Tag: Palembang

  • Program Mudik Gratis di Sumsel Bakal Tambah Satu Rute

    Program Mudik Gratis di Sumsel Bakal Tambah Satu Rute

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Program mudik gratis yang rutin digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan setiap menjelang hari raya idul fitri rencananya bakal ada penambahan satu rute, yakni tujuan Kota Bandung.

    “Di tahun ini ada tambahan kuota, alhamdulillah ada beberapa daerah dalam provinsi yang mendapat tambahan bus. Untuk luar provinsi, kami juga menambah rute ke Bandung,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Arinarsa JS, Senin (17/2/2025).

    Arinarsa menjelaskan untuk kuota yang disediakan kurang lebih sebanyak 2.000 penumpang, yang mana 1.200 kuota untuk moda transportasi bus dan sisanya menggunakan kereta api.

    “Persyaratan utama adalah warga Sumsel. Sementara untuk masyarakat luar Sumsel, kami telah berkoordinasi dengan Pemprov Banten yang juga menyediakan program mudik gratis menuju Palembang,” jelasnya.

    Ia menjelaskan pendaftaran program mudik gratis itu akan dibuka pada pertengahan bulan Ramadhan.

    “Masyarakat bisa mendaftar secara online atau datang langsung ke kantor Dinas Perhubungan Sumsel dan kantor PT KAI,” jelasnya.

    Ia berharap program ini dapat membantu masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

    “Dengan adanya tambahan kuota dan rute baru, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini dengan nyaman dan aman,” ucap dia.

    Berikut rute bus dan kereta api yang disiapkan Pemprov Sumsel untuk mudik gratis 2025.

    Untuk rute dalam provinsi, tersedia trayek sebagai berikut:

    – Palembang – Lubuklinggau – Muratara

    – Palembang – Lahat – Tebing Tinggi – Empat Lawang

    – Palembang – Lahat – Pagar Alam – Pendopo

    – Palembang – Belitang – Martapura

    – Palembang – Martapura – Muara Dua

    Sementara itu, rute luar provinsi yang tersedia mencakup:

    – Palembang – Padang (Sumatera Barat)

    – Palembang – Lubuk Basung

    – Palembang – Medan

    – Palembang – Padang Sinibuang

    – Palembang – Yogyakarta

    – Palembang – Solo

    – Palembang – Bandung (rute baru tahun ini).

    Selain bus, moda transportasi kereta api juga mendapat tambahan kuota dengan dua rangkaian perjalanan, masing-masing berisi lima gerbong.

    Rute yang dilayani yaitu:

    – Palembang – Prabumulih – Muara Enim – Lahat – Empat Lawang – Lubuklinggau (5 gerbong)

    – Palembang – Prabumulih – Baturaja – Martapura – Tanjung Karang (5 gerbong). (Tia).

  • Sukses Pimpin Kota Palembang 2 Bulan Lebih, Pj Wali Kota Sampaikan Terima Kasih !

    Sukses Pimpin Kota Palembang 2 Bulan Lebih, Pj Wali Kota Sampaikan Terima Kasih !

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Pj Wali Kota Cheka Virgowansyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukung kepemimpinanya selama ia menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Palembang.

    Berbagai program telah sukses dilaksanakan yang membuat Kota Palembang semakin maju serta bermanfaat langsung bagi masyarakat.

    Hal itu ia sampaikan saat apel pagi bersama pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB).

    “Dua bulan 25 hari, waktu yang cukup panjang untuk berbuat sesuatu, saya diberikan kekuatan oleh seluruh ASN Palembang. Tim yang sangat luar biasa seperti janji saya di awal apabila kita satu tujuan kita sampai pada tujuan tersebut,” ucapnya, Senin (17/2/2025).

    Ia mengatakan bahwa suatu kehormatan besar bagi dirinya beserta keluarga sehingga bisa memimpin warga Palembang.

    “Terimakasih untuk semua kontribusi, Sekda, kepala OPD, seluruh perangkat, staff, para OB, dan sleuruh yang terlibat semua punya kontribusi,” ujarnya.

    Pada kesempatan ini, ia memaparkan berbagai program yang telah sukses berjalan dan ia berharap bisa terus dilanjutkan.

    “Mustika Musi setiap malam minggu, Lawang Borotan memberikan dampak yang signifikan, kemudian revitalisasi Kambang Iwak sudah 80 persen,” bebernya.

    Selanjutnya program Ado Gawe Disnaker telah berhasil menyalurkan 273 orang mendapatkan pekerjaan.

    “45 orangnya di luar negeri, kontribusi ril bagi berkurangnya pengangguran di Kota Palembang,” ucapnya.

    Begitu juga dengan program Rantang Palembang, Penemuan Prasasti Kantor Ledeng yang sudah direspon Unesco beserta Dubes Belanda.

    Lalu Festival Kampung Kapitan, Kapal Wisata Musi Cruise, hingga Wisata Tower Ampera.

    “Tidak ada gading yang tak retak, saya dan keluarga mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan baik itu sengaja dan tidak sengaja. Saya titip kota palembang, saya pastikan seluruh daya upaya palembang akan kita suport dimana pun berada,” tutupnya.

    Dalam kesempatan ini Pj Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada Dinas Perhubungan, Dinas Parwisata, Dinas Sosial, tim ado gawe Dinas Tenaga Kerja, Satpol PP dan lain-lain.

  • BSB Raih Kepercayaan Masyarakat Sumsel dengan Hadiah Rp 550 Juta dan Pertumbuhan Ekonomi Positif

    BSB Raih Kepercayaan Masyarakat Sumsel dengan Hadiah Rp 550 Juta dan Pertumbuhan Ekonomi Positif

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bank Sumsel Babel (BSB) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah melalui acara penarikan undian super grand prize Tabungan Pesirah 2024. Acara yang digelar di atrium Palembang Indah Mall, Minggu (16/2/2025) ini menyuguhkan hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp 550 juta, yang menjadi idaman banyak nasabah.

    Direktur Utama BSB, Achmad Syamsudin, menjelaskan bahwa hadiah super grand prize tahun ini merupakan bentuk respons bank terhadap permintaan nasabah yang menginginkan hadiah dalam bentuk uang tunai. “Kami ingin memberikan yang terbaik untuk nasabah setia kami, dan hadiah ini adalah bentuk penghargaan kami atas kepercayaan mereka,” ujar Achmad.

    BSB juga menutup tahun 2024 dengan pencapaian luar biasa, mencatatkan aset sebesar Rp 39 triliun, yang menempatkan bank ini pada posisi kedua di tingkat provinsi. Dalam kesempatan ini, BSB juga mengungkapkan rencana untuk memberikan dividen kepada para pemegang saham sesuai janji yang telah disampaikan sebelumnya.

    “Dengan aset yang tercatat di angka Rp 39 triliun, kami terus berusaha memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian Sumsel. Tabungan BSB mencapai Rp 27,9 triliun, yang terdiri dari dana masyarakat sebesar Rp 25 triliun dan dana pemerintah Rp 3,2 triliun,” tambah Achmad.

    Dalam acara tersebut, BSB juga memperkenalkan layanan digital yang semakin memudahkan nasabah dalam bertransaksi, yakni BSB Mobile Banking. “Kami ingin memastikan nasabah dapat melakukan transaksi dengan mudah, kapan saja dan di mana saja,” kata Achmad.

    Kabar menggembirakan lainnya datang dari pemenang undian super grand prize, Thamrin, nasabah BSB Cabang Lemabang. Namun, hadiah ini bukanlah akhir dari rangkaian acara undian, karena pengundian serupa juga akan dilaksanakan di tingkat cabang-cabang BSB di seluruh Kabupaten/Kota se-Sumsel dan Babel.

    Pj. Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah BSB dalam terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “BSB bukan hanya bank, tetapi mitra yang ikut membangun ekonomi Sumsel. Kami mengajak masyarakat untuk lebih memanfaatkan layanan BSB sebagai bagian dari kontribusi kita untuk kemajuan bersama,” katanya.

    Dengan aset yang terus berkembang dan komitmen untuk mendukung perekonomian daerah, BSB semakin menunjukkan peran pentingnya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Elen menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel sejalan dengan angka pertumbuhan nasional, yang menunjukkan peluang besar untuk kemajuan lebih lanjut.

    Sebagai penutup, acara ini diwarnai dengan penampilan musisi ternama Budi Doremi, yang turut memeriahkan suasana dan memberikan hiburan bagi para peserta.

    Dengan berbagai pencapaian dan komitmen yang terus berkembang, BSB tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai pendorong kemajuan ekonomi bagi masyarakat Sumsel dan Babel.

  • Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Diprediksi Naik Menjelang Puasa

    Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Diprediksi Naik Menjelang Puasa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional saat ini masih terbilang stabil. Beberapa komoditas seperti ayam, cabai, beras, dan minyak diperkirakan akan mengalami kenaikan harga menjelang bulan puasa.

    Sebagian besar pedagang di pasar masih mengambil barang dagangannya dari agen, sales, atau pasar lain, kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga jual sebelumnya. Meski demikian, harga barang yang dijual oleh setiap pedagang bervariasi. Sebagai contoh, harga ayam di Pasar Perumnas Sako dijual dengan harga Rp27 ribu per kilo, sementara di Pasar Lemabang harganya lebih tinggi, yaitu Rp30 ribu per kilo. Selain ayam, harga barang lainnya masih terpantau stabil, Jumat (14/02/2025).

    Harga cabai juga mengalami fluktuasi. Misalnya, cabai merah dijual dengan harga Rp.40.000 per kilo, sedangkan cabai rawit Rp70 ribu per kilo hingga Rp80 ribu Meskipun harga cabai terbilang lebih rendah saat ini, pedagang memprediksi harga akan berubah dalam beberapa hari mendatang, terlebih menjelang bulan puasa.

    Menurut salah satu pedagang cabai, meskipun harga kebutuhan pokok umumnya diprediksi akan naik menjelang puasa, namun harga cabai sangat sulit diprediksi dan tidak selalu mengikuti pola yang ada. “Harga cabai tidak bisa diharapkan naik atau turun dengan pasti. Harganya tetap tidak tentu,” ujar pedagang tersebut saat diwawancarai.

    Selain cabai, harga beras dan minyak juga terpantau stabil. Beras merek Sania dijual dengan harga Rp14 ribu per kilo, sementara minyak Fortune dijual dengan harga Rp20 ribu per liter. Meskipun harga sejumlah komoditas sedikit menurun saat ini, para pedagang masih mencatatkan omzet yang cukup tinggi. Salah satunya adalah pedagang di Pasar Lemabang yang mengungkapkan omzet bulanan mereka bisa mencapai Rp20 juta.

    “Omzet per hari tidak menentu, tetapi per bulan bisa menyentuh angka Rp20 juta,” kata Zahra, seorang pedagang di Pasar Lemabang, Jumat (14/02/2025).

    Meskipun harga kebutuhan pokok saat ini cenderung stabil, pedagang meyakini bahwa harga-harga tersebut akan mengalami kenaikan beberapa hari menjelang bulan puasa, mengikuti pola kenaikan yang biasa terjadi setiap tahunnya. (MG5)

  • 20 Sekolah di Sumsel yang Terkendala Pengisian PDSS Telah Berhasil Daftar SNBP

    20 Sekolah di Sumsel yang Terkendala Pengisian PDSS Telah Berhasil Daftar SNBP

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan menyebut 20 sekolah yang sempat terkendala pada pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) telah berhasil melakukan pendaftaran untuk mengikuti seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

    Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Awaluddin mengatakan setelah dilakukan koordinasi intensif antara Dinas Pendidikan Sumsel, Komisi X DPR RI, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) seluruh sekolah yang sempat mengalami kendala telah dinyatakab berhasil mendaftarkan siswa mereka ke PDSS.

    “Setelah mendapatkan relaksasi waktu, alhamdulillah permasalahan ini selesai. Sampai saat ini tidak ada lagi laporan sekolah yang mengalami masalah,” kata Awaluddin, Kamis (13/2/2025).

    Ia menjelaskan kendala utama yang dihadapi oleh 20 sekolah itu berasal dari perubahan sistem pendaftaran SNBP 2025 yang cukup membingungkan bagi sebagian operator sekolah.

    “Dari jumlah tersebut, 18 sekolah merupakan sekolah swasta dan dua sisanya adalah sekolah negeri. Ternyata, memang ada perubahan sistem yang membuat beberapa sekolah kewalahan. Namun, kami juga menilai ada faktor manajemen waktu yang kurang baik karena proses pengisian data dilakukan di hari-hari terakhir,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan pihaknya akan melakukan evaluasi, agar kasus serupa tidak terulang di tahun-tahun mendatang dan beranca merancang formula pendampingan khusus bagi para operator sekolah untuk menghadapi pendaftaran SNBP tahun 2026.

    “Kami akan mencari formulasi pendampingan yang lebih efektif untuk operator sekolah. Harapannya, masalah ini tidak terulang lagi sehingga tidak merugikan siswa berprestasi,” ungkap dia. (Tia).

  • Cheka Ajak Pihak Hotel Dan Restoran, Untuk Selalu Aktif Dalam Program Rantang Kedepannya

    Cheka Ajak Pihak Hotel Dan Restoran, Untuk Selalu Aktif Dalam Program Rantang Kedepannya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh Tim Rantang Palembang (Program Berbagi Makanan dari Hotel kepada Masyarakat), Pj Walikota Palembang, Dr. Cheka Virgowansyah ajak seluruh tim untuk makan malam sekaligus menikmati keindahan Sungai Musi di malam hari.

    “Rantang Palembang ini adalah program berbagi makanan dari pihak hotel kepada masyarakat miskin sekitar hotel,” kata Cheka Virgowansyah, Selasa (11/02/2025) malam.

    “Teman-teman yang hadir ini adalah bagian dari teman-teman yang mengantarkan dan menjemput makanan,” ujarnya.

    Disampaikan Cheka, sejak program tersebut dimulai, saat ini total box rantang yang telah tersalurkan kepada masyarakat Palembang telah mencapai angka 2.600 box dari 9 hotel yang terlibat.

    “Hari ini saya mengapresiasi mereka yang setiap harinya bertugas, baik libur, hujan ataupun panas,” ucapnya.

    Diketahui, bahwa tim petugas rantang tersebut merupakan kelompok petugas yang tergabung melalui Dinas Sosial kota Palembang, baik dari pihak pendamping desa, tagana, PKH dan lain sebagainya.

    “Dan mereka semua selalu bergilirian untuk mengantarkannya. Jadi kita sangat mengapresiasi tugas mereka yang telah bekerjakeras, setidaknya sudah selama satu bulan ini,” tuturnya.

    Cheka berharap, program rantang yang dimulai tersebut dapat terus terlaksana dan tergulirkan tanpa henti.

    “Kita juga mengundang hotel hotel lainnya untuk turut bergabung, termasuk juga restoran atau ketering-ketering yang ada di kota Palembang,” kata Cheka.

    “Dengan program ini, semoga nantinya masyarakat miskin bisa terbantukan dengan penyaluran makanan box rantang setiap harinya,” tungkasnya.

  • Antusiasme Siswa SMAN 2 Palembang Bersama PJ Wako dan DLH Palembang Dalam Goes To School Peduli Lingkungan Dari Sampah

    Antusiasme Siswa SMAN 2 Palembang Bersama PJ Wako dan DLH Palembang Dalam Goes To School Peduli Lingkungan Dari Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan program “Satuko Goes To School” di SMAN 2 Palembang, Rabu (12/2/2025).

    Pada kegiatan ini para siswa nampak antusias menukarkan sejumlah botol plastik milik mereka dengan wadah minuman tumbler.

    Program Sampah tukar tumbler atau kopi (Satuko) ini juga sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih lagi sampah plastik.

    Setelah mendapatkan tumbler, para siswa diminta untuk membawa air minum ke sekolah, sehingga tidak perlu lagi membeli air minum dengan kemasan plastik di sekolah.

    Pj Wali Kota Cheka Virogwansyah mengungkapkan, Satuko kali ini sengaja dilakukan di sekolah dalam upaya mengajak para siswa bersama-sama peduli terhadap permasalahan sampah plastik di Kota Palembang.

    “Kita mencoba masuk ke generasi berikutnya, generasi sekolah,” ujar Cheka Virgowansyah.

    Program ini juga bertujuan untuk mengubah pola pikir para siswa dan juga seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap permasalahan yang timbul akibat sampah plastik dan menyiapkan generasi selanjutnya yang peduli terhadap bumi kota Palembang.

    “Sehingga harapanya ketika mereka (para siswa) menjadi jadi dokter, akan menjadi dokter yang peduli terhadap botol plastik, jadi arsitek yang peduli terhadap botol plastik, kalau nanti jadi wali kota jadi wali kota yang peduli terhadap botol plastik,” ucapnya.

    Pj Wali Kota optimis kedepan Palembang akan menjadi kota yang bersih dari sampah plastik.

    “Sekarang di sekolah dulu, nanti baru akan ke beberapa tempat berikutnya, tapi artinya program ini akan kita tularkan kepada masyarakat kota palembang sampai akhirnya kita tidak menemukan lagi sampah plastik di palembang,” tutupnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Kota Palembang, Dr H Ahkmad Mustain SSTP, mengatakan, kegiatan Sakuto Goes To School ini dalam rangka mengedukasi masyarakat akan penting nya menyelamatkan bumi dalam menjaga lingkungan dengan program tukar sampah plastik dengan Tumbler

    “Sampah plastik ini bahan yang tidak mudah terurai dan memiliki kandungan mikro plastik, ” Jelas nya

    Tempat yang sama Kepala Sekolah SMAN 2 Palembang Marpudhok, mengungkapkan, pihak nya menyambut baik program pemerintah kota Palembang dalam menghadapi persoalan sampah.

    “Terimakasih kami ucapkan pemkot Palembang dan DLH Palembang yang telah menunjuk SMAN 2 Palembang menjadi proyek pertama mengedukasi persoalan sampah, ” Pungkasnya.

  • Ekonomi Sumsel pada 2024 Alami Pertumbuhan Sebanyak 5,03 Persen

    Ekonomi Sumsel pada 2024 Alami Pertumbuhan Sebanyak 5,03 Persen

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan secara kumulatif pada triwulan IV tahun 2024 tumbuh sebanyak 5,03 persen sedangkan secara tahunan (yoy) tumbuh 5,07 persen

    “Secara kuartal ke kuartal (qtq) mengalami kontraksi 1,85 persen,” kata Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto dalam rilis BPS pada, Rabu (5/2/2025).

    Wahyu menjelaskan hal itu berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp379,12 triliun dan atas harga konstan mencapai Rp663,98 triliun.

    Lebih lanjut, secara kumulatif untuk pertumbuhan PDRB tertinggi menurut sisi lapangan usaha berasal dari komponen akomodasi dan makan minum 9,39 persen.

    Lalu, diikuti oleh komponen administrasi pemerintah sebesar 9,35 persen, serta informasi dan komunikasi sebesar 8,84 persen. Untuk distribusi PDRB menurut lapangan usaha berasal dari sektor pertambangan sebesar 24,60 persen, industri pengolahan 18,27 persen, dan perdagangan 13,85 persen.

    “Sumber pertumbuhan ekonomi Sumsel pada Triwulan IV 2024 menurut lapangan usaha itu secara kumulatif, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi pertumbuhan tertinggi sebesar 0,85 persen,” jelasnya.

    Ia menambahkan, untuk pertumbuhan PDRB tertinggi menurut pengeluaran secara kumulatif itu dari komponen impor luar negeri 46,90 persen, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 15,53 persen, dan konsumsi pemerintah 8,38 persen.

    “Untuk distribusi PDRB menurut pengeluaran usaha secara kumulatif berasal dari komponen konsumsi rumah tangga sebesar 61,75 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 31,01 persen, dan ekspor luar negeri 16,84 persen,” imbuhnya.

    Ia mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi Sumsel pada Triwulan IV 2024 menurut pengeluaran secara kumulatif itu dari komponen konsumsi rumah tangga dan menjadi pertumbuhan tertinggi sebesar 2,76 persen.

    “Sepanjang Tahun 2024, kinerja ekonomi Sumsel didukung oleh permintaan domestik dan impor yang cenderung meningkat sehingga mendorong peningkatan konsumsi masyarakat dan aktivitas produksi,” kata dia. (Tia)

  • BPS Palembang Sebut Diskon Tarif Listrik Pengaruhi Deflasi yang Cukup Besar

    BPS Palembang Sebut Diskon Tarif Listrik Pengaruhi Deflasi yang Cukup Besar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pusat Statistik kota Palembang menyebutkan bahwa diskon tarif listrik saat ini telah mempengaruhi Deflasi yang cukup dalam di bulan Januari 2025 hingga -0,47 persen melalui data Inflasi Bulan ke Bulan.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BPS kota Palembang, Yudhistira Arya Nugraha, S.SI saat kegiatan Press Rillis Inflasi Bulan Januari 2025 di kantor BPS kota Palembang, Senin (03/01).

    Dalam penjelasannya, Yudhistira juga menyampaikan bahwa, berdasarkan data Inflasi Year on Year sejak Januari 2025 terhadap Januari 2024 terdapat penurunan, yakni 0,78 persen.

    “Adapun lima komoditas harga tertinggi di bulan Januari yakni pertama Cabai Merah, kedua Cabai Rawit, ketiga bahan bakar rumah tangga, keempat emas perhiasan dan kelima Semangka,” kata Yudhistira.

    Disampaikannya, bahwa kenaikan harga cabai merah di Januari 2025 bahkan mencapai 79.76 persen.

    “Sedangkan harga Cabai Rawit naiknya 78,09 persen. Untuk komoditas lainnya di bawah 10 persen semua, semangka saja yang relatif tinggi sebesar 22,40 persen,” ujarnya.

    “Dari 393 komoditas yang dicatat BPS kota Palembang, ada 86 komoditas yang mengalami kenaikan harga, 52 komoditas mengalami penurunan. Sisanya 255 komoditas harganya relatif stabil,” tutupnya.

  • PGN Genjot Jargas Tahun 2025, Kejar 1 Juta Sambungan

    PGN Genjot Jargas Tahun 2025, Kejar 1 Juta Sambungan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) semakin agresif memperluas akses energi bersih dan efisien bagi masyarakat. PGN menargetkan tambahan 200.000 sambungan jaringan gas rumah tangga (jargas) baru untuk mencapai 1 juta sambungan rumah (SR) sampai dengan tahun 2025. Pengembangan jargas baru akan dilakukan di Sumatera dan Jawa, seiring komitmen perusahaan untuk mendukung transisi energi nasional.

    Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko mengungkapkan bahwa program jargas rumah tangga menjadi salah satu solusi strategis untuk memberikan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.

    “Dengan jargas, masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada LPG dan beralih ke energi yang lebih hemat dan stabil. Program ini juga mendukung efisiensi subsidi pemerintah hingga ratusan miliar rupiah,” ungkap Arief, Jakarta (3/2/2025).

    PGN terus menegaskan komitmennya dalam membangun jargas untuk rumah tangga agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Sampai dengan 2024, jargas telah tersambung di >815.000 rumah tangga dengan panjang pipa jargas mencapai 20.000 km. Kedepannya, PGN siap untuk menjalankan peran dan gotong royong pengembangan jargas.

    Direktur Keuangan PGN, Fadjar Harianto Widodo, menambahkan PGN telah menyiapkan belanja modal (capex) di tahun 2025 senilai US$338 juta. Sebanyak 67% capex ini akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur gas bumi, termasuk program jargas dan proyek infrastruktur strategis lainnya serta pengembangan teknologi rendah karbon seperti CNG dan LNG.

    PGN menargetkan peningkatan volume penyaluran gas sebesar 12% di 2025, didorong oleh potensi permintaan gas dari kawasan industri utama di Sumatera dan Jawa. Kemudian sebesar 33% dari capex dialokasikan untuk pengembangan di segmen hulu seperti eksplorasi di WK Pangkah, Ketapang, dan Fasken, serta mengajukan perpanjangan kontrak WK Muara Bakau.

  • Program PKG Bakal Digelar di Minggu Kedua pada Februari 2025

    Program PKG Bakal Digelar di Minggu Kedua pada Februari 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Sumatera Selatan menyebut Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Februari 2025.

    “Berbagai persiapan tengah dilakukan, mulai dari kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) hingga tenaga medis. Kita mulai setelah peresmian oleh Presiden pada minggu kedua Februari mendatang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, Sabtu (1/2/2205).

    Trisnawarman mengatakan dana yang akan digelontorkan untuk PKG mencapai Rp1,37 triliun yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik yang langsung disalurkan ke Puskesmas.

    “Program PKG akan mencakup pemeriksaan skrining awal, bukan Medical Check-Up (MCU) menyeluruh,” katanya.

    PKG akan dilakukan dalam tiga kategori utama:

    1. PKG Ulang Tahun – Diperuntukkan bagi balita serta masyarakat berusia di atas 18 tahun. Pemeriksaan ini bisa dilakukan selama satu bulan sejak tanggal ulang tahun pasien di puskesmas dan klinik.

    2. PKG Sekolah – Ditujukan bagi anak usia 6-18 tahun dan akan dilakukan langsung di sekolah.

    3. PKG Khusus – Menyasar ibu hamil dan balita, dengan pemeriksaan berlangsung di puskesmas dan posyandu sesuai jadwal.

    Berikut beberapa jenis pemeriksaan berdasarkan kelompok usia:

    Bayi Baru Lahir: Skrining hormon, G6PD, penyakit jantung bawaan, kelainan empedu, serta pertumbuhan (berat badan dan tinggi badan). Anak Prasekolah: Pemeriksaan pertumbuhan, perkembangan, tuberkulosis, kesehatan mata, gigi, telinga, thalasemia, serta kadar gula darah.

    Dewasa dan Lansia: Skrining tekanan darah, kadar gula darah, risiko stroke, penyakit jantung, ginjal, kanker (payudara, leher rahim, paru-paru), serta kesehatan mata, gigi, hati, kebugaran, dan kesehatan jiwa.

    Ia mengungkapkan saat ini Sumsel memiliki 588 klinik pratama, 354 puskesmas, serta 24.404 tenaga kesehatan yang siap mendukung jalannya program ini.

    “Dari 3.258 desa/kelurahan di Sumsel sekitar 436 desa/kelurahan masih belum memiliki Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Poskesdes. Namun, pemerintah memastikan layanan PKG tetap menjangkau seluruh wilayah,” ungkapnya.

    Selan itu, ia berharap pelaksanaan PKG ini dapat membuat masyarakat jadi lebih mudah mengakses layanan kesehatan berkualitas secara gratis.

    “Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini guna mendeteksi dini berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan di Sumsel,” ucap dia. (Tia)

  • Kemendikdasmen Resmi Ubah Nama PPDB jadi SPMB Per 2025

    Kemendikdasmen Resmi Ubah Nama PPDB jadi SPMB Per 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengubah nama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai 2025.

    “Jadi, penerimaan peserta didik sudah didiskusikan dan namanya dirubah dari PPDB menjadi SPMB,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, Kamis (30/1/2025).

    Esti mengatakan meski namanya dirubah jalurnya tetap ada empat, yaitu jalur domisili, jalur afirmasi, jalur mutasi, dan jalur prestasi.

    “Jalur zonasi tetap ada, hanya diganti dengan nama jalur domisili. Untuk presentasi masing-masing jalur nanti bisa disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang ada. Ruang penerimaan sudah dibuka dengan jauh lebih baik, maka diharapkan pemerintah daerah dan provinsi dapat menjalankan hal itu dengan baik pula,” katanya.

    Sementara itu, Kabid SMA Disdik Provinsi Sumsel Poniyem, saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa memang benar demikian.”Nantinya iya, kita masih konsultasi publik di Jakarta,” ungkap dia. (Tia)

  • Angka Putus Sekolah di Sumsel Masih Tinggi, Komisi X DPR RI Minta Anggaran Pendidikan Ditambah

    Angka Putus Sekolah di Sumsel Masih Tinggi, Komisi X DPR RI Minta Anggaran Pendidikan Ditambah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI saat kunjungan kerja di Palembang, meminta anggaran untuk pendidikan di Sumatera Selatan (Sumsel) ditambah.

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati mengatakan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) rata-rata lama sekolah di Sumsel masih rendah dan angka putus sekolah masih tinggi.

    “Tadi kita sudah dengar aspirasi dari Sumsel bagaimana anggaran untuk pendidikan kita yang dari pusat bisa ditambahkan. Karena memang masih ada beberapa wilayah yang menurut data dari BPS itu angka putus sekolahnya tinggi, rata-rata lama sekolahnya masih rendah, bahkan tadi rata-rata lama sekolah kalau tidak salah ada daerah yang masih 8 koma sekian,” ujar Esti, Kamis (30/1/2025).

    Ia menjelaskan pada data BPS tahun 2023 lalu ada sebanyak 1.976 siswa yang putus sekolah di tingkat SD, MI, Sederajat, baik swasta ataupun negeri.

    Selain itu, rata-rata lama sekolah di Sumsel pada jenjang SMA tercatat paling rendah dibandingkan jenjang lainnya.

    “Menurut data BPS tadi, rata-rata lama sekolah di Sumsel ini paling rendah jenjang SMA yakni 8,57 persen pada 2024 dibandingkan dengan jenjang lainnya,” ucap dia. (Tia)

  • Kejuaraan Sepakbola Wanita di Palembang Angkat Potensi Talenta Muda

    Kejuaraan Sepakbola Wanita di Palembang Angkat Potensi Talenta Muda

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Puluhan remaja putri dari Sumatera Selatan tumpah ruah di Stadion Kamboja Palembang, Senin (27/1/2025), mengikuti turnamen sepakbola wanita yang dipenuhi semangat tinggi. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah kehadiran bintang Timnas Putri, Aulia, yang ikut berlaga bersama tim Brawijaya Angels Palembang, perwakilan satu-satunya dari Lampung dalam ajang ini.

    Aulia, yang juga berasal dari Lampung, mengungkapkan kegembiraannya atas adanya kompetisi seperti ini, yang menurutnya sangat penting untuk perkembangan sepakbola wanita di Indonesia. “Turnamen seperti ini sangat bagus untuk menggali potensi pemain sepakbola perempuan, karena saat ini kejuaraan untuk sepakbola wanita masih sangat terbatas di Indonesia,” katanya.

    Selain berperan sebagai pemain, Aulia juga berharap ajang serupa dapat terus digelar di masa depan. Ia menyebutkan bahwa dirinya mendengar rencana untuk kembali mengadakan turnamen ini setelah Idul Fitri, yang diyakini akan semakin memberikan ruang bagi pengembangan talenta muda dalam dunia sepakbola wanita.

    Selama sesi latihan dan pertandingan, Aulia menunjukkan keterampilannya dengan menggiring bola dari bawah lapangan hingga melakukan crossing ke depan, serta mencetak gol tunggal melalui tendangan penalti saat timnya bertanding melawan Pelita Palembang. Setelah turnamen ini, Aulia akan kembali bergabung dengan Timnas Putri untuk mempersiapkan pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi pada Februari mendatang.

    Sementara itu, Ketua Askot PSSI Palembang, Muhammad David, melalui anggota Exco PSSI Palembang, Sunarto, menyebutkan bahwa turnamen ini diikuti oleh 13 tim dari Palembang dan 3 tim luar Palembang, termasuk dari Muara Enim, Gelumbang, dan Lampung. Kejuaraan ini merupakan bagian dari program PSSI untuk membangkitkan kembali sepakbola wanita yang sempat terabaikan.

    Sunarto menambahkan bahwa pencarian bakat akan dilanjutkan dengan pelatihan khusus bagi 18 hingga 25 pemain terpilih, yang diharapkan dapat memperkuat sepakbola wanita di Sumatera Selatan dan sekitarnya. “Ini adalah langkah awal untuk kebangkitan sepakbola wanita di daerah kami, dan kami berkomitmen untuk menyelenggarakan lebih banyak turnamen seperti ini ke depannya,” ujar Sunarto.

  • Diduga Tangkapan Unit Pidsus Truk Terparkir di Depan DPRD Palembang Hampir Sebulan

    Diduga Tangkapan Unit Pidsus Truk Terparkir di Depan DPRD Palembang Hampir Sebulan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, – Viral di medsos,sebuah mobil truk Fuso hijau terparkir di depan Kantor DPRD Kota Palembang. Hingga kini, masih menjadi misteri siapa pemilik mobil yang telah terparkir hampir sebulan lamanya tersebut.

    Mansyur, warga sekitar mengatakan, mobil tersebut sudah ada sejak awal bulan Januari 2025. Menurutnya, mobil hijau itu tiba-tiba sudah terparkir di depan kantor DPRD Kota Palembang, Jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

    “Tahun baru kemarin, belum ada mobil itu. Tiba-tiba saja mobil itu sudah terparkir di sana, mungkin sudah 2-3 minggu di sana,” ungkapnya,Senin (26/7/1/2025).

    Sopir bentor itu mengaku tak tahu siapa pemilik mobil tersebut. Selama dia menunggu penumpang di sana, tak pernah ada yang terlihat datang atau sekadar mengecek kondisi truk bernopol BG-8365-UN itu.

    “(Saya) kadang pagi, siang, atau sore menunggu di sini (depan Kantor DPRD Kota Palembang). Tapi tidak pernah ada yang cek mobil ini tidak tahu juga punya siapa,” jelasnya.

    Warga lainnya, Nando, turut mengamini pernyataan tersebut. Dia mengatakan, mobil itu kemungkinan terparkir sejak Rabu (1/1/2025).

    “Antara tanggal 1 atau 2 (Januari 2025) mobil itu sudah ada di sana. Waktu kami datang ke sini pagi, mobil itu sudah nangkring di sana,” ujarnya.

    “Kalau tidak salah, hari itu (1/1) ada pria (diduga) pemilik mobil yang berlari ke arah Jakabaring. Tidak tahu juga siapa, lari kenapa, atau ke mana,” lanjutnya.

    Meski begitu, dia mengatakan, keberadaan truk tersebut tidak begitu mengganggu lalu lintas. Terutama jalur keluar-masuk kantor legislatif tersebut.

    “Sejauh ini fine-fine saja, tidak mengganggu lalu lintas. Hanya memang tidak tau siapa pemiliknya dan kenapa tak diambil dari situ,” katanya.

    Sementara itu, Kasubnit Pidsus Polrestabes Palembang Ipda Damiri saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa truk fuso tersebut tangkapan unitnya.

    “Ya truk fuso tersebut tangkapan kita, memang rencananya akan kita pindahkan parkir truk fuso tersebut,tapi belum ada tempat parkir,karna mobilnya panjang dan besar jadi harus ada tempat parkir yang luas “ucapnya.

  • Diduga Disekap Suaminya, Sindi Meninggal Dunia

    Diduga Disekap Suaminya, Sindi Meninggal Dunia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, — Miris dialami seroang IRT (Ibu rumah tangga), di Palembang ini. Ia yakni Sindi Purnama Sari berumur (25), dirinya harus merenggang nyawa diduga setelah ditelantarkan oleh suami yakni Wahyu Saputra (26), selama 3 bulan terakhir, dan disekap didalam kamar.

    Terkuaknya kasus ini setelah adanya laporan dari kakak korban yakni Purwanto (32), warga Jalan Mataram Ujung RT 37/01 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati, Palembang yang melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes, Palembang pada Rabu (22/1/2025), sekitar pukul 23.58.

    Dimana, saat itu kakak korban melapor Wahyu Saputra (26), terkait kasus UU nomor 23 tahun 2004, tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT yang dimaksud dalam pasal 49.

    Seperti laporannya peristiwa tersebut terjadi di jalan Abi Kusno Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kecamatan Kertapati, Palembang tepatnya di rumah korban dan terlapor. Pada tanggal Selasa (21/1/2025), sekitar pukul 18.00, kakak korban ditelepon oleh terlapor.

    ” Awal kami ditelepon oleh terlapor dan disuruh oleh terlapor untuk datang kerumah karena dalam keadaan urgent,” ungkap Purwanto, Senin (27/1/2025).

    Lanjutnya, sampai di rumah adik, ia melihat posisi didepan rumah ramai warga sekitar sambil mengatakan korban seperti buntang hidup dan berbauk busuk.

    “Karena ramai saya pun dan keluarga panik dan langsung masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Sambung Purwanto, benar saja setelah di dalam kamar melihat kondisi saudaranya, dengan rambut gimbal banyak kutuk, badan kurus tinggal tulang membuat keluarga langsung membawanya ke RS Hermina.

    ” Di bawa pak langsung ke RS Hermina dalam keadaan kritis, korban pun meninggal dunia pada Kamis (23/1/2025), sekita 12.30, siang,” ungkapnya.

    Ironisnya, setelah melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, ternyata terlapor pun sempat di amankan 1 x 24 jam.

    ” Sempat diamankan pak atas laporan kami, tetapi setelah 1×24 terlapor ini bebas, katanya alat bukti tidak cukup,” ungkap Purwanto.

    Dirinya berharap atas wafatnya sang adik, pihak kepolisian dalam segera mengungkap tabir ini. ” Kalu kami pihak keluarga berharap terlapor ini diadili pak. Karena sudah melakukan penelantaran hingga korban meninggal dunia. Apalagi sudah di sekap di kamar,” harapnya sambil mengatakan dihukum setimpal.

    Sementara, Kapolsek Kertapati Palembang, Iptu Angga Kurniawan, terkait kasus ini membenarkan adanya peristiwa ini. Dan setelah mendapatkan laporan kita langsung ke TKP. Melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi.

    ” Untuk pelaku di sudah kita amankan dan saat ini telah di serahkan ke Polrestabes Palembang. Dan perkara tersebut saat ini sudah di tangani oleh Satreskrim Polrestabes Palembang,” tutup Angga .

  • Nyaris Terluka ibu ini di Bacok Menggunakan Samurai Oleh Suami Sendiri

    Nyaris Terluka ibu ini di Bacok Menggunakan Samurai Oleh Suami Sendiri

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG,- Malang dialami Marina (29) warga Panjaitan, Gang Lama Laut, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan dianiaya oleh suaminya JS menggunakan pedang.

    Peristiwa dialami ibu muda ini terjadi hari Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB di rumahnya akibat salah paham terlapor kepada korban.

    Kemudian korban ditarik kedalam kamar oleh terlapor dan terjadilah penganiayaan dengan menggunakan pedang atau parang, korban mendapatkan Bacokan ke tubuh bagian belakang, tangan kanan, paha kanan, dan bagian kepala.

    Lalu, terlapor juga dengan menggunakan pisau membeset pergelangan tangan sebelah kanan. Ada kesempatan korban akhirnya kabur melalui jendela dapur belakang rumah. Akibat kejadian ini korban mengalami memar dan sakit ditangan kanan, belakang badan, dan paha kanan, serta sakit dikepala, luka sayat dipergelangan tangan kanan.

    “Terlapor ini salah paham, dia mengatakan saya ini sekongkol dengan bapak tiri saya karema hendak menjerumuskan terlapor kedalam penjara, terus ada Handphone yang Layarnya rusak tersentuh juga katanya saya hendak mengeluarkan akun dia,” jelas Marina diwawancarai langsung usia membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, Senin (27/1/2025) siang.

    Lanjut Korban, jika ia menduga suaminya dalam pengaruh Narkoba hingga berilusi. “Tubuh saya dibacok nya dengan pedang bagian tumpulnya, saya melaporkan ini berharap laporan ditindaklanjuti dan terlapor ditangkap untuk bertanggung jawab atas perbuatannya,” tutupnya.

    Sementara itu, laporan tersebut diterima oleh petugas piket SPKT Polrestabes Palembang atas tindak pidana KDRT UU No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dimaksud dalam Pasal 44.

    “Benar adanya laporan dari korban KDRT, laporan akan diserahkan ke Unit Reskrim untuk segera ditindaklanjuti,” kata KA SPKT AKP Heri.

  • Peringatan 33 Tahun IKSPI Kera Sakti Palembang: Semangat Kebersamaan dan Harapan untuk Masa Depan

    Peringatan 33 Tahun IKSPI Kera Sakti Palembang: Semangat Kebersamaan dan Harapan untuk Masa Depan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perguruan Silat IKSPI Kera Sakti Cabang Palembang merayakan ulang tahun ke-33 dengan penuh semangat dan kebersamaan di sekretariatnya di Jalan Trisukses Mandi Api Km 5, Palembang. Meski digelar dengan sederhana, acara ini berhasil menyatukan warga, pendekar, serta perwakilan dari berbagai ranting cabang di Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

    Acara dimulai dengan jalan santai yang melibatkan seluruh peserta, diikuti dengan berbagai kegiatan yang mempererat hubungan antar anggota. Pukul 09.00 WIB, seluruh peserta berkumpul kembali di halaman sekretariat untuk melanjutkan rangkaian acara.

    Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Palembang, Bapak Langgeng Suprapto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk terus menjaga kebersamaan dalam peringatan ini. “Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kita semua. Kebersamaan ini adalah fondasi kekuatan kita untuk terus berkembang,” ujar beliau.

    Beliau juga menekankan pentingnya kesolidan dan kepedulian untuk menjaga eksistensi perguruan, serta berharap IKSPI Kera Sakti Palembang dapat terus tumbuh dan berkembang, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di kancah internasional.

    Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa bersama untuk keberhasilan perguruan ke depan. Bapak Langgeng juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini, termasuk kepada Bapak Fahlevi Maizano, S.H., M.H., Penasehat Pusat IKSPI Kera Sakti, yang meski berhalangan hadir, tetap memberikan dukungannya.

    Puncak keceriaan hadir saat pengundian door prize yang disambut dengan antusiasme para peserta. Hadiah-hadiah menarik yang dibagikan semakin mempererat kebersamaan dalam acara tersebut.

    Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, acara ini menjadi bukti bahwa IKSPI Kera Sakti Cabang Palembang tidak hanya sekadar perguruan silat, melainkan juga sebuah komunitas yang kuat dalam membangun silaturahmi dan saling mendukung untuk masa depan yang lebih baik.

  • Sumsel Belum Siap Jalankan Program PKG 2025

    Sumsel Belum Siap Jalankan Program PKG 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –  Penjabat Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi menyebut Sumsel belum 100 persen siap menjalankan program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), karena ketersediaan Fasilitas Layanan Kesehatan (Faskes), Tenaga Kesehatan (Nakes) ataupun Alat Kesehatan (Alkes) masih belum memadai.

    Elen menjelaskan dari data Dinas Kesehatan (Dinkes), Provinsi Sumsel memiliki fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dapat melayani PKG dengan jumlah 1.437 yakni 350 pelayanan kesehatan masyarakat, 588 klinik pratama, dan 499 dokter praktik.

    “Jadi semua kita bantu inventarisasi (pendataan) dulu. Karena biasanya saat fasilitasnya siap, malah nakes ataupun alatnya yang tidak siap,” jelas Elen, Jum’at (24/1/2025).

    Ia mengatakan jika data tersebut belum diperbarui, sehingga setiap kabupaten/kota untuk melakukan inventaris terkait tiga hal itu, yang mana hanya memiliki waktu kurang lebih satu minggu.

    “Alatnya masih kurang, untuk pengecekkan gratis ini kita butuh validasi dulu dari kabupaten/kota. Apakah angka yang dicatat oleh Dinkes Sumsel sampai saat ini sesuai atau tidak dengan kondisi di lapangan, kan bisa tidak sesuai atau artinya ininya lebih bagus atau malah berkurang. Kita kasih waktu satu Minggu, kita lihat apakah kita siap melakukan ini semua. Yang jelas harus siap, tetapi apakah cukup dari nakesnya, alkesnya, itu akan kita evaluasi dulu,” katanya.

    Diketahui, ada lima kabupaten yang masih kekurangan dokter umum seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim, OKI, dan OKU Selatan.

    Ia mengungkapkan jika program PKG terbagi menjadi dalam tiga kategori, yakni PKG Ulang Tahun yang rencananya dimulai pada Februari, PKG Sekolah yang dimulai pada Juli, juga PKG Khusus Ibu Hamil dan Balita yang akan dilaksanakan di setiap layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas ataupun klinik.

    “Kita harapkan minggu depan, bupati/walikota melakukan sosialisasi di wilayah masing-masing ke pasiennya dan nakesnya. Jadi kalau ada kekurangan nanti kita laporkan ke pusat, kita ambil antisipasi untuk bisa memenuhi pelaksanaan ini kedepan,” ucap dia. (Tia)

  • Per 2025 Rute Tiga Koridor Feeder LRT Palembang Diperpanjang

    Per 2025 Rute Tiga Koridor Feeder LRT Palembang Diperpanjang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PT Transportasi Global Mandiri sebagai operator layanan angkutan feeder LRT Palembang menyebutkan per 2025 rute operasional layanan pada tiga koridor diperpanjang.

    “Pada tahun 2025 ini ada tiga koridor Feeder LRT yang diperpanjang, yakni koridor 1 Komplek Griya Revari-Stasiun LRT Asmara Haji-Center Park KM 12, koridor 3 perumahan Mega Asri, koridor 6 RSUD Siti Fatimah-Sukawinatan-Jalan Noerdin Pandji,” ujar Manager PT Transportasi Global Mandiri Fajar S Wahyudi, Kamis (23/1/2025).

    Fajar mengungkapkan mengatakan perpanjangan rute itu guna memperluas jangkauan feeder LRT dalam mengangkut penumpang.

    “Untuk jumlah armada feeder LRT Palembang yang beroperasi sebanyak 51 unit,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan pada Tahun 2024 Feeder LRT Palembang memiliki 7 koridor, yaitu koridor 1 Komplek Griya Revari-Stasiun LRT Asmara Haji, koridor 2 Stasiun LRT Asrama Haji-Sematang Borang, dan koridor 3 Stasiun Asrama Haji-Talang Betutu.

    Kemudian, koridor 4 Stasiun Polrestabes Palembang-Perumahan OPI, koridor 5 Stasiun LRT DJKA-Tegal Binangun, koridor 6 RSUD Siti Fatimah-Sukawinatan, dan koridor 7 Stadion Kamboja-Bukit Siguntang.

    Ia mengatakan untuk rencana penambahan jumlah koridor ataupun armada feeder LRT Palembang di tahun ini, pihaknya belum menerima informasi hal tersebut.

    “Untuk rencana pemberlakuan tarif untuk angkutan feeder LRT Palembang di tahun ini juga masih belum ada. Sehingga, angkutan feeder LRT Palembang masih gratis untuk masyarakat karena disubsidi Balai Pengelolaan Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) dan Pemkot Palembang,” kata dia. (Tia)

  • Sekda Edward Candra Harapkan  Ruangguru Submit  2025  Jadi Sarana Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sumsel

    Sekda Edward Candra Harapkan  Ruangguru Submit  2025  Jadi Sarana Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H  Edward Candra MH menghadiri Ruangguru Submit 2025 dalam rangka peringatan ulang tahun Ruangguru ke 10 tahun, bertempat di Ballroom Hotel Grand Atyasa Palembang, Kamis (16/1/2025).

    Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi berbagai  kegiatan yang digelar oleh Ruangguru di Provinsi Sumsel.

    “Saya apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumsel,” katanya.

    Dalam event yang mengambil tema :  “Meningkatkan Kualitas Lulusan SMA/SMK Menuju Perguruan Tinggi Impian” ini nilainya sangat relevan dengan tantangan yang  dihadapi dunia pendidikan saat ini.

    “Provinsi Sumsel terus berupaya meningkatkan angka partisipasi lulusan SMA/SMK yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencetak generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global,” ujarnya.

    Untuk mewujudkan visi tersebut lanjut dia,  dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas pendidikan.

    “Melalui forum seperti Ruangguru Summit, kita dapat berbagi pengalaman, ide, dan strategi yang efektif guna meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari segi pengajaran, kurikulum, maupun dukungan teknologi,” tandasnya.

    Untuk diketahui Ruangguru Submit 2025 digelar dalam rangka ulang tahun ke 10 Ruang Guru yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumsel.

    Dimana Ruangguru sendiri adalah  salah satu perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Asia Tenggara. Ruangguru telah membuktikan komitmennya untuk mendukung siswa, guru, dan institusi pendidikan dengan produk dan layanan berbasis teknologi yang inovatif.

  • Ketua Masjid di Palembang Dilaporkan atas Kasus Pemukulan Ketua RT di Acara Tahlilan

    Ketua Masjid di Palembang Dilaporkan atas Kasus Pemukulan Ketua RT di Acara Tahlilan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebuah insiden pemukulan yang terjadi di Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, tengah menjadi sorotan. Oknum Ketua Masjid Babul Iman, Fatona Jaya Ibnu Warsan, dilaporkan telah melakukan pemukulan terhadap Abdul Latif, Ketua RT 002/001 setempat. Kejadian tersebut terjadi pada 24 Oktober 2024, saat acara tahlilan yang dihadiri oleh warga sekitar.

    Pemukulan ini dilaporkan ke Polsek Kemuning Palembang dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/118/X/2024, yang tercatat pada pukul 21.30 WIB. Akibat tindakan kekerasan tersebut, Abdul Latif mengalami luka fisik berupa lebam pada pelipis kiri dan pusing kepala, yang tercatat dalam rekam medis Rumah Sakit Hermina pada malam kejadian.

    “Saya merasa sangat malu dan terhina. Pemukulan ini terjadi di depan warga, di acara yang seharusnya penuh rasa kebersamaan. Saya tidak pernah menyangka seorang tokoh masyarakat seperti dia akan melakukan kekerasan seperti itu,” ungkap Abdul Latif.

    Kejadian ini pun menarik perhatian masyarakat, khususnya warga Kelurahan Sekip Jaya, yang merasa heran mengapa seorang tokoh agama yang seharusnya menjadi panutan bisa melakukan tindakan kekerasan. Abdul Latif berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan pelaku diberikan hukuman yang setimpal.

    “Saya ingin agar aparat penegak hukum memberikan hukuman yang tegas kepada pelaku. Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa masalah apapun, terutama yang melibatkan tokoh masyarakat, harusnya diselesaikan dengan cara yang baik dan tanpa kekerasan,” lanjutnya.

    Hingga saat ini, kasus tersebut masih menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Negeri Palembang. Pihak kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat segera menangani kasus ini dengan transparansi dan profesionalisme, untuk memastikan keadilan bagi korban dan memberi efek jera kepada pelaku.

  • Bulog Sumsel-Babel: Penyerapan Beras PSO Lampaui Target Hingga Tiga Kali Lipat di 2025

    Bulog Sumsel-Babel: Penyerapan Beras PSO Lampaui Target Hingga Tiga Kali Lipat di 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perum Bulog Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menyebut penyerapan beras PSO melampaui target hingga tiga kali lipat di tahun 2025.

    “Target sementara penyerapan beras PSO sebesar 100 ribu ton di tahun ini. Naik lebih dari tiga kali lipat. Namun, target ini masih mungkin mengalami perubahan,” ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumsel dan Babel, Elis Nurhayati, Rabu (15/1/2025).

    Elis menyampaikan bahwa target beras PSO tahun lalu ditetapkan perusahaan sebesar 30.000 ton, dengan realisasi sebesar 31.440 ton atau 104,8 persen dari target.

    “Pada tahun 2024 target penyerapan beras komersial ditetapkan sebesar 10.500 ton, dengan realisasi mencapai 6.866 ton atau 65,3 persen. Sedangkan untuk serapan gabah komersial, targetnya sebesar 2.864 ton dengan realisasi mencapai 41.720 ton,” imbuhnya.

    Ia menjelaskan total target pengadaan beras dan gabah pada 2024 adalah 43.184 ton, dengan realisasi mencapai 80.026 ton atau setara 185 persen dari target.

    “Untuk tahun ini, kami (Bulog Sumsel-Babel) masih menunggu target resmi yang akan ditetapkan oleh pusat. Yang mana angkanya tidak akan jauh berbeda dari target yang telah ditentukan sebelumnya,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan jika pihaknya optimistis dengan target yang telah ditetapkan tersebut. Terlebih dengan adanya kenaikan HPP baru untuk gabah yakni dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram, serta beras dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

    “Terkait pendanaan insyaa allah semuanya bisa disediakan dari kantor pusat. Jadi, tugas kami adalah untuk melakukan penyerapan,”

    Menurutnya, pihaknya dapat melakukan penyerapan lebih dari target yang ditetapkan seperti tahun lalu.

    “Tapi bukan berarti kami tidak bisa menyerap lebih dari itu [target]. Kalau memang masih ada panen yang bisa kita serap dari 100 persen pada prinsipnya kami siap,” ucap dia.

  • Dewi Sastrani Ratu Dewa, Jalankan Amanah Ketua PMI Kota Palembang

    Dewi Sastrani Ratu Dewa, Jalankan Amanah Ketua PMI Kota Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Setelah melalui Musyawarah Palang Merah Indonesia Kota Palembang (PMI) mendapatkan Dewi Sastrani Ratu Dewa sebagai ketua PMI. Pemilihan yang dilakukan secara aklamasi ini, Dewi Ratu Dewa mendapatkan 18 suara dari 21 pemilih.

    Atas hasil itu, istri dari Calon Walikota yang memiliki suara terbanyak pada Pilkada lalu berpendapat jika terpilihnya ia sebagai ketua PMI kota Palembang merupakan tugas mulia kemanusiaan yang harus dijalankan sebaik-baik nya.

    “Kita akan fokus pada tugas pokok dalam menjalankan prinsip kepalangmerahan. Maka dari itu saya mengajak seluruh jajaran PMI kota Palembang memperkuat solidaritas,” katanya usai dilantik sebagai ketua PMI rabu (15/1) diruang parameswara.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus periode sebelumnya dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.

    Selain itu juga saya mengajak jajaran pengurus, relawan dan masyarakat kota Palembang bersama-sama menyatukan tekad untuk menjadikan PMI kota Palembang yang profesional, responsif dan mengedepankan nilai kemanusiaan.

    “Semoga amanah ini dapat kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar PMI dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

  • Sekda Sumsel Harap Adanya Gedung Onkologi Dapat Mempermudah Pengobatan Penyakit Kanker

    Sekda Sumsel Harap Adanya Gedung Onkologi Dapat Mempermudah Pengobatan Penyakit Kanker

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan mengharapkan dengan dibangunnya gedung onkologi atau gedung layanan kanker terpadu dapat mempermudah pengobatan penyakit kanker serta meningkatkan kualitas pelayanan serta meningkatkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan para manajer RS yang diampu.

    Edward mengatakan pada program deteksi dini kanker payudara tahun 2020-2022, Provinsi Sumatera Selatan mencapai cakupan 32,46 persen dari target capaian 45 persen dengan jumlah skrining 425.160 jiwa (wanita usia 30-50 tahun) dari target skrining 589.395 jiwa.

    “Maka dari itu dengan dibangunnya gedung Onkologi terpadu di RSMH ini diharapkan dapat melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker yang semakin meningkat. Baik dari segi kuantitas, maupun kualitas khususnya di wilayah Sumsel, dan didukung dengan adanya tim dokter spesialis yang memiliki kompetensi dan berpengalaman, serta fasilitas dan teknologi pengobatan yang canggih,” kata Edward saat peletakan batu pertama gedung onkologi, Rabu (8/1/2025).

    Lebih lanjut, menurut Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, rumah sakit adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna melalui pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif dengan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan Gawat Darurat.

    “RS berkewajiban memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminatif, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan RS. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.

    Ia juga mengatakan saat ini pemerintah memprioritaskan penanggulangan penyakit dengan masalah kesehatan terbesar di dunia, penyebab mortalitas, morbiditas yang tinggi dan beban pembiayaan jaminan kesehatan nasional yang sangat besar, khususnya pada 9 jenis layanan prioritas kesehatan antara lain jantung, kanker, stroke, kesehatan ibu dan anak, diabetes mellitus, uronefrologi, gastrohepatologi, tuberkulosis, Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dan kesehatan jiwa.

    “RSMH sebagai pengampu regional layanan penyakit prioritas untuk wilayah Sumatera Selatan, untuk layanan kanker mengampu 19 RS yang terdiri dari 2 RS strata utama dan 17 RS strata madya berdasarkan KMK NOMOR HK.01.07/MENKES/1277/2024 tentang Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Layanan KJSU KIA,” katanya.

    Selain itu, pada tahun 2024 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui lembaga riset kanker International Agency for Research on Cancer (IARC) merilis data estimasi mengenai beban kanker dunia.

    Diketahui, dari data survei di 115 negara yang menunjukkan bahwa sebagian besar negara tidak menyediakan layanan yang memadai untuk kanker dalam cakupan kesehatan universal (UHC).

    “Hanya 39 dari 115 negara yang memasukkan manajemen kanker sebagai layanan kesehatan inti untuk seluruh warga negara. Kondisi ini akan membuat risiko kematian bagi penderita kanker semakin tinggi,” jelasnya.

    Lebih lanjut, dari sejumlah negara yang disurvei oleh WHO juga menunjukkan bahwa hanya 28 persen negara yang menyediakan pelayanan paliatif, yakni dengan memaksimalkan kualitas hidup pasien dan mengurangi gejala yang mengganggu.

    “Layanan paliatif dibutuhkan oleh pasien kanker stadium lanjut dengan kemungkinan sembuh kecil, tetapi tetap membutuhkan layanan kesehatan agar kualitas hidupnya tetap terpenuhi.

    Di tempat yang sama, Menkes menyampaikan penyakit kanker membunuh sekitar 200 ribu lebih rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah harus benar-benar serius dalam pelayanan kesehatan dan pengobatan kanker.

    “Bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun beresiko kanker. Itu sebabnya pemerintah sedang memprioritaskan deteksi dini kanker payudara pada perempuan, dan kanker paru juga kanker kolorektal pada laki-laki,” tuturnya.

    Ia menyampaikan jika memiliki keinginan agar semua ilmu-ilmu (kedokteran) dapat diturunkan ke bawah (dokter-dokter di pelosok) agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

    “Pencegahan jauh lebih bagus. Deteksi harus sedini mungkin. Pada pria, kanker paru memang sangat sulit dideteksi. Untuk itu pemerintah akan membagikan CT Scan ke 514 kabupaten/kota untuk deteksi kanker paru,” tambahnya.

    Menurutnya, tenaga dokter di Indonesua juga sangat kurang terutama dokter untuk pengobatan kanker. Maka, dengan adanya pusat onkologi di RSMH ini pemerintah mengupayakan bagaimana masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan.

    “RSMH harus mengampu pelayanan kesehatan di seluruh RSUD Palembang bagus,” ucap dia. (Tia)

  • Dinkes Akan Lakukan Pemeriksaan Pelaku Perjalanan Internasional, Antisipasi Potensi Penyebaran Virus HMPV

    Dinkes Akan Lakukan Pemeriksaan Pelaku Perjalanan Internasional, Antisipasi Potensi Penyebaran Virus HMPV

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan meminta instansi terkait untuk memperketat pengawasan pintu masuk kedatangan baik bandara ataupun pelabuhan di wilayah masing-masing guna mengantisipasi potensi penyebaran virus Humas Metapneumovirus (HMPV).

    “Untuk itu kami telah meminta instansi terkait dan juga dinkes kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan pintu masuk terutama ke Sumsel guna antisipasi penyebaran virus tersebut,” ujar Kepala Dinkes Sumsel Trisnawarman di Palembang, Senin (6/1/2025).

    Ia menyampaikan nantinya petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap pelaku perjalanan internasional yang meliputi pengecekan suhu tubuh menggunakan alat pemindai suhu dan pemantauan gejala awal seperti demam, batuk, atau kesulitan bernapas.

    “Untuk seseorang yang menunjukkan gejala, petugas akan mengarahkan mereka untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan,” imbuhnya.

    Ia mangatakan jika HMPV ini gejalanya seperti biasa, namun tetap perlu diantisipasi agar tidak menyebar luar.

    “Disamping edukasi tentang pencegahan penularan HMPV terus digalakkan, termasuk pentingnya mencuci tangan dan menjaga kebersihan,” katanya.

    Ia berharap dengan langkah-langkah itu pemerintah dapat mencegah masuknya virus HMPV.

    “Kemudian, pasien juga akan diminta agar meminta obat jika sakit dan jangan lupa memakai masker,” ucap dia. (Tia)

  • Sumsel Penyumbang Jumlah Tertinggi Angka PHK di Indonesia

    Sumsel Penyumbang Jumlah Tertinggi Angka PHK di Indonesia

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Disnakertrans Sumsel, Eki Zakiyah menyebut Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah penyumbang angka pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi di Indonesia.

    “Dari data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI tercatat ada sebanyak 67.870 tenaga kerja yang mengalami PHK sepanjang Januari – November 2024, dan Palembang penyumbang terbanyak,” ujar Eki, Jum’at (3/1/2025).

    Eki menjelaskan di tahun 2023 pekerja yang mengalami PHK ada sebanyak 185 orang, sedangkan di tahun 2024 naik menjadi 557 orang.

    “Benar, kalau berdasarkan data yang ada rata-rata PHK itu dikarenakan berakhirnya kontrak kerja,” jelasnya.

    Ia mengatakan jika pihaknya telah melakukan upaya mediasi antara pemberi kerja dan para korban PHK yang ada.

    “Dari disnaker telah melakukan mediasi oleh mediator Hubungan Industrial (HI), bila tercapai kesepakatan dibuat persetujuan bersama. Namun, bila tidak sepakat Mediator HI membuat anjuran,” katanya.

    Ia mengungkapkan di tahun 2025 akan terus memantau kondisi ketenagakerjaan yang terjadi di Sumsel, dan berharap kondisi yang terjadi di 2024 tidak kembali terjadi di tahun ini.

    “Kalau untuk sektor yang terdampak PHK di tahun 2024 berdasarkan laporan dari mediator di kabupaten/kota bermacam-macam, mulai dari perkebunan, perdagangan, dan lainnya,” ucap dia. (Tia).

  • Pohon Natal di Gereja Katedral Palembang Dari Limbah Botol Plastik

    Pohon Natal di Gereja Katedral Palembang Dari Limbah Botol Plastik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pohon natal setinggi 8 meter untuk menyambut hari raya natal tahun 2024 di gereja Katedral St. Maria Kota Palembang terbuat dari limbah botol plastik berukuran 600 ml.

    Pastur Paroki Katedral Santa Maria Palembang Petrus Sukino mengatakan pohon natal tersebut merupakan karya dari pemuda Katholik yang memanfaatkan plastik menjadi sesuatu yang bernilai dan bermakna.

    “Pohon ini hasil karya dari pemuda khatolik, pohon yang mereka rangkai selama satu bulan ini dari limbah plastik yang mana sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Petrus, Selasa (24/12/2024).

    Ia menyebut dalam merayakan misa Natal tahun ini Gereja Katedral Palembang akan menampung setidaknya hingga 1.500 jemaat.

    “Semua jemaat yang ingin merayakan misa Natal bisa datang ke sini tanpa ada sesuatu yang dibeda-bedakan,” katanya.

    Selain itu, pengamanan di gereja telah dikerahkan dari pihak kepolisian dan TNI untuk siaga menjaga momen perayaan natal di Kota Palembang.

    “Semoga dalam perayaan natal tahun ini dapat membawa rasa damai untuk semua orang. Sebelumnya juga kami sudah menggelar aksi sosial membagikan bingkisan natal,” ucap dia. (Tia)

  • Pelaku Usaha Dilarang Gunakan Kantong Plastik Per 1 Januari 2025

    Pelaku Usaha Dilarang Gunakan Kantong Plastik Per 1 Januari 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyebut semua pelaku usaha seperti supermarket, minimarket, ataupun usaha mikro kecil menengah (UMKM) dilarang untuk menggunakan kantong plastik per 1 Januari 2025.

    Hal itu sebagai upaya mengurangi volume sampah terutama sampah plastik yang notabennya sulit terurai dibandingkan sampah organik.

    “Kantong plastik itu memiliki kandungan kimia, dan itu berbahaya untuk bumi. Dari jumlah penduduk 1,7 juta, setiap orangnya setiap hari memproduksi 0,4 Kg sampah dengan total 1200-1500 ton sampah perhari. Bayangkan berapa per tahunnya kalau tidak ada upaya pengurangan,” ujar Pj Walikota Palembang, Cheka Virgowansyah, Selasa (24/12/2024).

    Oleh sebab itu, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 39 tahun 2024 tentang larangan menyediakan kantong plastik oleh pelaku usaha tentang Peraturan Walikota nomor 4 tahun 2016 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

    “Semua pelaku usaha agar menyediakan kantong belanja ramah lingkungan dan dapat dipakai ulang (reuseble bag). Pengurangan penggunaan kantong plastik ini bersumber dari manusia itu sendiri. Jadi, mulai dari perkantoran, ataupun pegawai kita minta agar membawa tumbler (botol minum) sendiri,” tegasnya.

    Ia mengatakan dengan 1,7 juta warga Palembang diharapkan pengurang tersebut dapat bertahap.

    “Setidaknya 30 persen masyarakat tidak menggunakan kantong plastik, hingga nantinya tidak ditemukan lagi plastik di TPA,” kata Cheka.

    Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Sumsel, Sumarjono Saragih menyampaikan agar peraturan tersebut tidak hanya sebatas larangan, tetapi juga disertai edukasi dan alternatif yang ramah lingkungan.

    “Walaupun terlambat, kami menghargai keputusan pemerintah. Bumi sudah semakin parah akibat limbah plastik, dan limbah yang sudah tersebar juga harus segera ditangani dengan solusi konkret,” imbuhnya.

    Ia menjelaskan sosialisasi mengenai kebijakan itu juga menjadi tanggung jawab pemerintah, dan pihaknya siap membantu jika diminta untuk berpartisipasi.

    “Peraturan akan dipatuhi jika hukum yang mengaturnya jelas dan penegakannya dilakukan secara tegas. Contoh sederhana, orang yang paling sembrono merokok di Indonesia pasti patuh pada hukum ketika merokok di Singapura karena hukumnya tegak dan berwibawa,” ucap dia. (Tia).