Sudah Dikasih Uang Rp900 Ribu, HP tidak Diberikan Nabawi Malah Disiram Air Keras

- Redaksi

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Terlihat masih membekas akibat disiram air keras, korban yakni Ahmad Nabawi (40), ditemani keluarga melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes, Palembang.

Warga Lorong Prajurit Nangyu, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini kepada petugas menuturkan peristiwa penganiayaan (disiram air keras), dialaminya terjadi pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang bersama di Jalan Fakih Usman Lorong Jaya Laksana Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I. Palembang.  Berawal saat korban membeli Hp terlapor (AK-red), seharga Rp 900 ribu.

“Beli hp terlapor pak itu cerita awalnya. Lalu karena saya percaya uang Rp 900 ribu langsung saya berikan kepada terlapor,” katanya kepada petugas.

Lalu, usai uang diberikan olehnya, lanjut korban, namun saat itu terlapor menyuruh korban untuk menunggu, Hp akan diambil terlebih dahulu. “Saya tunggu pak, terlapor tidak datang datang hilang besok kembali bertemu terlapor saya tagih HP itu banyak alasan. Terjadilah cek -cok mulut,” katanya.

Ketika terjadi Cek-cok mulut, sambung korban, tiba-tiba terlapor ini langsung menyiram korban dengan Ari keras yang langsung mengenai wajahnya.

“Sedang Cek-cok mulut, saya langsung disiram air keras pak ke arah muka dan badan,” ungkapnya.

Akibat kejadian ini korban mengalami luka bakar di bagian wajah dan badan. “Saya tidak terima pak oleh itulah saya laporkan kesini berharap pelaku ditangkap,” katanya.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan korban terkait laporan penganiayaan penyiraman air keras. “Laporan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Pidum untuk menangkap pelaku,” kata Heri. (ANA)

Berita Terkait

Mobil Daihatsu Sigra Milik Warga 15 Ulu Palembang Raib Digondol Maling
Diduga Diculik dan Dianiaya, Sopir PT Sinar Buana Megah Perkasa Laporkan Oknum Polisi ke Propam
Gegara Dim Lampu Motor, Pemotor Ini Diancam Pakai Senpi 
Emosi Tak Terkendali, Pria di Palembang Lempar Ibu Kandung dengan Panci dan Gelas
Motor Curian Ditemukan di Gandus, Pelaku Masih Diburu Polisi
Diduga Hendak Tawuran, Dua Kelompok Pemuda Dibubarkan Anggota Polsek IB 1
Polisi Buru Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Gandus, Identitas Pelaku Mulai Teridentifikasi
Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benih Lobster, Nilai Capai Rp18 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:32 WIB

Mobil Daihatsu Sigra Milik Warga 15 Ulu Palembang Raib Digondol Maling

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:38 WIB

Diduga Diculik dan Dianiaya, Sopir PT Sinar Buana Megah Perkasa Laporkan Oknum Polisi ke Propam

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WIB

Gegara Dim Lampu Motor, Pemotor Ini Diancam Pakai Senpi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:38 WIB

Emosi Tak Terkendali, Pria di Palembang Lempar Ibu Kandung dengan Panci dan Gelas

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:08 WIB

Motor Curian Ditemukan di Gandus, Pelaku Masih Diburu Polisi

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, melakukan koordinasi dengan panitia Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah, Desa Sumber Harjo.

OKU Timur

Persiapan Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah BMT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:23 WIB

Foto tim pengacara dan keluarga korban Kristina

Kota Palembang

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB