PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Diduga dilanda kesedihan karena merasa ditinggalkan anak dan cucunya, seorang nenek berinisial Juro (57), warga Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), nyaris mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Ampera, Palembang.
Beruntung, aksi tersebut diketahui seorang warga yang melintas di lokasi kejadian. Warga itu kemudian membujuk Juro agar mengurungkan niatnya dan membawanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
“Ibu ini tadi hendak melompat dari Jembatan Ampera. Saat itu saya melintas di lokasi kejadian dan melihatnya hendak melompat. Lalu saya bujuk dan langsung saya ajak ke sini,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.
Saat ditemui di SPKT Polrestabes Palembang, Juro mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena merasa sedih ditinggalkan anak dan cucunya. Ia mengatakan, dirinya berangkat dari Selapan menuju Palembang untuk mencari keberadaan anaknya.
“Saya sedih, Pak, ditinggal anak dan cucu saya. Oleh karena itu, saya dari Selapan ke Palembang. Kemarin berangkat untuk mencari anak saya,” ujar ibu lima anak tersebut.
Juro menuturkan, setelah tiba di Palembang, dirinya berusaha mencari keberadaan anaknya ke sejumlah tempat. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Ia mengaku semakin sedih karena merasa tidak ada yang memedulikannya.
“Sudah saya cari ke mana-mana, tetapi tidak ketemu. Saya sedih, Pak, tidak ada yang peduli dengan saya,” katanya sambil menangis.
Dalam kondisi emosional, Juro mengungkapkan keputusasaannya hingga berniat melompat dari atas Jembatan Ampera. Ia berharap anak-anaknya mengetahui kesedihan yang dirasakannya.
“Biarlah saya mati, Pak, biar anak-anak saya tahu. Saya sudah tidak tahan lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Kanit SPK Polrestabes Palembang, Ipda Ari, membenarkan pihaknya menerima seorang perempuan bernama Juro yang diantarkan warga setelah diduga hendak bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Ampera.
Menurut Ari, kondisi Juro saat berada di SPKT dalam keadaan sehat. Petugas juga telah memberikan makanan dan minuman kepadanya.
“Korban hingga kini dalam kondisi sehat walafiat dan sudah kami beri minum serta makan,” ujarnya.
Ari mengimbau masyarakat yang mengenali Juro atau mengetahui keberadaan keluarganya agar segera mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membantu proses penelusuran keluarga perempuan tersebut.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks


















