Gubernur Herman Deru Ajak Generasi Muda Jaga Hutan di Festival Kehutanan UIN Raden Fatah

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan menjaga hutan sebagai bagian penting bagi kehidupan di masa depan.

 

Ajakan tersebut disampaikan Herman Deru saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Kehutanan di Kampus UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (21/5/2026).

 

Dalam sambutannya, Herman Deru menyoroti semakin langkanya berbagai jenis kayu khas Sumatera Selatan yang dahulu mudah ditemukan di kawasan pedesaan. Ia menyebut sejumlah jenis kayu seperti jelutung, merawan, hingga merbau kini mulai sulit dijumpai akibat berkurangnya kawasan hutan alami.

 

Menurut Herman Deru, perkembangan teknologi saat ini sedikit banyak membantu mengurangi penggunaan kayu dalam pembangunan. Kehadiran material seperti rangka baja ringan, kusen aluminium, dan aluminium composite panel (ACP) dinilai menjadi solusi untuk menekan penebangan pohon secara besar-besaran.

 

“Kalau dulu hampir semua bangunan memakai kayu, sekarang sudah banyak alternatif. Ini salah satu bentuk kemajuan teknologi yang membantu menjaga hutan,” ujarnya di hadapan mahasiswa dan civitas akademika.

 

Ia mengatakan Festival Kehutanan menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi lingkungan bagi generasi muda. Meski penanaman pohon dilakukan secara simbolis, Herman Deru optimistis semangat mahasiswa akan terus tumbuh untuk menjadikan lingkungan kampus sebagai kawasan hijau dan paru-paru kota.

 

Gubernur juga mengingatkan bahwa Sumatera Selatan memiliki wilayah gambut yang sangat luas dan rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, sebagian besar kebakaran terjadi akibat ulah manusia yang lalai saat beraktivitas di kawasan hutan maupun lahan terbuka.

 

Herman Deru juga menyinggung pengalaman pahit ketika kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumsel sempat menjadi sorotan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta masyarakat lebih bijak dalam menjaga lingkungan.

 

Selain itu, ia menyoroti perubahan iklim yang kini semakin sulit diprediksi. Menurutnya, kondisi cuaca saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa dekade lalu ketika musim hujan dan kemarau masih mudah diperkirakan.

 

“Sekarang iklim sudah anomali. Sudah hampir Juni tapi masih hujan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan pentingnya peran akademisi dan mahasiswa dalam membangun kesadaran lingkungan. Ia berharap kampus dapat menjadi pusat edukasi dan penggerak perubahan dalam upaya pelestarian alam di Sumatera Selatan.

 

Festival Kehutanan yang digelar di Kampus UIN Raden Fatah Palembang itu mengusung semangat pelestarian lingkungan melalui edukasi, penanaman pohon, dan kampanye menjaga hutan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan.

 

Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Koimuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga ditandai dengan penanaman pohon di Kampus UIN serta pameran yang berkaitan dengan kehutanan.

 

Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Adil Jamil, menyambut baik kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya kampus dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang hijau dan asri.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Iwan Tuaji dan Alhefy Hadapi Dakwaan Suap, Kuasa Hukum Sebut Fitnah dan Murni Utang-Piutang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Astra Motor Sumsel Resmikan POS GPM PALI, Perluas Akses Layanan Honda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB