Urai Macet di Jalur Betung, Dishub Sumsel Berlakukan Rekayasa Arus dan Larangan Truk Mulai 13 Maret

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026). Foto: Tia

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan akan memberlakukan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) situasional dan pembatasan angkutan barang di jalur lintas Palembang-Jambi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk mengantisipasi kemacetan di titik sempit kawasan Betung.

Strategi ini melibatkan fungsionalisasi jalan tol sebagai jalur pemecah arus, di mana kendaraan dari arah Palembang akan dialihkan keluar melalui Pangkalan Balai, sementara arus dari Jambi diarahkan masuk melalui exit tol Pulau Rimau.

Selain rekayasa jalur, Dishub Sumsel menyiagakan 1.060 personel gabungan di 561 posko terpadu guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

“Kami sudah menyiapkan rencana pengaturan arus bersama pengelola jalan tol. Kendaraan dari Palembang direncanakan keluar di Pangkalan Balai, sedangkan dari Jambi masuk melalui exit tol Pulau Rimau agar tidak terjadi stuck di jalan arteri yang kecil,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni, Selasa (10/3/2026).

Musni menambahkan, aspek infrastruktur juga menjadi perhatian serius dengan target perbaikan jalan berlubang selesai pada H-7 Lebaran.

Untuk memaksimalkan ruang jalan bagi pemudik, angkutan barang kategori tertentu juga dilarang melintas selama periode puncak mudik sesuai dengan aturan Surat Keputusan Bersama (SKB).

“Mulai tanggal 13 hingga 30 Maret, kendaraan angkutan barang tertentu tidak diperbolehkan melintas untuk mengantisipasi kepadatan trafik.

Kami juga memastikan kesiapan infrastruktur, di mana Balai Besar Jalan menargetkan H-7 Lebaran sudah tidak ada lagi jalan yang berlubang,” tegasnya.

Pihak Dishub Sumsel memastikan seluruh fasilitas pendukung di terminal dan bandara telah siap melayani lonjakan penumpang.

Masyarakat pun diminta aktif memantau informasi terkini dan mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keselamatan perjalanan.

“Fokus utama kami adalah pengaturan arus agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Kami imbau masyarakat untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama selama masa mudik Lebaran,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II
Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Abdul Jafar Kecam Dugaan Penganiayaan Mahasiswa dan Jurnalis di Polda Sumsel
Fernando Divonis 8 Tahun 6 Bulan, Kasus Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Jual Sepeda Gunung Curian Rp100 Ribu, Pria di Palembang Ditangkap Buser Polsek SU II

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Palembang Curi Saldo E-Money Teman Rp2,8 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Berita Terbaru

Empat Lawang

Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Pembakaran Lahan 4 Hektare

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:59 WIB