Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : ketua majelis ulama indonesia (mui) kota pagar alam ustd supian hadi

fhoto : ketua majelis ulama indonesia (mui) kota pagar alam ustd supian hadi

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pagar Alam secara resmi meminta Pemerintah Kota Pagar Alam untuk tidak memfasilitasi keterlibatan peserta LGBT dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini.

 

Bahkan permintaan itu disampaikan langsung dalam beberapa pertemuan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pagar Alam.

 

“Kami sudah sampaikan di beberapa kali pertemuan, di acara memeriahkan peringatan Agustusan nanti tidak ada kegiatan yang menampilkan peserta LGBT. Sebab ini sangat bertentangan dengan adat budaya dan nilai-nilai agama,” ujar Ketua MUI Kota Pagar Alam, Supian Hadi

 

Ia juga mengajak masyarakat Pagar Alam untuk berhenti menormalisasi perilaku yang dinilainya menyimpang dan kerap dipertontonkan dalam kegiatan perayaan kemerdekaan.

 

MUI Pagar Alam berencana menggandeng instansi terkait untuk mengedukasi masyarakat. Menurutnya, LGBT bukan sekadar hiburan, melainkan persoalan sosial yang harus disikapi bersama.

 

“Kami ingin masyarakat paham bahwa perilaku LGBT itu bukanlah hiburan, tapi sebuah permasalahan yang tidak boleh dinormalisasi. Maka edukasi ke masyarakat sangat penting melalui dinas terkait,” tambahnya.

 

Senada dengan MUI, Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama Cabang Kota Pagar Alam juga menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan tersebut.

 

Dukungan itu disampaikan menyikapi persiapan Pemkot Pagar Alam yang akan menggelar lomba baris-berbaris dan pawai pembangunan yang setiap tahun diikuti masyarakat luas.

 

“Nahdlatul Ulama Kota Pagar Alam sangat mendukung imbauan MUI yang meminta pemerintah daerah tidak memfasilitasi kegiatan yang menampilkan dan mengkampanyekan LGBT di Kota Pagar Alam, baik di lomba baris-berbaris maupun pawai pembangunan,” kata Ketua LTN NU Kota Pagar Alam, Faisal Ismail.

 

Faisal menjelaskan dari sudut pandang fikih, penggunaan pakaian atau perhiasan yang biasa dipakai lawan jenis hukumnya haram. Ia juga mengutip hadits riwayat Bukhari.

 

“Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Pagar Alam belum mengeluarkan imbauan resmi terkait pelarangan keterlibatan peserta pawai pembangunan atau lomba baris-berbaris yang beranggotakan waria maupun kelompok LGBT lainnya.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo
Masuk Program Unggulan, Pasar Terminal Nendagung Ditata Ulang, Wako Ludi: Ini Demi Kebaikan Bersama
Sekda Pagar Alam Perintahkan Seluruh Kelurahan Isi Data Lewat Si Lurah Cantik
Kemarau Panjang Lumpuhkan 2 Kecamatan di Pagar Alam, Pemkot Terpaksa Gerak Cepat
Kapolda Sumsel Pimpin Tanam Perdana Bawang Putih di Kota Pagar Alam

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terbaru

Sumsel

Ketika Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

Senin, 10 Agu 2026 - 17:02 WIB

Sumsel

Pancasila Pedoman Hidupku

Senin, 10 Agu 2026 - 16:41 WIB