Tak Capai Target, Wamentan Sebut Penyerapan Pupuk di Sumsel Hanya 79 Persen Sepanjang 2024

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono saat rapat koordinasi pangan di Sumsel, Senin (13/1/2025). (Foto: Tia)

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono saat rapat koordinasi pangan di Sumsel, Senin (13/1/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono menyebut penyerapan pupuk di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang tahun 2024 tidak mencapai target, yakni hanya 79 persen dari total alokasi yang tersedia.

“Jadi penyerapan pupuk ini memang belum maksimal,” ujar Sudaryono saat rapat koordinasi pangan, Senin (13/1/2025).

Sudaryono mengatakan untuk kebutuhan di tahun 2025 daftar penerima pupuk telah diselesaikan pada Desember 2024.

“Mulai Januari hingga akhir 2025, pupuk seharusnya sudah tersedia di kios-kios. Hal ini juga menjadi catatan penting bagi para bupati dan walikota. Dengan langkah ini, maka diharapkan penyaluran pupuk dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi mengungkapkan bahwa stok pupuk di Sumsel mencukupi dengan ketersediaan mencapai sekitar 400 ribu ton.

“Alokasi pupuk untuk tahun 2025 bahkan telah dinaikkan menjadi 294.079 ton, atau lebih tinggi dibandingkan realisasi penyerapan tahun 2024 yang tercatat sebesar 262.199 ton,” ungkapnya.

Ia menuturkan jika ketersediaan pupuk NPK di Sumsel juga sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan petani.

“Jika diperlukan tambahan, PT Pupuk Sriwijaya sebagai bagian dari Pupuk Indonesia siap mendistribusikan sepanjang alokasinya memang tersedia,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang, Saksi Sebut Lebih dari 50 Titik Pekerjaan Tidak Dikerjakan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:14 WIB

Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB