Nama : Nadira Salsabila
NIM : PO7131226033
Prodi : D4 Gizi dan Dietetika
Pancasila Ditengah Generasi yang Berubah
Indonesia terus berubah. Teknologi berkembang, cara berpikir semakin terbuka, dan kehidupan generasi muda tidak bisa dipisahkan dari digital. Namun, ditengah perubahan tersebut, ada satu hal yang seharusnya tetap menjadi dasar: Pancasila
Bagi mahasiswa, Pancasila bukan hanya materi yang dipelajari untuk memenuhi tugas atau ujian. Pancasila adalah nilai yang seharusnya hadir dalam kehidupan nyata. Ketika kita menghargai teman yang berbeda suku, agama, maupun pendapat, kita sedang menerapkan Pancasila. Ketika kita berdiskusi tanpa menjatuhkan orang lain, kita juga sedang mengamalkan Pancasila.
Sayangnya, perkembangan zaman juga membawa tantangan. Media sosial dapat menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga dapat menjadi ruang munculnya hoaks, perundungan, intoleransi, dan konflik. Di sinilah mahasiswa dituntut untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap.
Menurut saya, Pancasila tidak selalu harus ditunjukkan melalui sesuatu yang besar. Menghargai perbedaan, membantu sesama, bersikap adil, bertanggung jawab dan menjaga persatuan merupakan langkah sederhana yang memiliki makna besar.
Sebagai mahasiswa, kita bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga bagian dari proses perubahan bangsa. Oleh karena itu, Pancasila harus menjadi kompas dalam menghadapi perubahan zaman. Kita perlu berani berpikir kritis, tetapi tetap menghargai nilai dan keberagaman yang ada. Boleh mengikuti perkembangan dunia, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Karena pada akhirnya, kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh ilmu dan teknologi, tetapi juga oleh karakter manusia yang menjalankannya.









