Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Diprediksi Naik Menjelang Puasa

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Suasana Pedagang dan Pembeli Di Pasar,Perumnas dan Lemabang (foto:Fathur)

foto: Suasana Pedagang dan Pembeli Di Pasar,Perumnas dan Lemabang (foto:Fathur)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional saat ini masih terbilang stabil. Beberapa komoditas seperti ayam, cabai, beras, dan minyak diperkirakan akan mengalami kenaikan harga menjelang bulan puasa.

Sebagian besar pedagang di pasar masih mengambil barang dagangannya dari agen, sales, atau pasar lain, kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga jual sebelumnya. Meski demikian, harga barang yang dijual oleh setiap pedagang bervariasi. Sebagai contoh, harga ayam di Pasar Perumnas Sako dijual dengan harga Rp27 ribu per kilo, sementara di Pasar Lemabang harganya lebih tinggi, yaitu Rp30 ribu per kilo. Selain ayam, harga barang lainnya masih terpantau stabil, Jumat (14/02/2025).

Harga cabai juga mengalami fluktuasi. Misalnya, cabai merah dijual dengan harga Rp.40.000 per kilo, sedangkan cabai rawit Rp70 ribu per kilo hingga Rp80 ribu Meskipun harga cabai terbilang lebih rendah saat ini, pedagang memprediksi harga akan berubah dalam beberapa hari mendatang, terlebih menjelang bulan puasa.

Menurut salah satu pedagang cabai, meskipun harga kebutuhan pokok umumnya diprediksi akan naik menjelang puasa, namun harga cabai sangat sulit diprediksi dan tidak selalu mengikuti pola yang ada. “Harga cabai tidak bisa diharapkan naik atau turun dengan pasti. Harganya tetap tidak tentu,” ujar pedagang tersebut saat diwawancarai.

Selain cabai, harga beras dan minyak juga terpantau stabil. Beras merek Sania dijual dengan harga Rp14 ribu per kilo, sementara minyak Fortune dijual dengan harga Rp20 ribu per liter. Meskipun harga sejumlah komoditas sedikit menurun saat ini, para pedagang masih mencatatkan omzet yang cukup tinggi. Salah satunya adalah pedagang di Pasar Lemabang yang mengungkapkan omzet bulanan mereka bisa mencapai Rp20 juta.

“Omzet per hari tidak menentu, tetapi per bulan bisa menyentuh angka Rp20 juta,” kata Zahra, seorang pedagang di Pasar Lemabang, Jumat (14/02/2025).

Meskipun harga kebutuhan pokok saat ini cenderung stabil, pedagang meyakini bahwa harga-harga tersebut akan mengalami kenaikan beberapa hari menjelang bulan puasa, mengikuti pola kenaikan yang biasa terjadi setiap tahunnya. (MG5)

Berita Terkait

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera
Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD
13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 
Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter

Berita Terbaru

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB