Kemarau Panjang Lumpuhkan 2 Kecamatan di Pagar Alam, Pemkot Terpaksa Gerak Cepat

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : penyaluran air bersih oleh uptd pdam pagar alam untuk warga yang terdampak kekeringan

fhoto : penyaluran air bersih oleh uptd pdam pagar alam untuk warga yang terdampak kekeringan

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Kemarau panjang tahun ini akhirnya memukul warga Pagar Alam, pasalnya, Dua kecamatan yakni Dempo Tengah dan Dempo Selatan, kini dilanda krisis terutama air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Selain Sumur-sumur warga yang mengalami kekeringan, Aktivitas harian pun berubah. Ibu-ibu dan bapak-bapak kini harus turun ke sungai setiap hari untuk sekadar mencuci dan mandi.

 

“Kalau untuk kebutuhan sehari-hari kami ambil ke sungai. Kalau air bersih untuk minum dan masak nunggu kiriman dari PAM Kota,” kata Heri, warga Dempo Selatan.

 

Sementara informasi dilapangan menyebutkan, Sungai Lematang dan Sungai Ayek Besemah jadi andalan sementara. Pemandangan yang biasanya hanya ramai saat musim liburan, kini dipenuhi warga mengangkut jerigen dan ember

 

Melihat kondisi itu, Pemkot Pagar Alam bergerak cepat Melalui UPTD PDAM, truk tangki air bersih mulai disalurkan ke titik-titik yang paling terdampak di dua kecamatan tersebut sehingga

bantuan ini jadi napas sementara bagi warga, sambil menunggu solusi jangka panjang.

 

 

Walikota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Tahun 2026 ini Pemkot akan mulai membangun dan merehabilitasi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) di Dusun Bandar Kecamatan Dempo Selatan.

 

“Ini proyek strategis. Tujuannya jelas, meningkatkan pelayanan dasar dan memastikan warga Dempo Selatan tidak lagi cemas tiap musim kemarau datang,” ujar Wako Ludi.

 

Menurutnya, infrastruktur baru ini diharapkan bisa memperkuat ketahanan pasokan air dan meningkatkan kualitas distribusi saat debit sumber air menurun.

 

Selama ini, keterbatasan air bersih memang jadi masalah berulang yang mengganggu sekolah, jualan, sampai urusan rumah tangga warga Dempo.

 

Dengan adanya IPA baru, Pemkot berharap cerita warga antre air di sungai saat kemarau bisa segera jadi masa lalu.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo
Masuk Program Unggulan, Pasar Terminal Nendagung Ditata Ulang, Wako Ludi: Ini Demi Kebaikan Bersama
Sekda Pagar Alam Perintahkan Seluruh Kelurahan Isi Data Lewat Si Lurah Cantik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 

Berita Terbaru