PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Demang Raya, tepatnya di belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, berakhir tragis. Pelaku yang belum diketahui identitasnya tewas setelah motor curian yang dikendarainya menabrak dinding dan menghantam tiang listrik.
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.
Kejadian bermula ketika Dendi Septiawan (28) membeli rokok di sebuah warung. Saat itu, ia memarkirkan sepeda motor Yamaha Mio J tahun 2012 dengan nomor polisi BG 5883 ZH di depan warung.
Naas, kunci kontak sepeda motor masih tertinggal. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku yang datang seorang diri dan langsung membawa kabur kendaraan milik korban.
“Saya lagi beli rokok di warung. Motor saya parkirkan dan kunci kontak masih tergantung. Tiba-tiba pelaku langsung membawa motor saya. Saya spontan berteriak maling,” ujar Dendi.
Mendengar teriakan korban, warga sekitar ikut mengetahui kejadian tersebut. Dendi kemudian mengejar pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motornya.
Saat dalam pelarian, pelaku diduga panik ketika berpapasan dengan pengendara lain. Pelaku kemudian membanting setang sepeda motor ke arah kiri hingga menabrak dinding dan selanjutnya menghantam tiang listrik.
Benturan keras membuat pelaku terpental ke tengah jalan. Darah terlihat keluar dari tubuhnya dan pelaku akhirnya tewas di lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Tidak lama kemudian, anggota Polsek Ilir Barat I Palembang bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang tiba dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek IB I Palembang Kompol Fauzi Saleh membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ada pelaku curanmor yang melakukan aksinya kemudian tewas setelah menabrak tiang listrik saat dikejar korban,” ungkap Fauzi.
Fauzi mengatakan, hingga kini identitas pria yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut belum diketahui. Sebab, saat dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan kartu identitas pada tubuhnya.
“Identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Saat dilakukan olah TKP, pelaku tidak memiliki identitas. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palembang,” jelasnya.
Dari tubuh pelaku, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksinya. Di antaranya satu buah kunci letter T, dua mata kunci yang telah dimodifikasi, satu bilah pisau, tiga bungkus rokok, serta dua unit telepon seluler merek Samsung dan Oppo.
“Barang bukti tersebut kita temukan pada tubuh pelaku,” beber Fauzi.
Sementara sepeda motor milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku berhasil diamankan petugas.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta mendalami kemungkinan keterlibatannya dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Palembang.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks
















