Diimingi Bekerja di PT, Empat Pria Tertipu Rp 12 Juta

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi pelaku penipuan bermoduskan bisa meloloskan seseorang masuk bekerja kembali terjadi. Kali ini dialami Muhamad Abubakar Ramadon (27), bersama tiga temannya. Tidak terima sudah ditipu dan sejumlah uangnya raib, membuat ia pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes, Palembang, Sabtu (7/12/2024).

Kepada petugas kepolisian, Abubakar yang tercatat sebagai warga Jalan Kemas Ridho Lorong Sepupu Kecamatan Kertapati Palembang ini, yang juga mewakili temannya yakni, Sangkut, Rio dan Kevin, menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (30/11/2024), sekitar pukul 14.30 WIB.

“Awalnya saat saksi Fatra bertemu dengan terlapor yakni Heru, lalu terlapor ini menawarkan kepada Fatra pekerjaan,” ungkap sambil mengatakan bertemu di Jalan Kemas Ridho Lorong Sepupu.

Lanjutnya, karena saksi Fatra ada pekerjaan, saat itu terlapor meminta carikan siapa yang mau bekerja. “Akhirnya saya dan teman berjumlah 4 orang bersama Fatra menemui terlapor,” ungkapnya.

Setelah bertemu, sambung Abubakar, untuk memuluskan agar dirinya dan tiga rang teman diterima bekerja, saat itu terlapor ini meminta sejumlah uang sebesar Rp 5 juta.

“Kami ini dijanjikan berkerja pak di sebuah PT. Lalu terlapor ini meminta uang Rp 5 juta setiap orang. Karena tidak sanggup kami berempat berhentikan uang dengan total Rp 12 juta. Ada yang memberikan uang Rp 3 juta, ada yang Rp 4 juta dan ada yang Rp 2,5 juta. Total Rp 12 juta,” bebernya.

Setelah uang diberikan dan waktu yang dijanjikan untuk berkerja sudah dimulai, ternyata ke 4 orang ini pun tidak di panggil-panggil,” kami pun baru sadar pak. Saat itu kami langsung mendatangi rumah dan menelepon terlapor. Ternyata ketika didatangi kerumah terlapor tidak ada dirumah kata orang tuanya. Ketika kami telepom hp nya sudah tidak aktif lagi,” ungkapnya.

Abubakar dan tiga orang teman berharap atas laporannya, laporannya ini segera ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang AKP Herry membenarkan adanya laporan korban yang melapor tindak pidana penipuan dan penggelapan. “Laporan sudah kita terima dan segera ditindaklanjuti Unit Pidsus Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi
Ditpolairud Polda Sumsel Bekuk Sindikat Solar Ilegal di Sungai Musi, 21 Ton BBM dan Tiga Tugboat Diamankan
Dalih Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Palembang Berujung Diamankan Keluarga Korban
Lakukan Pengembangan Kasus Curanmor Anggota Opsnal Pidum Temukan Barang Bukti Senpi Rakitan 

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:13 WIB

TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terbaru