Razia Diduga Bocor, Eks Lokalisasi Kampung Baru Sepi Pengunjung

- Redaksi

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu tempat hiburan malam di Kampung Baru. (Photo: Kiki Nardance)

Salah Satu tempat hiburan malam di Kampung Baru. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang bersama Ditres Narkoba Polda Sumsel, menggelar razia tempat hiburan malam eks lokalisasi Teratai Putih atau Kampung Baru, di Jalan Teratai, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (7/4/2025) dini hari.

Diduga telah bocor, tempat hiburan malam eks lokalisasi Kampung Baru sepi pengunjung. Sejumlah Diskotek yang berada di lokasi tersebut kosong melompong. Bahkan ada yang telah tutup.

Hanya saja, dalam razia kali ini polisi masih mengamankan 10 orang pengunjung yang kedapatan bersembunyi di dalam mobil dan hendak pulang. Ketika dilakukan tes urine dinyatakan positif narkoba dan dua butir pil ekstasi dari saku jaket salah satu pengunjung diamankan.

Usai mengobok-obok eks lokalisasi Kampung Baru, tim gabungan mendatangi tempat hiburan malam di kawasan Kecamatan IT II Palembang. Dari lokasi ini, polisi mengamankan 14 orang pengunjung yang setelah di tes urine positif narkoba dan ditemukan tiga butir pil ekstasi.

Kabag Bin Opsnal Ditresnarkoba Polda Sumsel AKBP Christopher S Panjaitan didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal P Manalu mengatakan, razia ini digelar untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba di tempat hiburan malam.

“Kita melakukan razia di dua tempat, lokasi pertama di Kampung Baru dan lokasi kedua di Jalan M Isa. Razia ini bertujuan untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan kejahatan lainnya,” kata Panjaitan, diwawancarai awak media seusai razia.

Panjaitan menyebutkan, pada dua lokasi hiburan malam yang mereka datangi, turut diamankan 24 pengunjung yang ketika dites urine menyatakan positif mengandung Metamfetamin. Terdiri dari 11 orang pengunjung laki-laki dan 13 orang pengunjung perempuan.

“Untuk barang bukti yang berhasil kita amankan lima butir pil ekstasi. Mereka yang urinenya positif akan kita lakukan rehabilitas. Sedangkan pengunjung yang ditemukan barang bukti pil ekstasi akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Panjaitan.

Panjaitan mengimbau kepada pemilik atau pengelola tempat hiburan malam untuk menghindari peredaran narkoba di tempatnya. “Kami mengimbau khususnya dari kepolisian, bagi pemilik cafe kami mengimbau jangan ada peredaran narkoba,” tutur dia. (ANA)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto : korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB