Keberatan Ditetapkan Sebagai Tersangka, PH Ernaini Ajukan Praperadilan

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Hukum Alam Negara & Partners selaku kuasa hukum Ernaini (70) mengajukan Gugatan Praperadilan ke pengadilan Negeri Palembang. (Photo: Hermansyah)

Kantor Hukum Alam Negara & Partners selaku kuasa hukum Ernaini (70) mengajukan Gugatan Praperadilan ke pengadilan Negeri Palembang. (Photo: Hermansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Hukum Alam Negara & Partners selaku kuasa hukum Ernaini (70) mengajukan Gugatan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Terhadap Pihak Termohon Polda Sumsel, Senin (3/3/2025).

Gugatan tersebut, atas penetapan status tersangka kepada Ernaini terkait dugaan menggunakan akta palsu yaitu penerbitan duplikat kutipan akta nikah No. 136/09/X/2009, tanggal 16 Oktober 2009 atas nama M. Basir Tholib dan Hj. Karmina.

Prengki Adiatmo didampingi M Syarif Hidayat , Debit Sariansyah, Wendi Apriyanto, Irpan Kholil, Zikri Hasan, Andi Lala, Andrian Setiawan, M Kholik Saputra, M Naufal dan Rosman mengatakan, bahwa pihaknya mengajukan Gugatan Praperadilan terkait sah atau tidaknya penetapan tersangka terhadap kliennya tersebut.

“Adapun alasan kami mengajukan Gugatan Praperadilan Peradilan adalah, bahwa laporan polisi yang diajukan adalah terkait dengan dugaan tindak pidana membuat, Menggunakan Akta palsu sebagaimana diatur pada Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 264 KUHP yang saat ini telah ditetapkan status Tersangka oleh Termohon (Polda Sumsel) sebagaimana surat penetapan tersangka Nomor: S.Tap/257/X/2024),” jelasnya, saat ditemui di PN Palembang, Senin (3/3/2025).

Dijelaskannya, dugaan tindak pidana pemalsuan sebagai pasal 263 KUHP terdapat unsur kerugian yang dialami korban. Namun, faktanya dalam perkara ini tidak ada yang dialami korban.

“Bahwa setiap dugaan tindak pidana pemalsuan haruslah dilakukan uji laboratorium untuk menentukan keaslian dokumen yang diduga palsu dan Termohon dalam perkara Pra Peradilan ini tidak melakukan uji laboratorium terhadap duplikat kutipan Akta Nikah atas nama  H M Basir Tholib dan Hj Karmina dan langsung menyatakan dokumen tersebut palsu serta menetapkan Ernaini tersangka. Sehingga secara formil telah cacat prosedur yang dilakukan oleh Termohon,” tegas Tim Kuasa Hukum.

Dia menjelaskan, bahwa secara fakta telah diakui dan dibenarkan oleh Ahmad Yani selaku Kepala Kantor KUA Kecamatan Banyuasin III tahun 2009.

“Sehingga sudah sudah jelas dokumen tersebut adalah benar dan asli,” jelasnya.

Dengan uraian tersebut, Kantor Hukum Alam Negara & Partners berharap agar Hakim Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan SPDP yang menetapkan Pemohon sebagai tersangka oleh Termohon terkait peristiwa pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP dan 264 KUHP dan pasal 266 KUHP adalah tidak sah dan tidak berdasar hukum.

“Dan kami juga meminta kepada Kapolri, Kapolda, Dirkrimun Polda Sumsel untuk dapat memberikan atensi khusus terhadap perkara tersebut, kami juga akan segera mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta
Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:03 WIB

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:16 WIB

Terbongkar! Jaringan Angkutan Batubara Tanpa Dokumen di OKU Timur Digulung, 12 Orang Diamankan

Berita Terbaru