SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM-Upaya merawat keberagaman dan memperkuat persatuan terus digencarkan Pemerintah Kota Pagar Alam. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkot menggelar Rapat Kerja Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pagar Alam Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Kesbangpol, Kamis (24/09/26).
Rapat kerja tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pagar Alam, Dahnial Nasution.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Pagar Alam, Nyayu Dwi Lusiana, dalam laporannya menyampaikan bahwa Raker FPK ini menjadi wadah penting untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan kebijakan pemerintah dalam merawat keberagaman dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Tujuan utama Raker ini adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, aman dan damai di tengah perbedaan suku dan agama, serta menyamakan persepsi dan langkah antar pengurus dalam mencegah potensi konflik SARA,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Dahnial Nasution dalam arahannya menegaskan bahwa keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan sangat vital sebagai ruang dialog bersama. Menurutnya, setiap persoalan kebangsaan harus dibicarakan secara kolaboratif dalam satu forum agar dapat diselesaikan dengan musyawarah.
“FPK ini sangat diperlukan, sehingga keberagaman dapat dibicarakan dengan saling berkolaborasi. Apapun permasalahannya dapat kita selesaikan bersama,” tegas Dahnial.
Ia juga memaparkan beberapa isu strategis yang menjadi fokus FPK ke depan, antara lain menggerakkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat, membangun toleransi dan saling menghormati antar umat beragama dalam pelaksanaan ibadah, serta pelestarian budaya lokal dan adat istiadat.
Isu penting lainnya, lanjut Dahnial, adalah melibatkan peran aktif pemuda sebagai agen persatuan dan memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi konflik di masyarakat.
“Dengan adanya Forum Pembauran Kebangsaan ini, peran dari seluruh pihak sangat kami harapkan untuk membantu pemerintah, baik Pemerintah Kota, TNI dan Polri, termasuk seluruh organisasi yang ada di Pagar Alam,” pungkasnya.
Penulis : Delta Handoko
Editor : Jaks


















