SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR — Guna mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, personel Polsek Buay Madang Timur (BMT) menggelar pemantauan (monitoring) berkala terhadap debit air di sepanjang aliran Sungai Macak dan Irigasi Bendungan Komering (BK), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Langkah tanggap bencana ini dilakukan menyusul tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Pengecekan yang dimulai sekira Pukul 10.15 WIB ini menyasar sejumlah titik rawan banjir di pemukiman bantaran sungai. Lokasi tersebut meliputi aliran Sungai Macak di Desa Kedu dan Desa Kedung Rejo, serta sepanjang jalur Irigasi BK di wilayah hukum Polsek Buay Madang Timur.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemantauan langsung oleh anggotanya di lapangan, kondisi debit air saat ini mulai mengalami kenaikan, namun posisinya dipastikan masih dalam kategori aman.
“Hasil pemantauan menunjukkan debit air Sungai Macak meningkat akibat hujan yang tidak menentu, tetapi statusnya masih normal dan aman dari pemukiman warga. Meski demikian, patroli berkala akan terus kami tingkatkan setiap hari sebagai langkah deteksi dini,” ujar Iptu Swisspo, pada Senin (25/05/2026).
Di sela-sela pemantauan, personel Piket Sabhara Polsek BMT Brigadir Iswanto, juga memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat sekitar. Warga diminta untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai, menghentikan penebangan pohon liar di area resapan air, serta lebih waspada saat melintasi jembatan di musim hujan.
Secara khusus, kepolisian juga meminta para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka. Warga dilarang keras membiarkan anak-anak bermain di sekitar bantaran sungai maupun saluran irigasi guna menghindari kecelakaan hanyut atau tenggelam.
Hingga pemantauan selesai Pukul 10.50 WIB, situasi di seluruh lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















