SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Semangat kebangsaan terasa kental di Balai Pertemuan Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (10/07/2026). Di tempat inilah 70 pemuda-pemudi terbaik Kota Pagar Alam resmi memulai Diklat Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tingkat Kota tahun 2026.
Acara pembukaan diwakili Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah oleh Sekretaris Daerah Zaily Oktosab Fitri Abidin yang dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang berhasil melewati seleksi ketat.
“Menjadi Paskibraka bukan tugas ringan. Dibutuhkan disiplin, dedikasi, dan komitmen tinggi. Kalian adalah simbol semangat kebangsaan dan persatuan,” tegas Sekda.
Ia mengingatkan, tugas Paskibraka jauh melampaui mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Mereka juga dituntut menjadi teladan bagi generasi muda untuk mencintai tanah air dan menjaga persatuan bangsa.
Ia mengatakan, Diklat pemusatan ini adalah gerbang persiapan intensif menuju Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Selama pelatihan, 70 calon Paskibraka akan ditempa fisik, mental, baris-berbaris, hingga wawasan kebangsaan agar siap menjalankan tugas mulia di 17 Agustus mendatang,”
Suasana khidmat pecah ketika acara ditutup dengan prosesi pemecahan kendi dan penyiraman oleh Sekda bersama unsur Forkopimda Kota Pagar Alam. Tradisi itu menjadi tanda resmi dimulainya pendidikan dan pelatihan.
Diharapkan dari kawah candradimuka inilah lahir Paskibraka yang tidak hanya cekatan di lapangan, tapi juga berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, dan membawa nama harum Kota Pagar Alam.
Penulis : Delta Handoko
Editor : Jaks

















