanan administratif lainnya. Semuanya langsung diproses di Mal Pelayanan Publik.

    “Saya berharap dengan adanya kerja sama dan kolaborasi dengan organisasi vertikal yang terhimpun dalam pelayanan publik, bisa membantu warga dalam sisi pelayanan sesuai dengan program kita Palembang Gercep,” ujar Dewa.

    Ia juga mengapresiasi Pengadilan Negeri Kelas 1.A Khusus Kota Palembang atas komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas dalam rangka mewujudkan Palembang Berdaya Palembang Sejahtera,” pungkas Ratu Dewa.

  • PSSI Palembang Buka Puasa Bersama dan Bagikan Takjil untuk Warga Palembang

    PSSI Palembang Buka Puasa Bersama dan Bagikan Takjil untuk Warga Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pada Minggu (23/3/2025) sore, Askot (Asosiasi Kota) PSSI Palembang menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 200 paket takjil kepada para pengendara, pejalan kaki, dan pedagang asongan di simpang empat RS Charitas, Palembang.

    Pembagian Takjil ini Acara ini langsung di komandoi Ketua PSSI Palembang, Muhammad David, beserta seluruh pengurus Askot PSSI Palembang sebagai bagian dari kegiatan berbagi di bulan Ramadan, sekaligus memberikan dukungan kepada mereka yang sedang menjalani ibadah puasa.

    Dalam kesempatan tersebut, Muhammad David menjelaskan bahwa takjil dibagikan di sekitar Jalan Kapten A Rivai dan Jalan Sudirman Palembang, yang merupakan dua jalur padat yang dilalui oleh banyak orang, baik pejalan kaki, pengendara, maupun pengamen jalanan. “Jajaran Askot PSSI Palembang hari ini membagikan takjil di seputaran Jalan Kapten A Rivai dan Jalan Sudirman Palembang untuk mereka yang membutuhkan seperti pejalan kaki dan pengendara yang melintas, yang juga sedang berpuasa,” ujarnya.

    Tak hanya pengendara dan pejalan kaki yang mendapatkan takjil, sejumlah pengamen jalanan dan pengemudi ojek online (ojol) yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut juga antusias menerima takjil yang dibagikan oleh jajaran pengurus Askot PSSI Palembang. Mereka yang menerima takjil mengungkapkan rasa terima kasih dan menyambut baik kegiatan sosial ini, mengingat banyak dari mereka yang sedang berpuasa dan membutuhkan makanan untuk berbuka.

    Setelah acara pembagian takjil, para pengurus PSSI Palembang juga melanjutkan acara berbuka puasa bersama di Hotel Parkside. Acara buka puasa bersama ini menjadi momen penting bagi pengurus untuk berkumpul, berbagi kebersamaan, dan membahas rencana-rencana kegiatan sepak bola yang akan datang. Dalam sambutannya, Ketua Askot PSSI Palembang, Muhammad David, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus yang telah bekerja keras dalam menjalankan kegiatan sepak bola di Palembang.

    “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus yang selama ini telah berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan sepak bola. Mari kita terus bekerjasama untuk memajukan sepak bola di Palembang,” ujarnya. David juga menyampaikan bahwa Walikota Palembang, Ratu Dewa, telah memberikan dukungan penuh untuk menggelar turnamen usia U-43, dan meminta agar turnamen untuk usia dini juga segera diselenggarakan. Rencananya, setelah Lebaran, Askot PSSI Palembang akan sibuk dengan berbagai kegiatan sepak bola lainnya.

    Menurut David, momen buka puasa bersama ini juga penting karena menjadi kesempatan pertama bagi seluruh pengurus untuk saling mengenal satu sama lain dengan lebih dekat. “Disini kita juga sudah bisa melihat seluruh kepengurusan Askot PSSI Palembang. Jadi kita bisa saling mengenal lebih baik, karena ke depannya kita akan disibukkan dengan lebih banyak lagi kegiatan,” katanya.

    David berharap, melalui kebersamaan dan kolaborasi antara para pengurus Askot PSSI Palembang, sepak bola di Kota Palembang dapat semakin berkembang dan maju. “Kita bersama-sama memajukan sepak bola Palembang. Dengan kerjasama yang baik dan banyak ide serta kegiatan yang kita buat, sepak bola di Palembang akan semakin maju,” tutupnya.

    Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai langkah awal untuk merencanakan kegiatan-kegiatan besar yang akan membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Kota Palembang ke depannya.

  • Earth Hour 2025 Bersama BATIQA Hotel Palembang, Satu Jam untuk Bumi, Masa Depan untuk Kita

    Earth Hour 2025 Bersama BATIQA Hotel Palembang, Satu Jam untuk Bumi, Masa Depan untuk Kita

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – BATIQA Hotel Palembang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam kampanye global Earth Hour 2025. Dalam aksi simbolis yang berlangsung pada tanggal 24 Maret 2025, hotel ini turut memadamkan lampu dan perangkat elektronik yang tidak esensial selama 60 menit, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

    Hotel yang berlokasi di jalan Kapten A.Rivai itu juga menyalakan lilin berbentuk angka 60+. Lilin-lilin tersebut dipasang di area lobby hotel.

    Selain pemadaman lampu, BATIQA Hotel Palembang juga mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, seperti edukasi kepada tamu tentang penghematan energi, serta kampanye media sosial untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam Earth Hour.

    Novi Arianto, Marketing Communication (Marcom) BATIQA Hotel Palembang, mengatakan, Partisipasi dalam Earth Hour bukan sekadar simbolis, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kami terhadap lingkungan dan sudah kami lakukan setiap tahunnya.

    “Dengan langkah ini, BATIQA Hotel Palembang berharap aksi ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh karyawan, para tamu dan masyarakat untuk bisa menjaga lingkungan, menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari serta memahami pentingnya penghematan energi demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya

  • Willie Salim Minta Maaf Setelah Kehilangan 200 Kg Daging Rendang di Palembang

    Willie Salim Minta Maaf Setelah Kehilangan 200 Kg Daging Rendang di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Konten kreator Willie Salim baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengklaim kehilangan 200 kilogram daging rendang yang sedang dimasak di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatera Selatan.

    Kejadian ini memicu kontroversi dan berbagai tanggapan dari masyarakat serta tokoh setempat.

    Pada Selasa, 18 Maret 2025, Willie Salim bersama timnya memulai proses memasak rendang dengan tujuan membagikan hidangan tersebut kepada warga sebagai menu berbuka puasa.

    Namun, saat Willie meninggalkan lokasi untuk ke toilet, antusiasme warga yang ingin mendapatkan bagian menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali.

    Tanpa pengawasan yang memadai, warga mulai mengambil daging rendang yang belum matang dari kuali menggunakan ember dan gayung.

    Dalam video konten kreator itu banyak narasi muncul jika warga Palembang tak bisa diatur, bahkan Video itu heboh sehingga menjatuhkan nama Kota Palembang beserta masyarakatnya yang seakan – akan tak memiliki etika.

    Lantas, banyak tokoh Masyarakat baik yang berada di Palembang ataupun yang tengah berkarier di ibu Kota meminta klarifikasi dari kejadian tersebut dan meminta Willie Salim untuk menceritakan kejadian sebenarnya karena banyak penilaian yang mengatakan jika video itu janggal.

    Lantas, Sabtu (22/3/2025) Willie Salim melalui Media Eosialnya menyampaikan permohonan maaf kepada warga Palembang. Hingga permohonan maaf tersebut saat ini telah tersebar di berbagai platform medsos.

    “Saya minta maaf yang sebesar besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti, gara gara kejadian redang yang viral ini. Banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang, jujur ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya salah saya. karna saya saya kurang persiapan,” kata willie

    “Mohon maaf saya baru pertama kali masak untuk orang sebanyak itu, dan di bayangan ku bisa kumpul dan berbuka bersama dengan ribuan warga Palembang sudah lebih dari cukup, tidak ada kekecewaan sama sekali untuk rendang yang ilang itu, malahan aku senang melihat antusias warga, karna pada akhirnya rendang itu dimasak memang untuk warga, jujur aku hanya kaget dengan antusias warga,” ungkap Willie dalam akun Media Sosialnya.

    Kejadian ini terus menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, dengan beberapa tokoh Palembang berharap adanya klarifikasi lebih lanjut terkait insiden ini.

    Willie Salim berharap agar kejadian ini tidak mencoreng nama baik warga Palembang dan tetap fokus pada niat baik acara berbagi yang ia lakukan. (MG1)

  • Peduli Syiar Islam, Gubernur Herman Deru : Indahnya Lantunan Adzan

    Peduli Syiar Islam, Gubernur Herman Deru : Indahnya Lantunan Adzan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara resmi membuka kegiatan Semarak Ramadhan 1446 Hijriah yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel di Masjid Raya Taqwa, Sabtu (22/3/2025) siang. Kegiatan ini yang bertujuan memperkuat syiar Islam di Sumsel ini akan digelar mulai 22-24 Maret mendatang.

    Gubernur Herman Deru mengatakan sangat senang dan memberikan acungan jempol pada acara Semarak Ramadhan dengan Lomba Adzan yang diselenggarakan oleh PWI Sumsel. Menurutnya meski sekilas sederhana namun jika dikelola dengan baik kegiatan ini dapat menghasilkan hal yang bermanfaat seperti indahnya lantunan-lantunan adzan di masjid-masjid. Hal ini juga diyakininya akan semakin memperkuat syiar Islam di Sumsel.

    “Di Sumsel ini ada 34.000 masjid belum termasuk surau. Dengan adzan yang indah, tentu tak hanya.mampu mengajak orang shalat saja tapi bisa juga menarik orang untuk mempelajari dan memahami agama Islam,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu HD meminta agar PWI mempertahankan kegiatan yang positif tersebut. Sehingga semakin banyak generasi muda Sumsel yang dapat melantunkan adzan dengan baik dan indah.

    Sementara itu, Wakil Ketua PWI Sumsel Bidang Kesra Afdal Asmi Jambak mengatakan lomba adzan ini digelar untuk kedua kalinya di Sumsel dan merupakan hasil support penuh dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

    “Kami sangat bersyukur dan bangga punya Gubernur yang begitu peduli dengan syiar Islam. Mudah-mudahan di periode kedua ini kemakmuran, kesejahteraan dan kemajuan Sumsel semakin meningkat,” ujarnya.

    Adapun peserta lomba yang ikut berpartisipasi kali ini sebanyak 105 peserta. Mereka ini terdiri dari pelajar SD hingga SMA dan peserta umum.

    Bukan hanya lomba adzan, menurut Afdal PWI telah berencana membuat event lagi yang lebih besar yakni festival membaca surat Al Fatihah yang benar dan indah.

    “Ini adalah yang pertama di Indonesia,” pungkasnya.

  • Aster TNI Palembang Beri Penjelasan Soal Pengelolaan Sampah

    Aster TNI Palembang Beri Penjelasan Soal Pengelolaan Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Melalui audiensi dan kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas besar TNI AD terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123, beberapa hal disampaikan oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han) kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa.

    Adapun beberapa hal tersebut, yakni terkait program pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

    Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han) juga menyampaikan, bahwa pihaknya berharap bahwa TMMD dapat terus berjalan dengan dukungan penuh dari pemerintah itu sendiri.

    “Karena memang program-program TMMD ini sangat bermanfaat, selain dapat membantu mempercepat program pembangunan Pemerintah juga dapat membantu kesejahteraan masyarakat,” kata Aster Panglima TNI di Ruang Rapat Walikota Palembang, Jumat (14/03).

    Sementara itu, Walikota Palembang, Ratu Dewa mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan Aster Panglima TNI.

    Menurut Ratu Dewa, kehadiran Aster Panglima TNI terkait TMMD tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah kota Palembang sendiri.

    “Banyak masukan tadi, dan ini harus ada progres bagi saya dan akan ditindak lanjut sesuai arahan dari pak Aster, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur,” kata Ratu Dewa.

    Selain itu, lanjut Ratu Dewa, bahwa Aster Panglima TNI juga sekaligus memberikan arahan terkait pengelolaan sampah.

    “Dan ada juga terkait rumah layak huni masyarakat menjadi rumah layak huni. Dan juga terkait ketahanan pangan yang juga sangat penting. Dan ini semua akan segera kami tindaklanjuti bersama bapak Dandim,” tutupnya.

  • Sedekah Kuota dari Tri: Ajak Pelanggan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan untuk Mendorong Digitalisasi Generasi Muda Hingga Area Pelosok Indonesia    

    Sedekah Kuota dari Tri: Ajak Pelanggan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan untuk Mendorong Digitalisasi Generasi Muda Hingga Area Pelosok Indonesia  

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri kembali menghadirkan program #MudahnyaKebaikan dengan Sedekah Kuota di bulan Ramadan tahun ini. Program ini mengajak pelanggan Tri, yang mayoritas merupakan generasi muda, untuk memperbanyak kebaikan dengan cara yang lebih mudah dan hanya dalam satu klik.

    Lebih dari 50% anak muda Indonesia memiliki niat kuat untuk bersedekah selama Ramadan, namun, keterbatasan anggaran sering kali menjadi kendala bagi mereka dalam menyalurkan niat baik ini, padahal tidak harus selalu identik dengan donasi uang.

    Secara khusus, Provinsi Sumatera Selatan memiliki lebih dari 2,8 juta generasi muda dengan gaya hidup digital, dimana kuota internet menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka, hal ini juga menjadikan kebutuhan akan kuota internet meningkat.

    Melihat hal tersebut, Tri menghadirkan Sedekah Kuota sebagai solusi yang menggabungkan semangat berbagi dengan kebiasaan digital pelanggan selama Ramadan. Dengan cara yang sesuai gaya hidup anak muda di era digital, berbagi kebaikan harus jadi hal yang mudah.

    Program #MudahnyaKebaikan dengan Sedekah Kuota pertama kali diluncurkan pada tahun 2024 dan berhasil mengumpulkan lebih dari 250TB kuota, yang kemudian disalurkan dalam bentuk 1.000 routers dengan kuota 250GB kepada 588 sekolah dan pesantren di seluruh Indonesia.

    Program Ramadan Tri hadir untuk menunjukkan betapa mudahnya Sedekah Kuota bersama Tri bahkan lebih mudah dari melakukan aktivitas sehari-hari pada umumnya seperti membuka selotip toples, memakai eyeliner, atau mengartikan ‘terserah’. Cukup isi ulang data, langsung bisa sedekah tanpa memotong kuota paket pelanggan.

    Agus Sulistio, Head of Circle Sumatra, Indosat Ooredoo Hutchison menyatakan, “Sedekah Kuota menjadi sebuah program yang lebih dari sekedar program Ramadan bagi kami, namun juga ajakan dan merupakan gerakan kolaboratif pelanggan Tri untuk menciptakan dampak nyata bagi generasi muda Indonesia. Tri juga memberikan cara yang sangat mudah untuk bersedekah, bahkan lebih mudah dari aktivitas yang biasa kita lakukan sehari-hari. Kuota yang terkumpul dari pelanggan Tri melalui program ini akan disalurkan dalam bentuk routers dan kuota untuk mendukung pembelajaran digital dan pengembangan digital literasi siswa-siswi di area Sumatera, hingga area pelosok. Kami percaya, kebaikan yang dilakukan bersama ini dapat membawa perubahan lebih besar bagi masa depan generasi muda.”

    Program #MudahnyaKebaikan dengan Sedekah Kuota pertama kali diluncurkan pada tahun 2024 dan berhasil mengumpulkan lebih dari 250TB kuota, yang kemudian disalurkan dalam bentuk 1.000 routers dengan kuota 250GB kepada 588 sekolah dan pesantren di seluruh Indonesia.

    Sedekah Kuota yang terkumpul dari pelanggan setia Tri akan kembali disalurkan dalam bentuk router berisi kuota internet ke sekolah-sekolah di wilayah Sumatera dan sekitarnya, hingga area pelosok. Inisiatif ini turut menjadi bagian dalam pemerataan akses internet di seluruh area Indonesia, termasuk untuk mendukung pengembangan dan pembelajaran digital siswa dan siswi, membuka peluang lebih besar bagi pengembangan potensi, serta meningkatkan literasi digital mereka.

    Mekanisme Program Berlaku untuk seluruh pembelian Perdana Happy dan Paket Isi Ulang Happy minimal Rp25.000 selama periode 18 Februari – 15 April 2025.

    Pelanggan akan bersedekah 25MB kuota secara otomatis setiap kali isi ulang, tanpa memotong kuota paket. Khusus pembelian melalui aplikasi bima+, pelanggan akan berkontribusi lebih banyak dengan dobel sedekah sebesar 50MB, tanpa memotong kuota paket.

    Untuk menemani Ramadan pelanggan, Tri juga menghadirkan Paket Isi Ulang Happy 60GB (2GB/hari) seharga Rp99.000 untuk 30 hari. Berbagai pilihan kuota hemat tersedia melalui bima+, retailer, e-commerce, 3Store, serta USSD *888*1#.

    Selama Ramadan, pelanggan Tri juga dapat menikmati berbagai hiburan digital dan misi spesial melalui aplikasi bima+.

    Pelanggan bisa menyelesaikan Misi Spesial Ramadan di halaman Lifestyle dan berkesempatan memenangkan smartphone, voucher e-Wallet, serta ekstra kuota.

    Unduh aplikasi bima+ di Google Play dan App Store untuk menikmati berbagai keseruan dan keuntungan. Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Tri yang lebih hemat dengan jaringan cepat, kunjungi media sosial @triindonesia atau website Tri Indonesia https://tri.co.id/happy

  • Disbudpar Sumsel Imbau Pengelola Destinasi Wisata Tingkatkan Keamanan

    Disbudpar Sumsel Imbau Pengelola Destinasi Wisata Tingkatkan Keamanan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan mengimbau pengelola destinasi wisata yang ada untuk meningkatkan keamanan saat libur lebaran 2025.

    Kepala Bidang Destinasi Disbudpar Sumsel Vita Sandra menyampaikan jika pihaknya telah meminta pengelola destinasi wisata untuk melakukan penilaian resiko.

    “Penilaian tersebut bertujuan mengantisipasi kejadian tak diinginkan yang dapat menyebabkan kerugian atau korban jiwa, terutama di lokasi wisata yang memiliki tingkat risiko tinggi,” ujar Vita, Rabu (12/3/2025).

    Ia mengatakan penilaian risiko ini harus mengacu pada peraturan, standar, dan alat ukur yang telah ditetapkan instansi terkait.

    “Hal ini merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan wisata dan menjaga kepercayaan pengunjung,” katanya.

    Ia menjelaskan pentingnya fasilitas pendukung di area wisata, seperti penyediaan tempat peristirahatan (rest area) bagi pengemudi transportasi pariwisata serta lahan parkir yang memadai.

    “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mengurangi potensi kemacetan di sekitar lokasi wisata, ” jelasnya.

    Kemudian, pihaknya juga meminta pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan akses dan kapasitas jalan menuju destinasi wisata guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan wisatawan selama musim libur Lebaran.

    “Sebagai bentuk keseriusan dalam menciptakan pariwisata yang aman dan berkelanjutan, kami juga berkomitmen mensosialisasikan serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang wisata aman selama Libur Lebaran 2025. Dengan berbagai langkah strategis ini, Sumatera Selatan diharapkan menjadi tujuan liburan yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian daerah,” ucap dia. (Tia)

  • Proyek-Proyek Strategis PGN Tahun Ini Mulai Tancap Gas

    Proyek-Proyek Strategis PGN Tahun Ini Mulai Tancap Gas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengebut pembangunan infrastruktur gas bumi untuk menyongsong swasembada energi pemerintah. Infrastruktur gas bumi yang diinisiatif PGN menggunakan prinsip integrasi secara menyeluruh, agar pemerataan infastruktur senantiasa terjaga dan gas bumi dapat semakin efisien bagi pengguna.

    “Dengan integrasi infrastruktur pipa dan non pipa, PGN akan lebih lebih fleksibel dalam memenuhi demand maupun memperluas market di Indonesia,” jelas Direktur Utama PGN Arief S. Handoko, (10/3/2025).

    Arief menerangkan, PGN tetap melanjutkan konektivitas melalui jaringan pipa distribusi di Indonesia Bagian Barat untuk kehandalan dan akses ke pelanggan baru. Pertama adalah Pipa Dumai – Sei Mangke untuk mengalirkan gas bumi dari Sumatera Utara & Aceh ke Sumatera bagian tengah dan selatan. Kemudian pemanfaatan Pipa Transmisi Cirebon – Semarang (Cisem), untuk mengalirkan surplus gas dari wilayah Jawa Timur ke Jawa bagian Barat.

    Selain itu, terdapat proyek untuk konversi BBM ke gas pada Kilang Cilacap dan perluasan akses gas bumi di Pulau Jawa sisi selatan, melalui proyak Pipa Tegal – Cilacap. Tahun 2025 ini, jargas menjadi prioritas dengan target penambahan sebanyak 200.000 sambungan rumah (SR).

    Pipanisasi juga akan dikembangkan untuk mendukung hilirisasi yaitu proyek Pipa Bintuni – Fakfak, karena potensial untuk menyuplai gas ke pabrik petrokimia. Selanjutnya, ada peluang menyalurkan gas ke kawasan industri diantaranya Kawasan Industri Makassar, Pario, Morowali, dan Teluk Bintuni.

    Adapun infrastruktur gas bumi beyond pipeline yang dikembangkan yaitu fasilitas LNG di Indonesia bagian tengah – timur untuk memenuhi demand dari sektor smelter dan pembangkit listrik. PGN berkerjasama dengan PLN EPI untuk gasifikasi pembangkit listrik di Papua Utara.

    “Apabila infrastruktur gas bumi dapat saling terhubung, maka akan menciptakan solusi untuk mengelola deficit dan surplus pasokan gas bumi. Tantangan saat ini adalah natural decline di Indonesia bagian barat, sedangkan banyak potensi pasokan gas di Indonesia Timur. Infrastruktur LNG sangat memungkinkan untuk membawa LNG ke Indonesia bagian Barat, sekaligus untuk memenuhi demand yang tumbuh di Indonesia Tengah dan Timur,” jelas Arief.

    PGN juga tengah menjalankan project revitalisasi Tangki LNG Hub Arun yaitu tangki F-6004 untuk meningkatkans storage pasokan LNG. Kemajuan pekerjaan kontruksi revitalisasi sudah sekitar 73%,” jelas Arief.

    Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap menjadi mitra strategis untuk mendukung upaya swasembada energi. Menilik data Kementerian ESDM, pemerintah memiliki rencana induk jaringan transmisi dan distribusi gas bumi nasional. Pemerintah mencanangkan pembangunan backbone dari sisi transmisi di wilayah Sumatra dan Jawa. Pipa transisi salah satu prioritas yang dituntaskan, baik di Jawa (Batang – Cirebon) dan Sumatera (Dumai Sei Mangke).

    Sedangkan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, pemerintah menargetkan pembangunan moda Beyond pipeline misalnya mini LNG dan LNG terminal karena lokasinya kepulauan dan banyak program gasifikasi pembangkit listrik.

  • BPBD Sumsel Siapkan 100 Personel dan Ratusan Peralatan Siaga Banjir

    BPBD Sumsel Siapkan 100 Personel dan Ratusan Peralatan Siaga Banjir

     

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan telah menyiapkan kurang lebih 100 personel dan ratusan peralatan yang dibutuhkan untuk siaga banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah yang berpotensi bencana.

    “Kalau di provinsi kita sudah menyiagakan kurang lebih 100 personil dan peralatan seperti perahu karet 5 unit, perahu polietelin 3 unit, pelampung 40 unit, dayung, selimut 758, senter, spain interval hujan 360, tenda pengungsi untuk penangan banjir 6 unit, sepatu petugas di lapangan 105, dan jas ujan,” ujar Kepala BPBD Sumsel, Iqbal Alisyabana saat diwawancarai, Senin (10/3/2025).

    Iqbal mengatakan saat ini ada delapan kabupaten/kota di Sumsel yang telah terdampak banjir.

    “Daerah yang rawan banjir untuk saat ini ada delapan kabupaten yang terdampak banjir, seperti Muratara, Mura, Pali, Muba, Banyuasin, Prabumulih, OKU, termasuk Palembang,” katanya.

    Selain itu, pihaknya juga menyiapkan alat berat yang disebar disejumlah wilayah di Sumsel untuk penangan jika terjadi tanah longsor.

    “Alat berat kita koordinasi dengan PU, karena PU tim teknis. Kita tidak ada alat berat di BPBD, jadi kita koordinasikan dengan PU dan Balai Pusat juga kita koordinasi. Kemudian, pihaknya juga menyiapkan logistik, seperti sembako untuk warga yang terdampak, termasuk di kabupaten/kota juga,” jelasnya.

    Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati terutama di bulan Maret ini.

    “Karena berdasarkan prediksi BMKG puncak hujan adalah bulan ini. Ditakutkan debit air naik secara tiba-tiba, terutama pada malam hari,” ucap dia. (Tia)

  • Jadwal Pengangkatan CASN 2025 Berubah, Deru: Tenang Bae Cuma Mundur Bukan Batal

    Jadwal Pengangkatan CASN 2025 Berubah, Deru: Tenang Bae Cuma Mundur Bukan Batal

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan Kementerian PAN-RB tidak membatalkan pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) di tahun 2025, melainkan hanya memundurkan jadwal saja.

    Deru menyebut ada beberapa kemungkinan yang membuat Kementerian PAN-RB mempertimbangkan mundurnya jadwal pengangkatan CASN tahun ini.

    “Diundur mungkin karena ada hal-hal yang harus disesuaikan. Bisa karena penyelesaian masalah administrasi, bisa juga masalah karena jika sudah dilantik kan harus dibayar gajinya,” ujar Deru pada, Sabtu (8/3/2025).

    Menurutnya, hal itu mungkin dikarenakan pola keuangan sedang diatur. Mengingat, sedang ada efisiensi.

    “Jangan sampai dilantik ketersediaan anggaran belum pas. Ini hanya penyesuaian waktu saja,” ungkapnya.

    Ia meminta para CASN yang telah lulus agar tetap tenang menunggu jadwal dan kepastian pengangkatan tersebut.

    “Tenang bae, ini bukan dibatalke cuma diundur. Jadi, bedake dulu antara diundur dengan dibatalke ye. Kemarin kami dilantik bae diundur-undur, biaso bae,” ucapnya.

    Ia mengatakan meskipun beredar informasi ada yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya karena diterima sebagai CASN, harus tetap sabar dan tidak patah semangat.

    “Kalau sekedar diundur cakitu, leluhur kito dulu pakai bambu runcing melawan belando lagi dakpapo,” kata Deru. (Tia)

  • Warga Palembang Bisa Tukar Uang di Stasiun Kertapati

    Warga Palembang Bisa Tukar Uang di Stasiun Kertapati

    SUARAPUBLIK.ID, Palembang – Warga Palembang terutama penumpang kereta api yang akan melakukan perjalanan mudik bisa menukarkan uang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 di Stasiun Kertapati.

    “KAI kembali menjadi salah satu lokasi layanan penukaran uang Kas Keliling BI yang bertempat di stasiun LRT DJKA pada 5 dan 12 Maret 2025, kemudian pada 6 Maret dan 17 2025 layanan berada di halaman parkir Stasiun Kertapati,” ujar Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti, Jum’at (7/3/2025).

    Aida mengatakan bagi yang ingin menukar uang baru bisa mendaftar dan mengecek jadwalnya lewat website Pintar BI dan layanan penukaran uang bisa dilakukan masyarakat di Kas Keliling BI atau kantor cabang bank yang bekerja sama.

    “Stasiun LRT DJKA dan Stasiun Kertapati, sebagai salah satu lokasi yang dipilih oleh BI untuk program Serambi tahun ini. KAI sangat mendukung program ini tentunya dapat membantu para pekerja dan penumpang serta warga masyarakat dalam menukarkan uang, sebagai salah satu tradisi tahunan masyarakat Indonesia ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

    Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat pada saat penukaran uang rupiah dapat antri dan tertib sesuai nomor antrian yang didapat setelah melakukan pendaftaran online melalui website Pintar Bank Indonesia.

    Sementara itu, Kepala Kanwil BI Sumsel Ricky P Gozali menjelaskan jumlah uang yang disiapkan untuk kebutuhan masyarakat di wilayah Sumsel selama momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) itu mencapai kisaran Rp4,7 triliun.

    Diketahui, pihaknya menggandeng perbankan untuk menyediakan layanan penukaran uang rupiah yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 27 Maret 2025.

    Namun, sebelum mendatangi lokasi penukaran, masyarakat harus lebih dulu mengakses aplikasi PINTAR dengan alamat https://pintar.bi.go.id untuk melakukan pemesanan sesuai jadwal dan tempat yang diinginkan. Setiap melakukan penukaran, masyarakat dibatasi sebesar Rp4,3 juta per orang.(Tia)

  • Sertijab Kepala Bapenda Beserta Ketua DWP Bapenda, Ketua TP PKK Palembang Minta DWP Bapenda Lebih Aktif

    Sertijab Kepala Bapenda Beserta Ketua DWP Bapenda, Ketua TP PKK Palembang Minta DWP Bapenda Lebih Aktif

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ketua TP PKK Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Bapenda beserta Ketua DWP Bapenda Kota Palembang, Kamis (6/3/2025).

    Kepala Bapenda sebelumnya M Raimon Lauri kini digantikan oleh Marhaen, sedangkan Ketua DWP sebelumnya yang dijabat oleh Tina Ongkana Raimon Lauri sekarang secara resmi dijabat oleh Dian Marhaen.

    Ketua TPP PKK Dewi Sastrani yang juga sebagai penasihat DWP Kota Palembang mengucapkan terimakasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras yang sudah dilakukan selama ini.

    Ia juga mengucapkan selamat bergabung kepada pejabat yang baru, diharapkan bisa segera bekerja dan memberikan yang terbaik bagi Bapenda dan DWP Bapenda Kota Palembang.

    Ketua TP PKK Palembang Dewi Sastrani mengajak seluruh anggota DWP Bapenda untuk lebih aktif lagi mengikuti pertemuan dan berbagai kegiatan rutin di DWP.

    “Besar harapan kami, agar para istri ASN di Bapenda ini didata sehingga bisa masuk ke darma wanita persatuan. Ketika pertemuan rutin para istri pegawai ASN di Bapenda ikut semua, tak hanya istri pejabatnya,” ujar Dewi.

    Ia menjelaskan bahwa organisasi ini memiliki tujuan jelas yang bermanfaat, terlebih lagi bisa mempererat silaturahmi.

    “Bukan untuk bergosip, kita memiliki kegiatan-kegiatan penting dan juga turun ke lapangan,” bebernya.

    Selanjutnya, Ketua DWP Palembang Ida Royani Aprizal Hasyim juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ketua DWP Bapenda yang lama atas dedikasi pemikiran dan yang lainya untuk kemajuan DWP Bapenda Palembang 1 tahun ini.

    “Terimakasih ibu Tina yang sudah mendedikasikan diri melaksanakan tugas DWP dengan sebaik-baiknya dan kami ucapkan selamat bergabung ibu Ketua DWP Bapenda yang baru,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar DWP Bapenda bisa lebih aktif lagi sehingga membuat DWP Kota Palembang semakin bersinar.

    “Kita mengingat semasa kepemimpinan ibu Dewi Sastrani di DWP Palembang, untuk di Provinsi Sumsel kita nomor satu begitu juga di tingkat nasional,” tutupnya..

  • Mentan RI Dukung Upaya Gubernur Herman Deru Wujudkan Sumsel Swasembada Pangan Nasional

    Mentan RI Dukung Upaya Gubernur Herman Deru Wujudkan Sumsel Swasembada Pangan Nasional

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman mengaku optimis di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kedepannya akan menempati peringkat satu sebagai daerah penghasil beras terbesar di Indonesia.

    “Kami ingin Provinsi Sumsel menjadi nomor satu terbaik nasional daerah penghasil beras terbesar,” ucap Mentan Andi Amran Sulaiman dihadapan ribuan PPL pada Rapat Koordinasi (Rakor) luas tambah tanam dan penyerapan gabah sekaligus Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian, bertempat di Gedung Serbaguna PT. Pusri Palembang, Selasa (4/3/2025) siang.

    Keinginannya tersebut, lanjut Mentan bukan tanpa alasan mengingat sosok Gubernur Sumsel adalah seorang petarung yang akan dapat menyelesaikan semua permasalahan yang ada termasuk di bidang pertanian. Karena itu dia berkeyakinan Sumsel akan menempati posisi teratas sebagai provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia, bahkan melampaui pulau Jawa.

    “Ini Gubernur Sumsel adalah petarung, dan pasti akan menyelesaikan masalah. Pak Gubernur, aku percaya Sumsel bisa jadi peringkat satu lumbung pangan Indonesia,” terang Mentan.

    Mentan menyebut pemerintah pusat akan mendukung penuh Provinsi Sumsel dalam mempercepat tercapainya swasembada pangan. salah satunya melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500/kg

    “Hal ini juga diharapkan menambah semangat petani di Provinsi Sumsel,” tegasnya.

    Selain itu pihaknya juga akan terus memberikan suport bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam berkompetisi. Bahkan kedepan jika Indonesia berhasil swasembada bahkan ekspor pangan, pihaknya akan memberikan bantuan 10 ribu motor untuk PPL terbaik.

    “Karena itu kami mengajak semua pihak untuk dapat berkolaborasi, penyuluh pertanian lapangan juga harus bergerak bersama-sama. Dari 37.000 penyuluh kami siapkan 5000 sampai 10.000 motor untuk PPL yang terbaik,” tandasnya.

    Sementara Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut baik dan apresiasi kepada Kementan RI yang begitu peduli terhadap kemajuan sektor pertanian di Sumsel.

    “Terima kasih kami kepada Bapak Menteri dan jajaran yang sudah begitu perhatian kepada provinsi Sumatera Selatan, terutama diberikan program Serasi (Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani), sebelumnya provinsi Sumsel pada peringkat 8 produksi berasnya, dengan adanya program serasi menjadi peringkat 5, yang insya Allah akan jadi peringkat 3 minimal,” ungkapnya.

    Herman Deru menambahkan di periode kedua kepemimpinannya di Sumsel, bersama dengan Wagub Cik Ulang akan terus memajukan sektor pertanian dengan berpedoman pada Inpres Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian.

    “Provinsi Sumsel telah mengangkat penyuluh dengan biaya APBD Provinsi sejak saya menjabat 2019 kemarin berjumlah 2000 penyuluh. Kedepan kita harapkan ada regulasi agar Penyuluh ini diangkat menjadi PNS atau P3K,” harap Herman Deru.

    Herman Deru selama ini Provinsi Sumsel menjadi tujuan bagi daerah lain untuk mengadakan studi banding mengenai Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (PPEP).

    “Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian kita, semua penyuluhnya modern berbasis IT, jadi bukan yang gaptek, jadi penyuluh yang mengerti tentang marketing, mengerti tentang perbankan, juga menjadi pembimbing untuk menjadi masyarakat petaninya mengerti perbankan,” tandasnya.

  • Wali Kota Palembang Silaturahmi DPRD: Bahas Solusi Macet dan Sampah, Rancang FGD dengan Pakar

    Wali Kota Palembang Silaturahmi DPRD: Bahas Solusi Macet dan Sampah, Rancang FGD dengan Pakar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Memulai hari pertama kerja usai mengikuti retreat kepala daerah di Magelang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa didampingi Wakil Wali Kota Prima Salam langsung bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Kota Palembang, Senin (3/3/2025).

    Dalam pertemuan ini, mereka membahas sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian masyarakat, terutama masalah kemacetan dan sampah.

    Dalam diskusi dengan DPRD, Ratu Dewa menegaskan bahwa kemacetan di Palembang harus diselesaikan dengan pendekatan yang lebih komprehensif. Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah semata, tetapi perlu melibatkan berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif.

    “Persoalan kemacetan ini tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah sendiri. Harus ada kajian mendalam yang melibatkan pakar transportasi, akademisi, kepala sekolah, hingga pihak kepolisian. Karena itu, kami berencana mengadakan Focus Group Discussion (FGD) agar semua pihak bisa duduk bersama dan menyusun strategi terbaik,” ujar Ratu Dewa.

    Ia juga menekankan bahwa kebijakan transportasi harus mempertimbangkan pertumbuhan penduduk dan peningkatan jumlah kendaraan. Pemerintah Kota Palembang akan mengkaji beberapa opsi, termasuk pengoptimalan angkutan umum, penerapan sistem lalu lintas berbasis teknologi, hingga kebijakan pembatasan kendaraan di titik-titik tertentu yang sering mengalami kemacetan parah.

    Selain kemacetan, persoalan sampah juga menjadi perhatian utama. Ratu Dewa mengakui bahwa masalah sampah kerap menjadi boomerang bagi pemerintah jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di Palembang.

    “Sampah ini persoalan serius yang harus kita atasi bersama. Kami sudah berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk menerapkan program nasional berupa insinerator. Dalam waktu dekat, insinerator ini akan segera kami operasikan sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif,” jelasnya.

    Selain itu, Pemkot Palembang akan memperbanyak tempat pembuangan sampah (TPS) serta meningkatkan kecepatan pengangkutan sampah dari berbagai titik di kota. Untuk mewujudkan hal tersebut, tiga faktor utama harus diperkuat, yaitu sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta ketersediaan anggaran.

    “Kami butuh dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, DPRD, maupun masyarakat. Tanpa kerja sama yang baik, permasalahan sampah ini tidak akan selesai dengan optimal,” tambahnya.

    Dalam pertemuan ini, DPRD Kota Palembang memberikan berbagai masukan yang dinilai konstruktif untuk mendukung langkah Pemkot dalam menangani persoalan kota. Ketua DPRD Palembang, Ali Subri menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan eksekutif dalam mencari solusi terbaik.

    “Kami mengapresiasi inisiatif Wali Kota yang langsung berkoordinasi dengan kami. Ini menunjukkan komitmen beliau dalam menyelesaikan masalah kota. Kami siap mendukung dengan kebijakan dan anggaran yang diperlukan,” ujarnya.

    Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara Pemkot dan DPRD semakin kuat dalam mewujudkan Palembang yang lebih nyaman, bebas macet, dan bersih dari sampah.

  • Sekda Sumsel: Jam Kerja Selama Ramadhan Dipersingkat

    Sekda Sumsel: Jam Kerja Selama Ramadhan Dipersingkat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra menyebut jam masuk dan pulang kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel selama ramadhan 1446 Hijriah akan dipercepat.

    “Berdasarkan surat edaran dari nasional, jadi jam kerja untuk ramadan ini mulai Senin sampai Kamis yang biasa masuk 07.30 menjadi 08.00 WIB. Begitu juga jam pulang lebih cepat menjadi pukul 15.00 dari sebelumnya pukul 16.00 WIB,” ujar Edward, Jum’at (28/2/2025).

    Ia mengatakan meski jam kerja akan berlangsung lebih singkat dari biasanya, tetap dipastikan tidak akan mengganggu proses pelayanan masyarakat.

    “Walaupun di bulan Ramadan, kinerja harus tetap seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh kendor. Saya kira teman-teman OPD sudah terbiasa dengan situasi di Bulan Ramadan,” katanya.

    Ia menjelaskan jadwal masuk kerja pada hari Jumat juga akan dilakukan penyesuaian dengan masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB. Khusus pada hari Jumat waktu istirahat sedikit berbeda dari pukul 11.30 sampai 12.30 WIB.

    “Begitu juga pada jadwal Senin-Kamis jam istirahat berlangsung dari pukul 12.00 sampai 12.30 WIB khusus untuk Salat Zuhur,” jelas dia.

    Ia menuturkan jika aturan mengenai penyesuaian jadwal kerja pada bulan Ramadan telah diedarkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    “Kebijakan ini berlaku secara serentak di daerah, nanti masing-masing kabupaten dan kota akan menyesuaikan dengan edaran yang sudah dikeluarkan,” ucap dia. (Tia)

  • Surat Edaran Walikota Palembang, Minta Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Bulan Ramadhan

    Surat Edaran Walikota Palembang, Minta Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Bulan Ramadhan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, – Pemerintah Kota Palembang akhirnya mengeluarkan Surat Edaran Walikota Palembang Nomor 6 Tahun 2025 tentang jam operasional rumah makan, tempat hiburan malam, panti pijat hingga salon kecantikan selama bulan ramadhan.

    Dimana dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Wakil Walikota Palembang Prima Salam, mewajibkan Klub Malam, BAR, Diskotek, PPUT, PPUM, Spa Massage, dan Sauna untuk menghentikan aktivitasnya sehari sebelum hingga dua hari sesudah ramadhan 1446 Hijriah.

    Suta edaran yang dikeluarkan pada 26 Februari 2025 itu meminta rumah makan, restoran, dan kedai minuman untuk tidak menggunakan Live Music atau musik sejenisnya selama bulan ramadhan 1446 Hijriah.

    Selanjutnya, memperbolehkan rumah makan, kedai minuman, dan restoran buka pada siang hari dengan syarat tidak dilakukan secara demonstrative dan memasang tabir penutup pada bagian yang dapat terlihat oleh masyarakat.

    Bagi rumah makan, restoran, kedai minuman, klub malam, BAR, Diskotek, PPUT, PPUM, Spa Massage, Refleksi, dan Sauna yang tidak mematuhi ketentuan di atas akan diberikan sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

    Seketaris Satpol PP Kota Palembang Dr, Herison Muis, membenarkan pihaknya telah menerima surat edaran Walikota Palembang tentang aturan jam operasional rumah makan, tempat hiburan hingga salon kecantikan selama bulan puasa.

    “Iya sudah keluar dan ditandatangani oleh Walikota Palembang. Kita mengimbau untuk pengusaha, pemilik dan pengelola untuk mentaati aturan yang sudah ada ini” kata dia saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

  • Rizky Diringkus Reskrim Polsek Kertapati Gegara Curi Solar

    Rizky Diringkus Reskrim Polsek Kertapati Gegara Curi Solar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,- Unit Reskrim Polsek Kertapati Palembang mengamankan seorang pelaku pencurian minyak solar dari dalam mobil tangki kapasitas 16.000 liter milik PT Indra Angkola,tersangkanya yakni M Rizki Sobirin (29) warga Jalan Ki Merogan, Dusun VI, Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel.

    Kapolsek Kertapati Palembang, Iptu Angga Kurniawan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Edi Sussanto menjelaskan, Peristiwa pencurian ini terjadi hari Kamis (6/2/2025) sekitar pukul 02.00 WIB di kantor PT Indra Angkola di Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.

    Dari hasil penyelidikan, dan pengakuan dari tersangka bahwa berawal tersangka M Rizki Sobirin bersama temannya inisial RN, DN, dan SD, berkumpul disebuah warung yang terletak berseberangan jalan didepan kantor PT Indra Angkola, Rabu (5/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Disinilah mereka berkumpul membicarakan masalah bahan bakar minyak, malamnya sekitar pukul 02.00 WIB saudara DN menyeberang jalan menuju kantor PT Indra Angkola dan bertemu dengan penjaga malam inisial JF,” jelas Angga.

    Lanjut, Angga bahwa, namun tersangka M Rizki ini tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan. Tetapi, tak lama DN kembali menyebarang jalan menemui tersangka M Rizki. “Saat itu DN ini berkata bawa dirigen kosong keseberang, kemudian RN dan SD membawa 6 buah dirigen kosong, sementara tersangka M Rizki membawa 1 buah kaleng cat dan 1 buah corong dan DN tidak membawa apa – apa,” beber Angga.

    Lalu, empat orang ini menyebarang jalan sambil membawa dirigen kosong menuju ke mobil tangki isi solar kapasitas 16.000 liter. “Tersangka M Rizki ini perannya yang membuka kotak pulp bottom loader dengan tangan kosong, dan mendekatkan kaleng cat untuk menampung minyak solar yang keluar melalui lossing. Setelah kaleng cat penuh minyak solar kemudian, DN menutup cran. Tersangka M Rizki kemudian mengisi minyak solar kedalam 6 dirigen atau 220 liter,” ujar Angga.

    Masih kata Iptu Angga mengatakan, kemudian 6 dirigen berisi solar dibawa oleh RN dan SD kembali menyebarang jalan menuju warung BC untuk dijual. “Ini sempat diketahui saksi Rosadi meminta minyak dikembalikan, namun tersangka hanya mengembalikan 4 dirigen saja dan 2 dirigen dijual ke warung BC,” ungkapnya.

    Sambungnya, kemudian korban melaporkan peristiwa pencurian minyak solar ke Polsek Kertapati. “Berdasarkan adanya laporan inilah Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka M Rizki dan lainnya sedang dicari keberadaannya, atas perbuatannya tersangka akan diterapkan Pasal 363 KUHP,” tutup Angga.

    Sementara itu, tersangka M Rizki saat dikonfirmasi langsung di Polsek Kertapati mengakui perbuatannya telah mencuri minyak solar.

    “Terpaksa pak, karena faktor ekonomi. Baru pertama kali ini mencuri, dan hasil penjualan minyak saya mendapatkan bagian sebesar Rp100 ribu,” ucapnya.

  • Kemensos Gelontorkan Dana Rp2 Triliun untuk Bansos di Sumsel

    Kemensos Gelontorkan Dana Rp2 Triliun untuk Bansos di Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelontorkan dana sebesar Rp2 Triliun untuk bantuan sosial (Bansos) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    “Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan tetap berjalan, bantuan sosial (bansos) tetap ada, dan honor pendampingan tetap ada. Anggaran di Sumsel ini Rp 2 Triliun untuk bantuan sosial (Bansos) dan Rp 1,7 Triliun untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan,” ujar Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja ke Sentra Budi Perkasa yang ada di Jalan Sosial, KM 5 Kota Palembang, Kamis (27/2/2025).

    Dalam hal ini, Saifullah menyerahkan secara simbolis bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada sebelas penerima manfaat berupa alat bantu disabilitas dan bantuan kewirausahaan.

    Ia menjelaskan jika ada empat progam utama yaitu sembako untuk 477.729 KPM dengan total senilai Rp 1,1 Triliun. Lalu PKH sebanyak 329.473 PKM dengan total Rp 875 miliar.

    Lalu, untuk yatim piatu (Yapi) 5.139 jiwa dengan total anggaran Rp 15 miliar, dan permakanan 325 jiwa dengan anggaran Rp 2,7 miliar. Kemudian ada juga pilar sosial dengan anggaran Rp 54 miliar.

    “Sebenernya banyak program lainnya, itu hanya diantaranya saja yang paling prioritas,” jelasnya.

    Sementara itu alat bantu yang diserahkan seperti untuk disabilitas berupa tangan palsu, orthosis kaki palsu kiri-kanan, kursi roda standar, kursi roda cerebral palsy (CP), dan ankle foot orthosis.

    Kemudian, bantuan kewirausahaan yang diserahkan berupa usaha sembako, jualan warung makanan, usaha laundry, usaha jualan sayur, kerajinan rotan, serta usaha jualan tekwan dan gado-gado.

    “Selain itu ada juga bantuan sembako sebanyak 20 paket senilai Rp 22.740.000. Adapun total bantuan Atensi yang diserahkan sebesar Rp 100.360.000,” ungkapnya.

    Selain itu, Menteri Sosial juga menyerahkan secara simbolis bantuan logistik kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra.

    “Tadi juga kami telah memberikan bantuan berupa buffer stock untuk kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Provinsi Sumatera Selatan. Total bantuan buffer stock yang diserahkan sebesar Rp 2 Miliaran,” ucap dia. (Tia)

  • Indonesia SIPF Sebut Jumlah Investor Saham Terlindungi di Pasar Modal Sebanyak 6,5 Juta

    Indonesia SIPF Sebut Jumlah Investor Saham Terlindungi di Pasar Modal Sebanyak 6,5 Juta

    SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF) menyebut jumlah investor saham yang terlindungi di pasar modal sampai saat ini mencapai angka 6,5 juta.

    “Jadi, total investor yang terlindungi mencakup jumlah sub rekening efek (SRE) yakni sebanyak 10 juta,” ujar Direktur Utama Indonesia SIPF, Narotama Aryant pada, Rabu (26/2/2025).

    Diketahui, jika Dana Perlindungan Pemodal (DPP) per akhir Januari 2025 sebanyak Rp353,17 miliar. Dan, terdapat dana cadangan (CGRP) sekitar Rp150 miliar.

    “Jadi, untuk keseluruhan itu jika di total sekitar Rp500 miliar dana perlindungan pemodal yang kita miliki,” imbuhnya.

    Ia mengatakan jumlah SRE yang lebih sedikit dari total investor yang terlindungi itu dikeenakan setiap investor dapat memiliki lebih dari satu SRE.

    “Contoh investor A memiliki investasi di Ajaib dan MNC, ID nya satu tapi SRE-nya tiga. Jadi 6,5 juta SID dengan 10 juta SRE masuk yang kitar lindungi,” katanya.

    Ia menjelaskan risiko perlindungan yang diberikan Indonesia SPIF kepada para pemodal bukanlah pada penurunan harga ataupun nilai pada instrumen investasi, tetapi perlindungan pada risiko kehilangan aset atau saham yang dimiliki oleh pemodal.

    “Misalnya seseorang memiliki 1.000 lot saham, tetapi tiba-tiba berkurang menjadi 500 lot tanpa dijual. Itu salah satu potensi yang bisa dilindungi,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan risiko yang tidak dilindungi Indonesia SIPF diantaranya likuiditas instrumen investasi, delisting emiten, kehilangan instrumen investasi berbentuk warkat/script, gagal bayar instrumen investasi, serta gagal bayar akibat repo.

    “Tetapi untuk ketentuan detailnya, pemodal bisa menitipkan asetnya dan memiliki rekening efek pada kustodian, memiliki sub rekening efek pada lembaga penyimpanan dan penyelesaian, serta memiliki SID,” ungkapnya.

    Sementara, untuk syarat para pemodal agar dilindungi, imbuh Narotama, sangat mudah hanya dengan membuka rekening efek melalui jalur resmi dan mendapatkan SID atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal.

    “Untuk besaran ganti rugi perlindungan bagi pemodal sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. Kep-69/D.04/2020 ditetapkan sebesar Rp200 juta untuk setiap single investor (per pemodal) dengan nilai Rp100 miliar per kejadian,” kata dia. (Tia)

  • DJPb Kemenkeu Sumsel Catat Pendapatan Negara Per Januari 2025 Capai 1,19 Triliun

    DJPb Kemenkeu Sumsel Catat Pendapatan Negara Per Januari 2025 Capai 1,19 Triliun

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumatera Selatan mencatat pendapatan negara di Sumsel per Januari 2025 mencapai Rp1,19 triliun.

    “Pendapatan negara pada awal tahun 2025 itu mencapai Rp 1,19 triliun atau mengalami pertumbuhan 42,52 persen secara tahun (year on year/yoy),” ujar Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sumsel, Rahmadi Murwanto, Rabu (26/2/2025).

    Rahmadi menjelaskan pendapatan tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp927,95 miliar yang tumbuh 27,93 persen secara yoy, kepabeanan dan cukai sebesar Rp43,40 miliar yang tumbuh 62,28 persen secara yoy, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp227,16 miliar yang tumbuh 155,68 persen secara yoy.

    “Kinerja pendapatan negara dipengaruhi oleh implementasi Core Tax, peningkatan kinerja layanan Badan Layanan Umum (BLU), dan meningkatnya harga CPO. Kinerja belanja negara dipengaruhi oleh penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih cepat pada awal tahun 2025,” jelasnya.

    Ia mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak didorong oleh faktor penyesuaian perpindahan penerimaan Wajib Pajak (WP) cabang yang semula disetorkan pada cabang yang terdaftar di Sumsel, dan saat ini masuk ke WP pusat cabang tersebut terkait dengan implementasi Core Tax pada awal Januari 2025.

    Lalu, dari sisi penerimaan kepabeanan dan cukai didorong oleh peningkatan kinerja ekspor dan impor di Sumsel, sekaligus peningkatan harga crude palm oil (CPO) dan produk turunannya.

    Lebih lanjut, penerimaan bea masuk sebesar Rp3,12 miliar dengan komoditi impor yang mendominasi yaitu alat elektronik lainnya. Sedangkan bea keluar terealisasi Rp39,42 miliar dengan komoditi ekspor yang dikenakan bea keluar didominasi oleh produk CPO.

    “Realisasi bea keluar tumbuh positif 335,97 persen secara yoy dipengaruhi oleh kenaikan harga patokan ekspor (HPE) pada Januari 2025,” katanya.

    Kemudian, dari sisi PNBP yang tumbuh hingga 155,68 persen secara yoy, terdiri dari pendapatan PNBP BLU (badan layanan umum) senilai Rp99,16 miliar, pendapatan PNBP lainnya Rp128, miliar, serta PNBP aset, piutang negara, dan lelang sebesar Rp3,93 miliar.

    “Penerimaan PNBP juga menunjukkan kinerja yang positif didorong oleh peningkatan layanan, perbaikan tata kelola, serta inovasi layanan pemerintah,” pungkasnya. (Tia)

  • Telkomsel Salurkan Bantuan Tas Sekolah Hasil Penukaran 1 Juta Telkomsel Poin dan uCoin by.U melalui Program Kolaborasi bersama Pelanggan dan Seniman Disabilitas

    Telkomsel Salurkan Bantuan Tas Sekolah Hasil Penukaran 1 Juta Telkomsel Poin dan uCoin by.U melalui Program Kolaborasi bersama Pelanggan dan Seniman Disabilitas

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Telkomsel, melalui program “Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang”, yang merupakan bagian dari inisiatif CSR filantropi Telkomsel Sambungkan Senyuman, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Dalam program ini, Telkomsel telah mendistribusikan ribuan tas sekolah kepada pelajar di berbagai wilayah Indonesia. Donasi ini terwujud berkat kontribusi pelanggan Telkomsel, IndiHome, dan by.U melalui penukaran Telkomsel Poin dan uCoin by.U.

    Pada program tahun ini, Telkomsel kembali melibatkan pelanggan dalam tahap penukaran poin, sebanyak lebih dari 66 ribu pelanggan Telkomsel dan by.U telah berpartisipasi dengan lebih dari 165 ribu transaksi. Selain itu, terkumpul hingga 1 juta Telkomsel Poin dan uCoin by.U pada periode 9-31 Desember 2024.

    Distribusi tas dari program “Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang” telah dilakukan di berbagai sekolah di beberapa wilayah Indonesia, mulai dari wilayah Sumatera yang diberikan kepada SMPN 3 Metro dan SMPN 4 Gunung Sugih Provinsi Lampung, dan wilayah lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Program ini juga merupakan kelanjutan dari inisiatif Telkomsel Sambungkan Senyuman di tahun sebelumnya, di mana Telkomsel menyerahkan ratusan pasang sepatu hasil donasi pelanggan kepada sejumlah pelajar di Papua.

    Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono, menyampaikan, “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas partisipasi dan antusiasme pelanggan Telkomsel, IndiHome, by.U serta berbagai pihak dalam program ‘Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang’, hingga donasi tas telah tersalurkan ke seluruh Indonesia. Inisiatif ini menjadi komitmen kami untuk memastikan setiap generasi gemilang Indonesia mendapatkan perlengkapan sekolah yang layak, karena di setiap bentuk kepedulian kita dapat menghadirkan perubahan nyata dalam meraih cita-cita mereka. Semoga upaya bersama ini dapat terus memberikan semangat dan dukungan nyata yang berdampak positif.”

    Program “Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang” sendiri bertujuan untuk mendukung kreativitas, inklusivitas, dan pendidikan di Indonesia. Pada tahap awal program ini berkolaborasi dengan seniman disabilitas yang tergabung dalam komunitas Tab Space untuk mendesain ilustrasi yang akan menjadi bagian tas sekolah, di mana pelanggan diajak untuk berpartisipasi sejak awal dengan melakukan voting dari 5 ilustrasi seniman disabilitas pada periode 25 November – 06 Desember 2024. Sebanyak lebih dari 12 ribu pelanggan Telkomsel dan IndiHome tercatat melakukan voting melalui aplikasi MyTelkomsel. Desain dengan perolehan suara terbanyak kemudian diaplikasikan pada tas sekolah yang didonasikan kepada para pelajar di berbagai penjuru Indonesia.

    Upaya ini diharapkan dapat memberdayakan teman-teman disabilitas neurodivergent untuk mengekspresikan potensi seni yang dimiliki. Karena Telkomsel percaya bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan menginspirasi. Selain itu, dalam proses produsi tas sekolah tersebut, Telkomsel juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Bandung, Open Ending, untuk mendukung industri kreatif lokal.

    Ke depan, Telkomsel akan terus berupaya melibatkan pelanggan dan berbagai pihak untuk ikut berperan dalam menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, serta menghadirkan program-program yang dapat memperkuat kolaborasi dan memperluas dukungan bagi generasi penerus bangsa.

  • Baru Dilantik, Wali Kota Palembang Ratu Dewa Ajak Pengusaha Papan Bunga Berhijrah ke Produk Tanaman

    Baru Dilantik, Wali Kota Palembang Ratu Dewa Ajak Pengusaha Papan Bunga Berhijrah ke Produk Tanaman

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Wali Kota Palembang Ratu Dewa, berterima kasih banyak pihak memberi ucapan selamat atas pelantikan dirinya, bahkan banyak yang memberi papan bunga ucapan.

    Ratu Dewa menanggapi kiriman papan bunga itu, dan mengimbau agar pelaku usaha papan bunga di Palembang agar dapat berinovasi dengan produk, hal itu juga bahkan dilakukan Bupati Ponorogo.

    Papan bunga ucapan bisa diganti dengan bibit tumbuhan atau bibit tanaman yang ditanam untuk penghijauan Kota Palembang.

    “Mungkin pelaku usaha bisa berinovasi, bunga plastik bisa diganti bunga asli untuk bisa ditanam, atau tanaman lain yang lebih bermanfaat,” kata Dewa.

    Dewa mengatakan, saat ini Kota Palembang masih memerlukan ruang terbuka hijau lebih banyak, dan masyarakat juga harus lebih pro aktif membantu penghijauan kota.

    Bahkan pihaknya, berencana untuk membuat suatu kawasan perkebunan yang diharapkan membawa dampak positif untuk penghijauan atau bahkan menghasilkan.

    Dewa mengatakan, peran serta penghijauan ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga masyarakat, upaya ini diharapkan dapat menjadi semangat bahu membahu menghijaukan kota ini

    “Banyak sekali manfaat ketika ada penghijauan, tidak hanya membuat suasana lingkungan yang asri, namun juga dapat mengurangi polusi,” kata Dewa.

    Termasuk ketika papan bunga yang diganti dengan bibit tanaman, para pelaku usaha bahkan pihak yang memberi ucapan dengan bibit tumbuhan juga sudah berkontribusi untuk penghijauan kota.

    Dewa menyadari bahwa ada investasi dunia usaha dalam menjalankan bisnis, namun ia berharap agar inovasi dunia usaha berjalan seiring dengan dan sejalan dengan program pemerintah soal penghijauan kota.

    Dewa juga berharap semua sisi usaha maupun cara lainnya dapat mendongkrak penghijauan kota, termasuk di sekolah, perusahaan-perusahaan dan lainnya.

    Ia mengatakan soal kesehatan masyarakat, lingkungan masyarakat, polusi maupun emisi udara, dan yang terpenting soal kontribusi masyarakat untuk sama-sama menjaga kota ini agar tetap teduh dan nyaman untuk beraktivitas.

    “Bisa dibayangkan jika 1 juta penduduk di Palembang menanam 5 pohon saja, berarti sudah ada 5 juta pohon yang sudah ditanami, tentu sudah berkontribusi besar untuk menekan polusi,” katanya.

  • Bulog Sumsel-Babel Sosialisasi Sistem Penyerapan Gabah Milik Petani di Banyuasin Jelang 10 Hari Panen

    Bulog Sumsel-Babel Sosialisasi Sistem Penyerapan Gabah Milik Petani di Banyuasin Jelang 10 Hari Panen

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dewan Pengawas Perum Bulog, Arifin Seman dan Verdianto Iskandar Bitticaca bersama Pimpinan Perum Bulog Sumsel Babel, Elis Nurhayati mensosialisasikan sistem penyerapan gabah milik petani, serta meninjau kesiapan menjelang 10 hari masa panen di Desa Margo Rukun, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin pada, Kamis (20/2/2025).

    Dalam hal ini, Dewan Pengawas Perum Bulog, Arifin Seman menyebut bahwa kebijakan pemerintah pusat terkait penyerapan gabah petani sesuai HPP sebesar Rp6.500 per kilogram.

    “Kami datang kesini untuk memberikan kepastian terkait harga gabah yang telah ditetapkan pemerintah pusat, sekaligus mensosialisakan kepada petani di desa ini bahwa harga tersebut sudah termasuk semuanya,” ujar Arifin saat dibincangi langsung usai meninjau.

    Ia mengatakan Bulog hanya akan menyerap gabah dari hasil panen tersebut sebanyak 20 persen saja.

    “Kami sudah kami sampaikan kepada para petani bahwa hasil panen nanti tidak semuanya dibeli oleh Bulog, tetapi Bulog hanya akan membeli 20 persennya saja. Jadi, sisanya perani bisa menjual ke pihak lain,” katanya.

    Ia menjelaskan harga pembelian tersebut sudah mencakup keseluruhan. Kemudian, itu juga sebagai salah satu bentuk bantuan kepada petani agar tidak lagi bergantung dengan tengkulak yang sering membeli dengan harga di bawah HPP.

    “Jadi harga Rp6.500 itu sudah termasuk keseluruhan, termasuk bayaran jasa angkutnya juga, dan kami pun menerima semua bentuk gabah itu,” jelasnya.

    Kendati demikian, ia meminta kepada petani untuk tetap menjaga kualitas gabah yang mereka hasilkan.

    “Tapi jangan sampai gabah yang akan dibeli Bulog kurang baik kualitasnya, tetap harus dipanen sesuai masa panennya,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, kata dia, Bulog akan terus melakukan monitoring terhadap proses penyerapan gabah di lapangan.

    “Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan nasional. Kami akan terus berkoordinasi dengan para petani dan pelaku usaha di sektor ini untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai harapan,” tegas dia.

    Dalam hal ini, pihaknya juga berkunjung ke pabrik pengolahan gabah menjadi beras yang berada di wilayah Muara Sugihan.

    Di lokasi tersebut, mereka berdiskusi dengan pemilik dan pekerja pabrik mengenai kesiapan mereka guna mendukung kebijakan pemerintah dalam penyerapan hasil panen petani.

    Para pekerja di pabrik pengolahan gabah juga menyampaikan harapan mereka agar program ini berjalan lancar dan tidak menemui kendala di lapangan.

    Sementara itu, salah seorang petani, Wahyu Hidayat, mengungkapkan jika saat ini posisi padi di sawah sudah memasuki masa panen.

    “Kami sangat bersyukur dengan harga yang ditetapkan pemerintah saat ini, karena itu sangat membantu kami sebagai petani. Posisi padi kami sekitar 10 hari lagi akan panen, dan akan dibeli akan segera dibeli oleh Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram,” ungkap Wahyu.

    Menurutnya, kebijakan itu dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Sumsel, khususnya di Desa Margo Rukun, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

    “Kami sangat senang dengan adanya program ini, terima kasih Pak Prabowo yang akan mensejahterakan para petani. Kami jauh lebih tenang karena harga ini dapat mengurangi ketidakpastian harga jual hasil panen kami,” ucap dia. (Tia)

  • Bupati Toha Ikuti Retret di Magelang, Wabup Rohman Langsung Ngantor ke Pemda

    Bupati Toha Ikuti Retret di Magelang, Wabup Rohman Langsung Ngantor ke Pemda

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Terpilih Periode 2025-2030, HM Toha SH dan Rohman, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Negara, Jakarta Pusat.

    Setelah pelantikan, Bupati Toha akan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang selama satu minggu, dari 21 hingga 28 Februari 2025. Sementara itu, Wakil Bupati Rohman langsung berkantor di Pemda Muba untuk memulai tugasnya.

    Bupati Toha menyatakan bahwa dia dan Wakil Bupati Rohman akan berfokus pada percepatan pembangunan dan pembenahan di semua sektor untuk kemajuan masyarakat Muba.

    “Saat ini bukan lagi visi misi Toha-Rohman, tetapi visi misi demi kebaikan seluruh lapisan dan masyarakat Muba untuk Muba Maju lebih cepat,” ungkap Toha.

    Wakil Bupati Rohman menegaskan komitmennya untuk berkoordinasi dengan Sekda dan seluruh OPD Pemkab Muba, serta siap menjalankan program kerja demi mewujudkan Muba yang lebih maju.

    “Jadi, pak Bupati Toha akan mengikuti retret selama satu pekan, dan saya akan langsung ngantor di Pemda Muba,” jelas Rohman.

    Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi memberikan ucapan selamat dan sukses kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik.

    “Kami yakin Bupati dan Wakil Bupati terpilih segera menjalankan tugas pengabdian untuk membangun Muba lebih cepat,” kata Sandi.

    Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay SE juga turut memberikan selamat kepada pasangan terpilih.

    “Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Muba HM Toha-Rohman. Sinergi eksekutif dan legislatif Muba akan semakin lebih baik demi kebaikan masyarakat Muba,” ujarnya.

    Sekretaris Daerah Muba, Dr. Apriyadi MSi, menegaskan pentingnya peningkatan performa dalam menjalankan tugas Pemkab Muba.

    “Muba akan maju lebih cepat dalam kurun waktu 5 tahun ke depan,” tandas Apriyadi.

    Dengan pelantikan ini, diharapkan Muba dapat berkembang lebih cepat dan mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik untuk masyarakat.

  • Ellis Purnama Sosok Pengacara yang Aktif Diberbagai Organisasi dan Kegiatan Sosial

    Ellis Purnama Sosok Pengacara yang Aktif Diberbagai Organisasi dan Kegiatan Sosial

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ellis Purnama,SH.MH atau dikenal dengan Ellis Robert,SH,MH merupakan advocat yang aktif dengan berbagai kegiatan baik organisasi profesi maupun sosial.

    Meski tidak mudah lagi, namun kemarin saat ditemui koran ini pada even Hari ultah Palembang Women Club yg ke 13 di The Sultan Convention Hall, Ellis terlihat cantik dan anggun saat membawa fashion show dari Wiranti Kurnia yang merupakan desainer terkenal internasional. “Iya, kebetulan hari ini (kemarin, red) ada even PWC dan diminta jadi model untuk peragaan busana karya Wiranti Kurnia. kata perempuan yang cantik dan energik ini.

    Lulusan SMA Xaverius, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (FH UNSRI) untuk gelar Sarjana Hukum (S1) dan Program pasca sarjana magister hukum UMP Palembang menceritakan, saat ini dirinya fokus menjadi advocat dengan wilayah Jakarta dan Palembang dengan mengelola kantor hukumnya Law Firm ASA, “Saat ini juga menjadi lawyer in house di berbagai perusahaan Palembang, Jambi dan Jakarta serta daerah lain di Indonesia ini kebetulan sekarang sedang menanggani tiga kasus yang berkaitan dengan perempuan seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga perceraian,” kata dia perempuan yang tergabung dalam IKADIN(ikatan Advokat Indonesia) Ini sebagai dewan kehormatan pada 2015-2020.


    Diakui perempuan yang saat ini menjabat anggota Komisi Pengawas pada organisasi PERADI kota Palembang dirinya siap menanggani kasus apa pun baik kasus perdata maupun pidana. Tetapi memang kasus perempuan lagi banyak ditandangani mungkin saat ini lagi marak terjadinya hal tersebut. “Saya berusaha menanggani kasus dan membantu para perempuan agar bisa mendapatkan keadilan dan haknya. Kita bukan hanya bicara soal materi, tetapi bagaimana bisa bermanfaat untuk sesama,”

    Perempuan yang jadi Alumni terbaik pada wisuda ke 73 Universitas Muhammadiyah Palembang Magister Hukum Program Pasca Sarjana ini pernah mendapatkan penghargaan karena keterlibatannya dalam berbagai kasus hukum yang melibatkan perempuan. Salah satu kasus yang pernah ditanganinya adalah kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dewi Ria pada tahun 1999 di Villa Damai Kedamaian Permai. “Saya memperjuangkan keadilannya karena emosi yang tak terkendali karena kehormatannya diserang ..si pembunuh madu cuma mendapatkan hukuman ringan penjara selama 2 tahun 2 bulan setelah dipotong masa tahanan,”

    Sebagai seorang pengacara yang berdedikasi, Ellis kerap menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan hak-hak perempuan, perceraian, dan perlindungan perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia dikenal sebagai sosok yang turun tangan langsung dalam memperjuangkan hak perempuan agar mendapatkan keadilan.

    Selain berprofesi sebagai pengacara, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris dan merangkap Kepala Rumah Tangga (KRT) Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki dan Azerbaijan pada tahun 2003-2006. “Disini saya belajar banyak hal. Terutama dalam diplomasi dan administrasi pemerintahan semakin memperkaya wawasan serta pengalamannya dalam menangani berbagai permasalahan hukum dan sosial,”

    Selain berkecimpung di dunia hukum dan sosial, Ellis memiliki jiwa seni yang kuat. Ia kerap mengikuti berbagai kompetisi bernyanyi dan fashion show, serta pernah mewakili mewakili bsb Babel dan mewakili Iwapi pada lomba pop singer dan Di dunia seni, ia dikenal sebagai sosok yang memiliki talenta dalam menyanyi dan sering mengikuti berbagai macam lomba

    Pernah menjadi ketua IIPK Bank Sumsel Babel cabang prabumulih ,pernah menjadi bendahara umum BKOW cabang prabumulih.yg kebetulan pada waktu itu suaminya pernah menjabat sbg kepala cabang bank Sumsel Babel cabang prabumulih th 2018- 2020 pernah tergabung Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dari THN 1997.sampai dg kepemimpinan ibu Yusniar “Saya sangat senang mengeksplore diri dan bertemu dengan yang lain lewat melalui berbagai kegiatan,” papar dia.

     

    Dengan pengalaman dan kiprah yang luas, Ellis Purnama SH.MH atau yg lebih populer dengan panggilan Ellis Robert,SH,MH.tetap menjadi figur inspiratif dalam dunia hukum dan sosial di Indonesia. Ellis telah meraih berbagai penghargaan sepanjang kariernya, baik dalam bidang hukum, kewirausahaan, maupun seni dan olahraga. Beberapa pencapaian yang telah ia raih antara lain:
    – Juara 2 lomba senam Maumere pada acara HUT ke-17 IIPK Bank Sumsel Babel.
    – Juara 2 lomba pop singer dalam HUT ke-18 IIPK Bank Sumsel Babel.
    – Penghargaan “Wanita Pengusaha Berprestasi” yg diadakan IWAPI Propinsi Sumsel pada tahun 2016.
    – Penghargaan dalam acara “Kartini-Kartini 99” tahun 1999 sebagai wanita yang berhasil membela kaumnya, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Rosihan Arsyad pada saat itu dan masig banyak lagi penghargaan yang diraih dan tidak bisa disebutkan satu persatu.

  • Kamis, Ribuan Mahasiswa UIN Rafah Palembang Bakal Lakukan Aksi Demo ke Gedung DPRD Sumsel

    Kamis, Ribuan Mahasiswa UIN Rafah Palembang Bakal Lakukan Aksi Demo ke Gedung DPRD Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Sebanyak 1.000 Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang akan menggelar aksi demo ke gedung DPRD Sumsel pada, Kamis 20 Februari 2025.

    Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Ilham mengatakan tujuan aksi tersebut sebagai bentuk respons terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan sektor pendidikan.

    “Kami telah sepakat untuk turun ke jalan untuk melalukan aksi demo sebagai bentuk protes terkait kebijakan pemerintah di sektor pendidikan selama lebih dari 100 hari kepemimpinan Prabowo-Gibranguna. Rencananya akan menurunkan massa sekitar 1.000 orang ke Simpang Lima DPRD Sumsel,” ujar Ilham saat dikonfirmasi pada, Selasa (18/2/2025).

    Dalam hal ini, mahasiswa telah menyiapkan sejumlah tuntutan untuk disampaikan saat aksi demo di DPRD Sumsel, di antaranya adalah penolakan terhadap pemotongan anggaran pendidikan yang dianggap dapat mengancam masa depan pendidikan Indonesia yang berperan penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    Kemudian, mereka juga menuntut pemenuhan hak dosen dan tenaga pendidik, seperti tunjangan kinerja bagi dosen ASN yang hingga kini masih terbengkalai.

    “Kami sebagai Mahasiswa menganggap keterlambatan tersebut merugikan sektor pendidikan, yang seharusnya menjadi prioritas,” katanya.

    Selain itu, mereka meminta evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efektif dan kurang transparan dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat.

    “Kemudian, kami juga menentang penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di lingkungan kampus, karena dinilai dapat merusak independensi akademik dan keberlanjutan lingkungan universitas,” tegasnya.

    Ia menyebutkan, pada aksi tersebut mahasiswa juga akan menyuarakan penolakan terhadap revisi Tata Tertib DPR RI dan revisi Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta Undang-Undang Kejaksaan.

    “Kami khawatir perubahan-perubahan ini dapat mengurangi partisipasi publik dalam pengawasan legislatif dan memberikan kekuasaan yang terlalu besar kepada kejaksaan, yang berpotensi menimbulkan kekuasaan absolut,” imbuhnya.

    Mahasiswa ini juga mendesak evaluasi terhadap Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, serta perlunya aturan turunan yang lebih jelas untuk memastikan implementasi yang tepat.

    Aksi ini Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya (Unsri), Juan Aqshal yang saat ini berada di Jakarta, mengungkapkan bahwa konsolidasi masih terus berlangsung.

    “Kabar dari kawan-kawan memang ada konsolidasi terkait hal ini,” ungkap dia. (Tia).

  • Tekan Angka Kecelakaan, Kartalaya Bakal Beroperasi Lagi Pertengahan Tahun 2025

    Tekan Angka Kecelakaan, Kartalaya Bakal Beroperasi Lagi Pertengahan Tahun 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna menekan angka kecelakaan dan mempermudah Mahasiswa menuju kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan bakal mengoperasikan kembali kereta api mahasiswa Palembang – Indralaya (Kartalaya) pada pertengah tahun 2025.

    “Kita ingin mengaktivasi kembali rute kereta api Kertapati-Indralaya (Kertalaya) yang dulu ada pada 2019 untuk di operasionalkan kembali seperti dulu. ,” ujar Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi usai rapat percepatan MoU pengoperasian kereta api mahasiswa Kertalaya pada, Senin (17/2/2025).

    Menurutnya, tujuan pengoperasion kembali kereta api rute Kertalaya ini dikarenakan beberapa faktor memang mendesak. Mengingat, salah satunya yaitu angka kecelakaan yang cukup tinggi.

    “Tentunya ini urgent ya, selain karena masih banyaknya kecelakaan, faktor lainnya yaitu jumlah mahasiswa yang tiap tahunnya meningkat. Tentunya kebutuhan angkutan yang nyaman dan aman sangat diperlukan, semoga ini jadi solusi kebutuhan untuk angkutan,” imbuhnya.

    Ia mengatakan jika rencananya perlintasan kereta api itu nantinya juha akan dikembangkan dengan memperpanjang trase (rel kereta) sampai masuk kedalam kampus.

    “Kita ingin nantinya sama seperti kampus-kampus yang lain, jadi kereta api langsung masuk kesitu. Sehingga, di ujung layanan baru dilayani bus didalam kampus,” katanya.

    Ia menjelaskan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan PT KAI terkait kereta yang akan dipakai, dan rencananya akan menggunakan kereta api dari Pulau Jawa yang saat ini tidak optimum (tidak digunakan).

    “Kemarin sudah bicara dengan KAI untuk mengoptimumkan ini, jadi bisa menggunakan kereta di Jawa yang tidak optimum untuk bisa kita pakai. Mereka masih mengusahakan inventaris pada waktu itu, dimungkinkan ada kereta yang bisa dipindahkan kesini dan semoga saja benar bisa,” jelasnya.

    Namun, untuk pengembangan ini masih diperlukan kajian lagi. Termasuk untuk pengadaan feeder sebagai transportasi penghubung yang dibutuhkan bagi mahasiswa ataupun akademis menuju ke stasiun kertapati ataupun indralaya.

    “Terkait hal ini masih cukup banyak yang harus kita kaji lagi, tapi yang paling kita utamakan saat ini yaitu pengoperasionalan kembali kereta api rute Kartalaya. Kemudian baru kita kaji juga terkait feeder untuk penghubung mereka nantinya ke stasiun. Tapi memang sebelumnya ada feeder bantuan CSR, tapi ini akan kita sediakan juga,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Arinarsa mengungkapkan Pemprov Sumsel didukung stake holder terkait seperti Unsri agar mendorong untuk melakukan upaya percepatan melalui MoU dengan Ditjen Kereta Api dan PT KAI ini.

    “Karena kalau tadi mau menyelesaikan semua kajian dan lainnya, tentu ini bisa memakan waktu sampai 3 tahun. Tetapi melalui upaya percepatan ini, kita dapat segera operasional dalam tahun ini. Target kita kalau bisa pada pertengahan tahun ini Kereta Api rute Kertalaya ini sudah bisa beroperasi kembali,” ungkap dia. (Tia)