SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM–Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kota Pagar Alam bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Badan Pangan Nasional.
Rabu (20/5/26) Tim DKPP langsung turun ke lapangan, untuk memantau dan memutakhirkan data Lumbung Pangan Masyarakat di sejumlah kelompok tani.
Langkah ini merujuk pada Surat Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional No. 250/DS.01.01/B.3/05/2026 tanggal 11 Mei 2026, tentang Survei Klasifikasi Lumbung Pangan Masyarakat Tahun 2026.
Tim yang terlibat melakukan verifikasi langsung mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi gudang dan sarana penyimpanan, kapasitas cadangan pangan, hingga mengecek pemanfaatan bantuan pemerintah sebelumnya.
Kepala DKPP Kota Pagar Alam Jepri Zulfikar menerangkan, Tujuan utamanya jelas memastikan LPM benar-benar aktif, sarana prasarananya layak, dan datanya sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Data yang akurat ini akan jadi dasar penyusunan program ketahanan pangan yang lebih tepat sasaran.
“Melalui monitoring ini, kita ingin memastikan seluruh Lumbung Pangan Masyarakat benar-benar aktif, memiliki pengelolaan yang baik, serta mampu menjadi cadangan pangan kelompok saat paceklik atau gejolak pangan terjadi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar tempat simpan pangan,Kata Jepri, LPM diharapkan jadi pilar kemandirian pangan dan penguat ekonomi kelompok tani di Pagar Alam.
“Pembaharuan data ini juga menjadi bagian evaluasi pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis kelembagaan lokal.” pungkasnya
Penulis : Delta Handoko
Editor : Jaks

















