Waspada Cacar Monyet Dinkes Sumsel Keluarkan Surat Edaran

- Redaksi

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi omicron

Ilustrasi omicron

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.33/7674/Kes/VII/2024 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Mpox.
SE itu sekaligus meminta masyarakat untuk mewaspadai penularan Monkeypox (Mpox) atau cacar monyet di wilayah itu dan juga Untuk antisipasi pencegahan Mpox atau cacar monyet tidak menyebar.
“Dinkes Sumsel sudah membuat SE ke seluruh Dinkes kabupaten/kota untuk pencegahannya,” ujar Kepala Dinkes Sumsel Trisnawarman di Palembang, Selasa (3/8/2024).
Ia mengatakan itu sebagai tindaklanjut SE Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan HK.02.02/C/2160/2024 pada 20 Agustus 2024 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Mpox di pintu masuk, pelabuhan dan bandar udara yang melayani lalu lintas domestik di wilayah.
“Dinkes kabupaten/kota, laboratorium kesehatan, rumah sakit, Puskesmas dan Faskes Lainnya diminta bersiaga menghadapi Mpox. Kemudian memantau perkembangan situasi, pencegahan, deteksi dan respon mengacu pada pedoman pencegahan dan pengendalian Mpox (Monkeypox) 2023 di wilayah masing-masing,” katanya.
Selain itu memantau, melaporkan dan memastikan kasus sesuai dengan definisi operasional pedoman kepada Dirjen P2P melalui laporan Event Based Surveillance (EBS) di aplikasi SKDR dan PHEOC di nomor 0877-7759-1097.
“Data wajib di entri ke dalam aplikasi All Record TC-19 pada menu pencatatan mpox,” ujarnya.
Ia menjelaskan Dinkes daerah diminta berkoordinasi dengan laboratorium kesehatan daerah jika ada temuan yang kemudian mengirimkan spesimen kasus ke laboratorium Kesmas di regional yang bisa melakukan pemeriksaan dan memiliki ketersediaan reagen.
“Jika ada penemuan kasus suspek, probable atau konfirmasi dari Fasyankes dengan melakukan investigasi dalam 1×24 jam termasuk pelacakan kontak erat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan jika pihaknya meminta Dinkes di daerah berkoordinasi dengan instansi yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan satwa liar di wilayahnya termasuk dalam penilaian risiko.
Terkait temuan kasus, di Sumsel Insya Allah belum ada laporan warga yang terdampak Mpox. Ya jangan sampai ada lah ya,” ucap dia.

Berita Terkait

BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel
PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik
Terekam CCTV, Spesialis Maling Kosan Ditangkap Warga
Kost Guru SMP di Jakabaring Dibobol Maling, iPhone dan iPad Raib
Truk Sampah DLH Palembang Terguling Timpa Motor Babinsa
PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Salurkan 56 Sapi dan 29 Kambing pada Iduladha 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55 WIB

BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:53 WIB

Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:15 WIB

Terekam CCTV, Spesialis Maling Kosan Ditangkap Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Kost Guru SMP di Jakabaring Dibobol Maling, iPhone dan iPad Raib

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:33 WIB

Truk Sampah DLH Palembang Terguling Timpa Motor Babinsa

Berita Terbaru