Rina Jadi Korban Copet di Pasar 16 Ilir saat Lagi Belanja

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban saat membuat laporan Polisi di Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lagi-lagi aksi copet kembali meresahkan warga Palembang. Kalo ini dialami korban Rina (39), warga Dusun II Desa Sungai Pasir, Cengal Ogan Kombering Ilir. Saat sedang berbelanja di Pasar 16 Palembang.

Tidak terima dengan peristiwa yang dialaminya, didampingi putra ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang, Selasa (13/5/2025). Dan berharap atas laporannya pelaku ditangkap.

Kepada petugas piket pengaduan korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/5/2025), sekitar pukul 12.05, saat dirinya berada di Pasar 16 tepatnya di depan Toko Mas Bintang Kelurahan 16 Ilir Kecamatan IT I, Palembang.

Berawal pada saat itu korban korban bersama anaknya datang ke TKP (tempat kejadian perkara), dengan tujuan hendak berbelanja. “Saya anak pak ke Pasar 16, Palembang. Hendak berbelanja bulanan,” katanya kepada petugas.

Sesampai di lokasi kejadian, lanjut Rina diri masuk ke dalam toko untuk berbelanja, sedangkan anaknya menunggu di luar toko. “Tiba tiba terlapor ini datang pak memepet saya, dan langsung membuka tas saya, seperti cerita anak saya,” ungkapnya.

Tidak berselang, ketika hendak pulang dan melakukan pembayaran, Rina pun dibuat panik saat mencari dompetnya. Ketika tas dilihat sudah terbuka. “Tas saya sudah terbuka. Ketika saya mau ambil dompet, dompet sudah tidak ada lagi,” katanya.

Akibat peristiwa ini Rina pun harus kehilangan dompett berisikan uang Rp 3 juta dan surat surat berharga di dalam Dompet. “Sudah meresahkan. Saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SpK Polrestabes Palembang, membenarkan adanya laporan korban terkait pencurian (copet). “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polestabes Palembang Unit Pidum, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Mobil Daihatsu Sigra Milik Warga 15 Ulu Palembang Raib Digondol Maling
Diduga Diculik dan Dianiaya, Sopir PT Sinar Buana Megah Perkasa Laporkan Oknum Polisi ke Propam
Gegara Dim Lampu Motor, Pemotor Ini Diancam Pakai Senpi 
Emosi Tak Terkendali, Pria di Palembang Lempar Ibu Kandung dengan Panci dan Gelas
Motor Curian Ditemukan di Gandus, Pelaku Masih Diburu Polisi
Diduga Hendak Tawuran, Dua Kelompok Pemuda Dibubarkan Anggota Polsek IB 1
Polisi Buru Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Gandus, Identitas Pelaku Mulai Teridentifikasi
Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benih Lobster, Nilai Capai Rp18 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:32 WIB

Mobil Daihatsu Sigra Milik Warga 15 Ulu Palembang Raib Digondol Maling

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:38 WIB

Diduga Diculik dan Dianiaya, Sopir PT Sinar Buana Megah Perkasa Laporkan Oknum Polisi ke Propam

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WIB

Gegara Dim Lampu Motor, Pemotor Ini Diancam Pakai Senpi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:38 WIB

Emosi Tak Terkendali, Pria di Palembang Lempar Ibu Kandung dengan Panci dan Gelas

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

Motor Curian Ditemukan di Gandus, Pelaku Masih Diburu Polisi

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, melakukan koordinasi dengan panitia Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah, Desa Sumber Harjo.

OKU Timur

Persiapan Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah BMT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:23 WIB

Foto tim pengacara dan keluarga korban Kristina

Kota Palembang

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB