Kemensos Gelontorkan Dana Rp2 Triliun untuk Bansos di Sumsel

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja ke Sentra Budi Perkasa di Jalan Sosial, KM 5 Kota Palembang, Kamis (27/2/2025). (Foto: Tia)

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja ke Sentra Budi Perkasa di Jalan Sosial, KM 5 Kota Palembang, Kamis (27/2/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelontorkan dana sebesar Rp2 Triliun untuk bantuan sosial (Bansos) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan tetap berjalan, bantuan sosial (bansos) tetap ada, dan honor pendampingan tetap ada. Anggaran di Sumsel ini Rp 2 Triliun untuk bantuan sosial (Bansos) dan Rp 1,7 Triliun untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan,” ujar Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja ke Sentra Budi Perkasa yang ada di Jalan Sosial, KM 5 Kota Palembang, Kamis (27/2/2025).

Dalam hal ini, Saifullah menyerahkan secara simbolis bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada sebelas penerima manfaat berupa alat bantu disabilitas dan bantuan kewirausahaan.

Ia menjelaskan jika ada empat progam utama yaitu sembako untuk 477.729 KPM dengan total senilai Rp 1,1 Triliun. Lalu PKH sebanyak 329.473 PKM dengan total Rp 875 miliar.

Lalu, untuk yatim piatu (Yapi) 5.139 jiwa dengan total anggaran Rp 15 miliar, dan permakanan 325 jiwa dengan anggaran Rp 2,7 miliar. Kemudian ada juga pilar sosial dengan anggaran Rp 54 miliar.

“Sebenernya banyak program lainnya, itu hanya diantaranya saja yang paling prioritas,” jelasnya.

Sementara itu alat bantu yang diserahkan seperti untuk disabilitas berupa tangan palsu, orthosis kaki palsu kiri-kanan, kursi roda standar, kursi roda cerebral palsy (CP), dan ankle foot orthosis.

Kemudian, bantuan kewirausahaan yang diserahkan berupa usaha sembako, jualan warung makanan, usaha laundry, usaha jualan sayur, kerajinan rotan, serta usaha jualan tekwan dan gado-gado.

“Selain itu ada juga bantuan sembako sebanyak 20 paket senilai Rp 22.740.000. Adapun total bantuan Atensi yang diserahkan sebesar Rp 100.360.000,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Sosial juga menyerahkan secara simbolis bantuan logistik kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra.

“Tadi juga kami telah memberikan bantuan berupa buffer stock untuk kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Provinsi Sumatera Selatan. Total bantuan buffer stock yang diserahkan sebesar Rp 2 Miliaran,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Besok Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sumsel Dimulai, Herman Deru Minta Warga Manfaatkan Kesempatan
KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan
Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal
Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor
Sampoerna University Perluas Akses Pendidikan Tinggi Berstandar Amerika ke Palembang
Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Saksi Abi Berbohong di Sidang
Hakim Tegur Saksi Harmison: Uang Dipinjam Wajib Dikembalikan
Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, PGN Area Palembang Uji Kesiapan Penanganan Kebakaran

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:31 WIB

Besok Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sumsel Dimulai, Herman Deru Minta Warga Manfaatkan Kesempatan

Rabu, 30 September 2026 - 16:59 WIB

KUR BSI Rp9,5 Miliar Bermasalah, Tiga Terdakwa Divonis hingga 6 Tahun 6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 - 16:52 WIB

Bantahan Edison soal Fee Rp3,3 Miliar, Jaksa KPK Ungkap Proyek Disebut Sudah ‘Diatur’ Sejak Awal

Rabu, 30 September 2026 - 15:34 WIB

Astra Motor Sumsel Perkuat Sinergi SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor

Rabu, 30 September 2026 - 14:46 WIB

Sampoerna University Perluas Akses Pendidikan Tinggi Berstandar Amerika ke Palembang

Berita Terbaru