26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, SUARAPUBLIK.ID – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet memperkuat infrastruktur digital melalui pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pembangunan jaringan kabel serat optik bawah laut, serta perluasan jangkauan layanan Internet di Indonesia.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat seiring perkembangan teknologi digital. Tidak hanya menghadirkan akses Internet, Biznet juga berupaya meningkatkan kapasitas jaringan dan infrastruktur komputasi untuk mendukung pemanfaatan teknologi AI.

 

President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital kini tidak lagi terbatas pada konektivitas. Infrastruktur dengan kapasitas komputasi dan pengolahan data yang lebih besar juga semakin diperlukan untuk mendukung perkembangan teknologi.

 

“Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, dalam perjalanannya, kami terus berupaya untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” ujar Adi.

 

Salah satu langkah yang dilakukan Biznet adalah menghadirkan Biznet AI Center di Bali. Fasilitas tersebut menjadi pusat data siap AI pertama milik Biznet yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar.

 

Biznet AI Center dilengkapi kapasitas daya hingga 145 kilowatt (kW) per rak, teknologi pendingin cairan (liquid cooling), serta konektivitas yang andal. Fasilitas ini juga mencakup laboratorium pengembangan AI untuk mendukung pengembangan teknologi dan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.

 

Kebutuhan infrastruktur tersebut sejalan dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital. Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, penetrasi Internet Indonesia pada 2026 mencapai 81,72 persen berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

 

Selain mengembangkan pusat data, Biznet memperkuat konektivitas antarwilayah melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel serat optik bawah laut yang dibangun, dimiliki, dan dioperasikan perusahaan sejak 2024.

 

Biznet juga menyiapkan pembangunan BNCS-2 yang direncanakan menghubungkan Surabaya, Banjarmasin, Sumenep, dan Buleleng. Pengembangan jaringan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan Internet di wilayah yang terhubung.

 

“Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, infrastruktur yang kami bangun seperti Biznet Nusantara Cable System ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi pelanggan serta membuka lebih banyak peluang dan kesempatan di era digital saat ini,” kata Adi.

 

Hingga saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Jangkauan tersebut didukung lebih dari tiga juta homepass serta lebih dari 300 kantor cabang.

 

Perluasan infrastruktur juga dibarengi dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Pada 2026, Biznet menyediakan layanan Internet gratis bagi lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar lokasi pendaratan kabel bawah laut atau Biznet MarinePOP.

 

Program tersebut menjangkau masyarakat di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Serang, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Gresik. Melalui inisiatif ini, Biznet berupaya memperluas akses Internet agar manfaat infrastruktur digital dapat dirasakan masyarakat di sekitar jaringan perusahaan.

 

“Bagi kami, konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses Internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang di era digital saat ini,” ujarnya.

 

Di sisi layanan pelanggan, Biznet terus mengembangkan aplikasi MyBiznet untuk mempermudah pengelolaan layanan, akses informasi, pemanfaatan promosi, dan dukungan pelanggan. Aplikasi tersebut juga dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI agar pelanggan dapat memperoleh informasi dan solusi secara lebih cepat, responsif, dan personal.

 

Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-26, Biznet turut menghadirkan program apresiasi bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet melalui Biznet Prize Vaganza. Hadiah yang disiapkan meliputi produk eksklusif Biznet, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook Neo, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.

 

Khusus selama Oktober 2026, pelanggan Biznet Home juga memperoleh peningkatan kapasitas bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan.

 

Adi menegaskan, perjalanan 26 tahun Biznet menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur, teknologi, dan peningkatan kualitas layanan.

 

“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Karena itu, kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” tutupnya.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel

Berita Terbaru

Sumsel

Sulap Kardus Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai 

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kota Palembang

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:50 WIB