Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gubernur sumsel h herman deru bersama walikota dan wakil walikota pagar alam resmikan ghuma baghi

gubernur sumsel h herman deru bersama walikota dan wakil walikota pagar alam resmikan ghuma baghi

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Disela hadir dalam sidang paripurna DPRD Kota Pagar Alam dalam momen HUT Pagar Alam yang ke-25, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru juga meresmikan Rumah Baghi Restorative Justice di Kompleks MTQ Gunung Gare, Pagar Alam, Selasa (22/6/2026).

Peresmian turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febi Herman Deru, Walikota Pagar Alam H Ludi Oliansyah, serta unsur Forkopimda Kota Pagar Alam.

Rumah Baghi dibangun atas kerjasama Pemerintah Kota Pagar Alam dan Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam. Ke depan, rumah adat khas Kota Pagar Alam ini akan difungsikan sebagai pusat konsultasi hukum bagi masyarakat.

ketua tp pkk provinsi sumsel bersama tp pkk pagar alam gunting pita resmikan ghuma baghi

Menariknya, Rumah Baghi dirancang sebagai rumah anti gempa. Atapnya menyerupai tanduk kerbau, ciri khas arsitektur Lematang yang tidak hanya bernilai budaya tapi juga kuat menahan guncangan.

Walikota Pagar Alam H Ludi Oliansyah menyambut baik kehadiran Rumah Baghi. Beliau menegaskan rumah ini jadi wujud nyata sinergi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mendekatkan akses keadilan ke masyarakat.

Rumah Baghi ini bukan sekadar bangunan adat. Ini adalah rumah keadilan. Dengan konsep restorative justice, kita utamakan penyelesaian yang memulihkan, bukan menghukum. Masyarakat Pagar Alam kini punya tempat aman untuk konsultasi hukum, berlandaskan kearifan lokal dan budaya kita sendiri,” ujar Walikota Ludi Oliansyah.

gubernur sumsel h herman deru bersama walikota dan wakil walikota pagar alam resmikan ghuma baghi

Konsep restorative justice yang diusung Kejaksaan RI menitikberatkan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Kehadiran Rumah Baghi diharapkan mempercepat penyelesaian perkara ringan di luar pengadilan, sehingga lebih cepat, murah, dan tetap menjaga nilai kekeluargaan khas Pagar Alam.

Dengan desain tahan gempa dan filosofi tanduk kerbau yang melambangkan kekuatan, Rumah Baghi diharapkan menjadi ikon baru Kota Pagar Alam. Ikon yang memadukan budaya, hukum, dan perlindungan bagi warganya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan
Cegah Konflik SARA, Asisten I Dahnial Nasution Buka Raker FPK Kota Pagar Alam
Kejar Predikat Sangat Baik, Sekda Pagar Alam Pimpin Langsung Rapat Evaluasi NSPK Manajemen ASN
Gerak Cepat Hadapi Musim Hujan, Pemkot Pagar Alam Kerahkan Gabungan OPD Bersihkan Drainase Terminal Nendagung
Sinergi Kuat untuk Kesejahteraan Pemkot dan DPRD Pagar Alam Sepakati APBD Perubahan 2026
Didaulat Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi 2027, Pemkot Pagar Alam Gerak Cepat Bentuk Panitia
Ketok Palu APBD Perubahan 2026, DPRD Titip Catatan Kritis untuk Pemkot Pagar Alam
Disambangi Ketua ARSADA, Wawako Bertha Berharap RSD Besemah Naik Kelas

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:09 WIB

Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Cegah Konflik SARA, Asisten I Dahnial Nasution Buka Raker FPK Kota Pagar Alam

Kamis, 24 September 2026 - 17:11 WIB

Kejar Predikat Sangat Baik, Sekda Pagar Alam Pimpin Langsung Rapat Evaluasi NSPK Manajemen ASN

Kamis, 24 September 2026 - 14:28 WIB

Gerak Cepat Hadapi Musim Hujan, Pemkot Pagar Alam Kerahkan Gabungan OPD Bersihkan Drainase Terminal Nendagung

Kamis, 24 September 2026 - 11:29 WIB

Sinergi Kuat untuk Kesejahteraan Pemkot dan DPRD Pagar Alam Sepakati APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru