Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Upaya mempercepat realisasi investasi di Sumatera Selatan terus diperkuat melalui pembentukan Task Force Percepatan Investasi yang diinisiasi Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fundamental investasi daerah sekaligus meningkatkan kualitas proyek investasi agar lebih siap ditawarkan kepada investor.

 

Kegiatan bertajuk “Launching, Talkshow dan Capacity Building Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan” tersebut digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (25/5/2026). Sumatera Selatan dinilai memiliki daya tarik investasi tinggi karena didukung sumber daya alam melimpah, posisi geografis strategis, serta sektor ekonomi unggulan seperti pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, transportasi, dan jasa.

 

Pada triwulan I 2026, ekonomi Sumsel tercatat tumbuh sebesar 5,34 persen (year on year) dengan kontribusi mencapai 13,60 persen terhadap perekonomian regional Sumatera. Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menegaskan pembentukan Task Force Percepatan Investasi diharapkan menjadi wadah koordinasi strategis antar pemangku kepentingan untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan investasi.

 

“Task Force ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan proyek investasi daerah agar semakin bankable, marketable, dan implementable,” ujarnya.

 

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Sumsel, Pandji Tjahjanto, memberikan apresiasi atas dukungan nyata Bank Indonesia dalam mendorong peningkatan investasi di Sumatera Selatan.

 

Dalam sesi talkshow, Koordinator Bank Indonesia Wilayah Sumatera dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Hasudungan P. Siburian, memaparkan inovasi serta keberhasilan Regional Investment Relation Unit (RIRU) Sumatera Utara dalam mempromosikan peluang investasi daerah melalui program Sumatera Investment Day.

 

Selain itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Selatan, Lusapta Yudha Kurnia, turut mensosialisasikan SK Gubernur Nomor 218/KPTS/DPMPTSP/2026 tentang Task Force Percepatan Investasi Provinsi Sumatera Selatan, termasuk kemudahan investasi dan potensi wilayah unggulan di Sumsel.

 

Peserta kegiatan juga mendapatkan penguatan kapasitas terkait penyusunan dokumen studi pendahuluan proyek investasi daerah. Narasumber dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM membahas strategi promosi investasi berbasis potensi unggulan, investor mapping, market sounding, hingga penguatan hilirisasi investasi strategis.

 

Sementara narasumber dari Bappenas memaparkan strategi sinkronisasi proyek investasi daerah dengan RPJMN dan RPJMD, termasuk penguatan pembiayaan kreatif melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan untuk mempercepat realisasi investasi daerah, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Sumatera Selatan menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Kesepakatan Dagang Pengusaha Muda Sumsel di TEI 2026 Tembus Rp501,40 Miliar
SMAN Sumatera Selatan Raih Silver di AHMBS 2026 Tingkat Nasional
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Berita Terbaru