PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Hari Raya idul Adha 1447 H tahun 2026, warga dari RW 03 terdari dari RT 8,9,10,11 usai menjalankan salat Ied Idul Adha. Sebanyak 51 Panitia siap melakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban di halaman musolah Darul Hasanah, yang berada di lorong Sidokaton, kelurahan Talang Putri, kecamatan Plaju, Kota Palembang, Rabu Pagi,b(27/5/2026).
Untuk mempermudahkan dan meringankan saat proses penyembelihan Hewan qurban kususnya Sapi, Warga setempat berinovasi dan membuat Alat Perebah sapi.
Inovasi Alat Perebah ini sudah ada sejak 5 Tahun lalu sebagai penunjang Proses penggulingan sapi yang baru ada satu-satunya yang ada di kecamatan Plaju Palembang.
Prosesnya, sapi digiring dan di masukan menyerupai kandang sapi dengan ukuran 1×2 Meter Lalu kaki, badan dan kepala di ikat. Usai melakukan proses pengikatan dan dipastikan sapi tidak bergerak lalu salah satu dinding kandang direbahkan dan lalu siap di dorong menuju tempat penyembelihan.
Alat Perebah ini terbilang praktis dan efisien waktu, Untuk satu ekor sapi hanya membutuhkan waktu 10 menit dan siap di sembelih Tampa melukai dan menyakiti hewan qurban itu sendiri.
Ketua mushola Darul Hasanah Palembang, Ustadz Sri Suryono, Menjelaskan dengan adanya alat Perebah sapi ini panitia qurban tidak repot-repot maupun mengeluarkan tenaga ekstra untuk membaringkan sapi. Dengan alat ini cukup beberapa orang dalam hitungan menit sapi siap di sembelih Tampa membuat sapi terjatuh dan melukai tubuhnya.
” iya Alat ini sudah di ada sejak 5 Tahun lalu yang merupakan hasil inovasi warga setempat untuk memperingankan dan mempercepat proses penyembelihan hewan qurban. Tahun ini dengan program Harisan qurban Musolah Darul Hasanah Menerima 5 ekor sapi dan 9 ekor kambing Untuk di bagikan kepada 481 kupon yang sudah di berikan ke pada warga sekitar.” Ungkapnya.
Diharapkan dengan adanya program arisan qurban ini dapat meringankan masyarakat yang ingin berqurban saat di hari raya idul Adha.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















