Satu Hari Dicari, Gibran Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Enim

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dibawa ke rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

Korban dibawa ke rumah duka. Foto: Basarnas Palembang.

SUARA PUBLIK.ID, MUARA ENIM – Pencarian Gibran Farelio (12), siswa kelas VI SD yang tenggelam di Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.

 

Gibran ditemukan warga yang ikut membantu pencarian dalam kondisi mengapung di pinggir Sungai Enim, tepatnya di kawasan Lesehan Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul. Lokasi penemuan berjarak sekitar satu kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

 

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi Tim SAR Gabungan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

 

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam pencarian.

 

“Atas nama keluarga besar Basarnas, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama sehingga korban dapat ditemukan,” kata Raymond.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

 

Operasi SAR melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Damkar, PT Bukit Asam (PTBA), BPBD, PT Pama, PT SBS, relawan, serta masyarakat.

 

Sebelumnya, Gibran dilaporkan tenggelam saat mandi bersama dua temannya di Sungai Enim, Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 14.50 WIB.

 

Basarnas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai maupun perairan. Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka mandi atau berenang tanpa pendampingan.

 

“Orang tua diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka mandi atau berenang tanpa pendampingan. Kewaspadaan dan kepedulian terhadap faktor keselamatan merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya musibah serupa,” ujar Raymond.

 

Masyarakat yang menghadapi kondisi darurat yang membahayakan jiwa dapat menghubungi Basarnas melalui Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat.

 

Penulis : Uci

Editor : Jaks

Berita Terkait

Enam Cabang BRILink Nova Yulianti Layani Transaksi Warga Muara Enim
Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri
Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lawang Kidul Ungkap Kasus Curanmor di Tanjung Enim
Polsek Rambang Cek Laporan Satwa Diduga Beruang, BKSDA Segera Turun ke Lokasi
49 Kilogram Getah Karet Diamankan, Polisi Ungkap Kasus Pencurian di Rambang
Motor dan Ponsel Raib Saat Pemilik Terlelap, Polisi Bekuk Pelaku di Palembang
Mandi Bersama Teman, Siswa SD di Muara Enim Tenggelam di Sungai Enim, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
ICMI ORDA Muara Enim Ajak Masyarakat Perdalam Tasawuf untuk Menjaga Keikhlasan Ibadah

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Enam Cabang BRILink Nova Yulianti Layani Transaksi Warga Muara Enim

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri

Selasa, 29 September 2026 - 18:06 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lawang Kidul Ungkap Kasus Curanmor di Tanjung Enim

Senin, 28 September 2026 - 14:34 WIB

Polsek Rambang Cek Laporan Satwa Diduga Beruang, BKSDA Segera Turun ke Lokasi

Kamis, 17 September 2026 - 21:02 WIB

49 Kilogram Getah Karet Diamankan, Polisi Ungkap Kasus Pencurian di Rambang

Berita Terbaru

Sumsel

Banggar DPRD Muba Matangkan KUA-PPAS 2027 Bersama TAPD

Senin, 2 Nov 2026 - 21:25 WIB

Kota Palembang

Buron ke Lampung, Deo Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Unit Ranmor

Senin, 2 Nov 2026 - 16:04 WIB