Muba Dukung Penguatan Tata Kelola Sawit Berkelanjutan Melalui Program ATLAS

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,MUBA – Pemkab Musi Banyuasin terus memperkuat upaya mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang legal, berkelanjutan, dan berdaya saing guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjawab tuntutan pasar global.

Hal ini ditandai melalui pembukaan Workshop dan Sosialisasi Project Advancing Traceability, Legality and Sustainability (ATLAS) hasil kolaborasi International Trade Centre (ITC), Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI), dengan dukungan Uni Eropa, yang berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (28/7/2026n).

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Dr. Drs. H. Iskandar Syahrianto, MH, mewakili Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH., didampingi Kadisbun Drs. Bustanul Arifin, dan dihadiri para perwakilan perusahaan, organisasi.

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi kepada ITC, FORTASBI, dan Uni Eropa atas kolaborasi dalam mendukung penguatan tata kelola sektor kelapa sawit di Musi Banyuasin.

“Program ATLAS merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, legalitas, dan keberlanjutan sektor kelapa sawit, sekaligus memperkuat daya saing produk sawit rakyat di pasar global,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit, Musi Banyuasin berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan koperasi, legalitas lahan, serta penerapan praktik perkebunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Forum Sekretariat Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI), Rukaiyah Rafik, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Muba terhadap pengembangan sawit berkelanjutan.

Menurutnya, melalui Program ATLAS, Musi Banyuasin memiliki potensi menjadi daerah percontohan dalam penerapan standar ketertelusuran, legalitas, dan keberlanjutan yang sesuai dengan tuntutan pasar internasional.

Di kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Gatra, Muzamil, menyatakan komitmen bahwa pihaknya untuk terus menerapkan praktik perkebunan sawit berkelanjutan serta mengajak petani plasma maupun swadaya memenuhi standar nasional dan internasional.

Berita Terkait

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53 WIB

9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB