Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Ancaman yang semula hanya dianggap sebagai gertakan berubah menjadi mimpi buruk bagi M Padli (34), warga Jalan Veteran Lorong Setia Kawan Kecamatan Ilir Timur III, Palembang.

 

Pria ini malah harus menahan rasa sakit setelah paha kaki kanannya ditembus peluru senapan angin yang diduga ditembakkan oleh seorang pria berinisial B (pelaku -red).

 

Tak terima sudah menjadi korban penembakan, Padli akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (10/7/2026), untuk membuat laporan polisi dan meminta pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Kepada petugas didampingi keluarga, korban menuturkan bahwa peristiwa mencekam itu terjadi di Jalan Kenari Lorong Kemas, Palembang, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 21.00

 

Korban mengaku, sebelum penembakan terjadi dirinya sempat bertemu dengan terlapor. Pertemuan tersebut kemudian berubah menjadi ketegangan hingga pelaku diduga mengeluarkan senapan angin dan mengarahkannya ke tubuh korban.

 

“Dia langsung mengarahkan senapan ke arah saya sambil berkata, ‘Berani tidak aku tembak kau?’. Saat itu saya benar-benar takut,” ungkap Padli kepada petugas.

 

Merasa situasi semakin berbahaya, korban memilih untuk tidak meladeni pelaku. Ia berusaha meredam emosi dengan meninggalkan lokasi.”Saya bilang baik-baik, ‘Sabar dulu, aku mau beli kuota pulsa,’ karena saya tidak ingin ribut,” katanya.

 

Namun, niat korban menghindari pertikaian tidak membuahkan hasil. Saat berjalan menjauh, pelaku diduga tetap mengejar dari belakang sambil membawa senapan angin.

 

Belum sempat menyelamatkan diri, terdengar suara letusan. Seketika korban merasakan sakit luar biasa setelah peluru mengenai paha kaki kanannya.

 

“Saya kaget sekali. Tiba-tiba paha saya terasa sangat sakit. Waktu saya lihat, ternyata sudah kena tembak. Saya benar-benar tidak menyangka dia nekat menembak,” katanya.

 

Ironisnya, meski korban sudah tersungkur akibat luka tembak, pelaku diduga masih melontarkan ancaman. “Dia bilang lagi, ‘Pergilah, nanti kutembak lagi kepala kau.’ Setelah itu dia langsung pergi meninggalkan lokasi,” tutur korban.

 

Dalam kondisi terluka, Padli berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sebelum akhirnya menjalani perawatan medis di rumah sakit.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian paha kaki kanan dan masih merasakan nyeri akibat proyektil yang mengenainya.

 

“Saya berharap pelaku segera ditangkap. Saya hanya ingin mendapatkan keadilan dan pelaku mempertanggungjawabkan apa yang sudah diperbuat kepada saya,” harap Padli sambil mengatakan karena tidak ada biaya peluru senapan itu pun belum dikeluarkan.

 

Laporan korban kini telah diterima oleh SPKT Polrestabes Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang.

 

Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Ramadhany, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

 

“Benar, laporan korban sudah kami terima. Selanjutnya laporan tersebut akan kami limpahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Tamia.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB