Jadi Isu Startegis,Konflik HGU PTPN I Regional VII Bakal Dibawa Pemuda Pagar Alam ke APEKSI Medan

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : proses seleksi ycc apeksi di dinas pemuda dan olahraga kota pagar alam

fhoto : proses seleksi ycc apeksi di dinas pemuda dan olahraga kota pagar alam

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM— Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 1 Regional VII unit usaha Gunung Dempo menjadi salah satu isu strategis yang akan dibawa oleh Pemuda Pagar Alam di forum Youth City Changers (YCC) pada agenda Asosiaia Pemerintah Kota se Indonesia (APEKSI) Medan, Sumatera Utara Juni 2026 mendatang.

 

Bima (22) mahasiswa asal Universitas Lembah Dempo, mengatakan isu HGU perkebunan teh akan menjadi materi utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang mereka bahas bersama perwakilan pemuda dari kota lain.

 

Pasalnya, kata dia, Setiap daerah diminta mengangkat satu isu sentral yang sedang menjadi perhatian publik, lengkap dengan analisis masalah dan usulan solusi.

 

“Yang kami angkat adalah HGU kebun teh Gunung Dempo beserta permasalahan dan potensi penyelesaiannya,” ujar Bima disela seleksi YCC yang di helat di Dispora Kota Pagar Alam, Senin (18/5/26).

 

Sementara Leo, mahasiswa STIKIP Muhammadiyah Pagar Alam yang ikut dalam seleksi, menyebut persoalan HGU kini menjadi perhatian serius generasi muda, khususnya di Kota Pagar Alam.

 

Menurutnya, banyak warga baru menyadari bahwa skema HGU yang berjalan selama ini dinilai merugikan daerah dan butuh dikaji ulang dari perspektif anak muda.

 

“Dari informasi yang kami kumpulkan, ada sejumlah persoalan dalam HGU perkebunan teh Gunung Dempo. Itu yang akan kami bawa ke FGD YCC di APEKSI Medan nanti, bersama isu-isu staregis lainnya,”katanya.

 

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pagar Alam, Nopran Hadiwijaya, menjelaskan forum YCC sudah menjadi agenda tetap APEKSI selama dua tahun terakhir. Setiap kota mengirim dua delegasi muda untuk mendiskusikan isu daerah masing-masing dan merumuskan rekomendasi penyelesaian.

 

“Kami memilih pemuda yang benar-benar memahami kondisi Pagar Alam. Mereka diminta mengangkat isu krusial, mulai dari lingkungan, ketenagakerjaan, hingga sosial, lalu mencari solusi berdasarkan pemikiran generasi muda,” jelas Nopran.

 

Dengan bekal itu, delegasi Pagar Alam berharap diskusi di Medan bisa menghasilkan masukan konkret yang dapat mendorong penataan ulang kebijakan HGU kebun teh Gunung Dempo agar lebih berpihak pada masyarakat dan daerah.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Cegah Risiko Hukum, Pemkot Pagar Alam Jalin Kerja Sama dengan Kejari
ASN Pagar Alam Waspada! Beredar Dokumen Palsu Mutasi Pejabat,Klarifikasi BPKSDM Itu Hoax
Tak Ada Tebang Pilih! Walikota Ludi Kocok Lapak Pedagang Demi Penertiban Pasar Nendagung
Menuju 17 Agustus Paskibraka Pagar Alam 2026 Mulai Tempa Mental dan Karakter
Evalusai APBD 2025, Tiga Komisi DPRD Berikan Rekomendasi Strategis Buat Pemkot Pagar Alam
Pastikan Pagar Alam Hadir Dengan Wajah Terbaik Di Level Nasional, Wawako Hj. Bertha Tinjau Stan ICE APEKSI Medan
Kominfo Pagar Alam Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Forum APEKSI Medan
Perkuat Sinergitas Antar Kota, Wawako Hj. Bertha Tegaskan Komitmen Pagar Alam di Rakernas XVIII Apeksi Medan 
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:00 WIB

Cegah Risiko Hukum, Pemkot Pagar Alam Jalin Kerja Sama dengan Kejari

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:18 WIB

ASN Pagar Alam Waspada! Beredar Dokumen Palsu Mutasi Pejabat,Klarifikasi BPKSDM Itu Hoax

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:17 WIB

Tak Ada Tebang Pilih! Walikota Ludi Kocok Lapak Pedagang Demi Penertiban Pasar Nendagung

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:36 WIB

Menuju 17 Agustus Paskibraka Pagar Alam 2026 Mulai Tempa Mental dan Karakter

Senin, 6 Juli 2026 - 20:22 WIB

Evalusai APBD 2025, Tiga Komisi DPRD Berikan Rekomendasi Strategis Buat Pemkot Pagar Alam

Berita Terbaru