PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID.— Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang berlangsung serentak secara nasional menandai perubahan signifikan dalam sistem seleksi pendidikan di Indonesia. Di Kota Palembang, hasil TKA kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu komponen penting dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya pada jalur prestasi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
TKA tidak lagi sekadar menjadi alat evaluasi akademik, melainkan berkembang menjadi indikator kompetensi yang dapat meningkatkan peluang siswa dalam proses seleksi masuk sekolah. Pemerintah menegaskan bahwa TKA berfungsi sebagai instrumen pendukung, bukan pengganti Ujian Nasional, dengan fokus pada pengukuran kemampuan literasi dan numerasi secara objektif.
Meski demikian, penerapan nilai TKA dalam SPMB tidak bersifat seragam. Setiap pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengatur kebijakan tersebut sesuai kebutuhan, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan sistem seleksi antar wilayah.
Di SMP Negeri 30 Palembang, pelaksanaan TKA 2026 diikuti oleh 316 siswa dan berlangsung selama delapan hari hingga 16 April 2026. Keterbatasan fasilitas yang hanya menyediakan satu ruang ujian membuat pelaksanaan dilakukan secara bergiliran dengan pengaturan jadwal yang ketat.
Baca Juga : Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
Kepala SMP Negeri 30 Palembang, Kamila Delima, S.Pd, M.Si., menjelaskan bahwa sistem bergilir diterapkan agar seluruh peserta tetap dapat mengikuti ujian dengan tertib dan sesuai prosedur. “Kami memastikan semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama dengan pengawasan yang optimal,” ujarnya.
Adapun materi yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut menjadi indikator utama dalam mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa sebagai dasar capaian akademik.
Menurut Kamila, kehadiran TKA memberikan dampak positif bagi siswa karena selain mengasah kemampuan melalui soal berstandar nasional, hasilnya juga dapat dimanfaatkan sebagai nilai tambah dalam jalur prestasi SPMB. “TKA menjadi peluang bagi siswa untuk menunjukkan kualitas akademik secara lebih terukur,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah juga mengadakan program pembelajaran tambahan berupa les intensif dan latihan soal khusus bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan setelah jam pelajaran reguler untuk meningkatkan fokus dan kesiapan siswa menghadapi ujian.
Baca Juga : TKA 2026 Dimulai Lebih Awal, Palembang Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pihak sekolah turut mengingatkan pentingnya ketelitian dalam mengerjakan soal. Siswa diimbau untuk tidak terburu-buru serta memastikan kembali jawaban sebelum dikumpulkan guna meminimalkan kesalahan.
Dengan pelaksanaan yang terencana dan dukungan pembelajaran yang optimal, TKA 2026 di SMP Negeri 30 Palembang tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga mencerminkan kesiapan siswa dalam menghadapi persaingan pendidikan yang semakin kompetitif.
Penulis : Hasan Basri
Editor : Admin















