Tim Gabungan Pemkab Banyuasin Berhasil Mengungkap Takjil Berbahaya

- Redaksi

Senin, 3 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu-ibu pembuat cendol menggunakan bahan berbahaya yang berhasil digerebek tim gabungan

Ibu-ibu pembuat cendol menggunakan bahan berbahaya yang berhasil digerebek tim gabungan

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN | Setelah berhasil menemukan bahan berbahaya pada jajanan takjil/cendol di Pasar Sukajadi, tim gabungan Pemkab Banyuasin yakni Kepala Dinas Koperindag Ir Erwin Ibrahim bersama Kasat Reskrim AKP Harry Dinar berhasil menelusuri tempat produksi jajanan berbahaya tersebut.

Kepala Dinas Koperindag Erwin Ibrahim mengatakan, berdasarkan hasil pengujian dari BPOM di Pasar Sukajadi menunjukkan bahwa, cendol tersebut menggunakan bahan pewarna berbahaya yang tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.

“Kita perlu melakukan tindakan tegas dengan tujuan efek jera agar tidak ada lagi oknum yang memproduksi makanan menggunakan bahan berbahaya dan merugikan masyarakat. Tim gabungan akan menelusuri tempat produksi bahan makanan ini,” ujar Ir Erwin Ibrahim.

“Alhamdulillah, kita telah berhasil menelusuri tempat produksi bahan makanan berbahaya cendol ini, dan kita akan melakukan tindakan dan menyita jajanan tersebut. Sementara pedagang beserta oknum (K) yang memproduksi akan kita lakukan pembinaan,” ungkap AKP Harry dinar menambahkan.

Untuk diketahui, setelah sidak pasar tim bersama Polres Banyuasin berhasil menuju tempat produksi cendol milik oknum (K) di Purwosari Sembawa. Dan ditemukan bukti pembuatan cendol menggunakan pewarna berbahaya.

Bupati Banyuasin H askolani mengapresiasi hasil penelusuran ini dan meminta untuk membongkar semua tempat produksi jajanan tersebut.

“Saya meminta agar pelaku tidak lagi memproduksi jajanan menggunakan bahan berbahaya, saya kasihan dengan pelaku ini,” kata Askolani.

“Mereka warga kita juga tapi tindakannya merugikan masyarakat. Dan saya meminta agar pihak Koperindag membina dan mengedukasi mereka. Mereka ini UMKM dan perlu dibina agar mereka produktif menggunakan bahan bahan yang baik dan sehat,” pungkas dia. (*)

Berita Terkait

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian
Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah
188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:25 WIB

Perempuan Diduga Terseret Arus Sungai Komering, Tim SAR Gabungan Sisir Area Lakukan Pencarian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bank Sumsel Babel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin Perkuat Sinergi Dorong Transparansi serta Digitalisasi Keuangan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Berita Terbaru