20 Sekolah di Sumsel yang Terkendala Pengisian PDSS Telah Berhasil Daftar SNBP

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Awaluddin. (Foto: Tia)

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Awaluddin. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan menyebut 20 sekolah yang sempat terkendala pada pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) telah berhasil melakukan pendaftaran untuk mengikuti seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Awaluddin mengatakan setelah dilakukan koordinasi intensif antara Dinas Pendidikan Sumsel, Komisi X DPR RI, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) seluruh sekolah yang sempat mengalami kendala telah dinyatakab berhasil mendaftarkan siswa mereka ke PDSS.

“Setelah mendapatkan relaksasi waktu, alhamdulillah permasalahan ini selesai. Sampai saat ini tidak ada lagi laporan sekolah yang mengalami masalah,” kata Awaluddin, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan kendala utama yang dihadapi oleh 20 sekolah itu berasal dari perubahan sistem pendaftaran SNBP 2025 yang cukup membingungkan bagi sebagian operator sekolah.

“Dari jumlah tersebut, 18 sekolah merupakan sekolah swasta dan dua sisanya adalah sekolah negeri. Ternyata, memang ada perubahan sistem yang membuat beberapa sekolah kewalahan. Namun, kami juga menilai ada faktor manajemen waktu yang kurang baik karena proses pengisian data dilakukan di hari-hari terakhir,” jelasnya.

Ia mengungkapkan pihaknya akan melakukan evaluasi, agar kasus serupa tidak terulang di tahun-tahun mendatang dan beranca merancang formula pendampingan khusus bagi para operator sekolah untuk menghadapi pendaftaran SNBP tahun 2026.

“Kami akan mencari formulasi pendampingan yang lebih efektif untuk operator sekolah. Harapannya, masalah ini tidak terulang lagi sehingga tidak merugikan siswa berprestasi,” ungkap dia. (Tia).

Berita Terkait

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel
Pertamina Patra Niaga Perluas Dampak Program Hidroponik Melalui Penguatan Kapasitas Warga
Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau
Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta
Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global
Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi
Sewa Pompa Cor Lewat Google, Warga Palembang Kehilangan Rp7 Juta Diduga Ditipu Akun Palsu
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor di Kantor Dinas Perkim Palembang Berujung Laporan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:31 WIB

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIB

Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:55 WIB

Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:48 WIB

Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi

Berita Terbaru