Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Trisnawarman saat diwawancarai langsung di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Trisnawarman saat diwawancarai langsung di RSKGM Palembang. Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyebut wilayah Sumatera Selatan menempati peringkat tertinggi kedua di Indonesia dalam akumulasi kasus bibir sumbing, di tengah masyarakat dengan tingkat probabilitas mencapai rata-rata satu kasus dari setiap seratus kelahiran bayi.

 

Temuan data epidemiologi medis ini mengindikasikan jika sebaran kasus kelainan struktural fisik tersebut paling banyak ditemukan pada masyarakat yang menetap di area pelosok atau pinggiran daerah.

 

“Karena berdasarkan laporan, Sumatera Selatan merupakan daerah dengan angka bibir sumbing tertinggi kedua di Indonesia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Trisnawarman, Senin (25/5/2026).

 

Trisnawarman menjelasksn jika berdasarkan pemetaan geografis di lapangan, sebaran penderita kelainan fisik ini menunjukkan adanya ketimpangan aksesibilitas penanganan yang cukup mencolok.

 

Karakteristik wilayah tempat tinggal pasien sangat memengaruhi durasi waktu tunggu penanganan medis hingga tindakan pembedahan dilakukan.

 

“Kalau di Sumatera Selatan, kasus banyak ditemukan di daerah pinggiran seperti OKI,” jelasnya.

 

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan dinamika penanganan kelainan pada anak di area urban atau perkotaan.

 

Di mana, faktor kedekatan fasilitas kesehatan (faskes) dan tingkat kesadaran orang tua membuat proses penyembuhan pasien berjalan jauh lebih responsif.

 

“Kalau di kota biasanya pasien lebih cepat ditangani dan langsung menjalani operasi,” katanya.

 

Mengenai aspek pemicu, ia menjelaskan terdapat dominasi indikator internal dari silsilah keluarga yang menjadi latar belakang utama munculnya kelainan struktural tersebut pada bayi baru lahir.

 

Karakteristik pewarisan sifat biologis ini terpantau kerap melompati satu generasi di dalam silsilah keturunan.

 

Ia menuturkan jika keterkaitan unsur keturunan ini membuat kehadiran kelainan fisik tersebut sering kali muncul secara tidak terduga oleh pihak orang tua.

 

Riwayat medis dari generasi terdahulu menjadi poin penting yang mendasari munculnya kasus baru di tengah masyarakat.

 

“Memang banyak faktor genetik yang ditemukan. Kadang ada yang diturunkan dari nenek, lalu cucunya yang mengalami,” tuturnya.

 

Selain dipicu oleh faktor internal garis keturunan, tim medis juga menemukan adanya indikasi pemicu dari faktor eksternal lingkungan sekeliling sang ibu.

 

Pola konsumsi zat kimia berbahaya seperti penggunaan obat-obatan tertentu secara sembarangan selama masa mengandung menjadi salah satu hal yang paling diantisipasi.

 

“Selain faktor genetik, penyebab bibir sumbing bisa juga akibat penggunaan obat-obatan saat hamil,” ucap.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang
Sidang Perdana Korupsi BPFK Jakarta dan UPF-PFK Palembang, Dua Terdakwa Didakwa Rugikan Negara Rp397 Juta

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB