Angka Putus Sekolah di Sumsel Masih Tinggi, Komisi X DPR RI Minta Anggaran Pendidikan Ditambah

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati saat dibincangi di Griya Agung, Palembang, Sumsel. (Foto: Tia)

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati saat dibincangi di Griya Agung, Palembang, Sumsel. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI saat kunjungan kerja di Palembang, meminta anggaran untuk pendidikan di Sumatera Selatan (Sumsel) ditambah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati mengatakan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) rata-rata lama sekolah di Sumsel masih rendah dan angka putus sekolah masih tinggi.

“Tadi kita sudah dengar aspirasi dari Sumsel bagaimana anggaran untuk pendidikan kita yang dari pusat bisa ditambahkan. Karena memang masih ada beberapa wilayah yang menurut data dari BPS itu angka putus sekolahnya tinggi, rata-rata lama sekolahnya masih rendah, bahkan tadi rata-rata lama sekolah kalau tidak salah ada daerah yang masih 8 koma sekian,” ujar Esti, Kamis (30/1/2025).

Ia menjelaskan pada data BPS tahun 2023 lalu ada sebanyak 1.976 siswa yang putus sekolah di tingkat SD, MI, Sederajat, baik swasta ataupun negeri.

Selain itu, rata-rata lama sekolah di Sumsel pada jenjang SMA tercatat paling rendah dibandingkan jenjang lainnya.

“Menurut data BPS tadi, rata-rata lama sekolah di Sumsel ini paling rendah jenjang SMA yakni 8,57 persen pada 2024 dibandingkan dengan jenjang lainnya,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta
Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK
Sidang di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Minimnya Penjelasan soal Riwayat Kesehatan
Bujuk Korban yang Masih 15 Tahun, Mahasiswa di Palembang Ditangkap
Dakwaan KPK: Edison Diduga Terima Rp4,67 Miliar dari Kasus Smart Board dan Chromebook
Bapenda Palembang Sebut IGM Tetap Wajib Bayar PBB-P2, Tunggakan Capai Rp2,3 Miliar
Gerebek Dua Lokasi di Tangga Takat, Enam Warga Positif Narkoba
Perkuat Layanan Spesialis dan Rehabilitasi, Siloam Sriwijaya Kembangkan Pusat Rawat Jalan Terpadu
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Sidang di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Minimnya Penjelasan soal Riwayat Kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Bujuk Korban yang Masih 15 Tahun, Mahasiswa di Palembang Ditangkap

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Bapenda Palembang Sebut IGM Tetap Wajib Bayar PBB-P2, Tunggakan Capai Rp2,3 Miliar

Berita Terbaru

Pelaku

Kota Palembang

Bujuk Korban yang Masih 15 Tahun, Mahasiswa di Palembang Ditangkap

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:02 WIB