Caleg Gagal Terpilih Gelapkan Jaminan Kredit Bank BJB, Nisdiarti Divonis 2 Tahun 4 Bulan

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat majelis hakim membacakan putusan Terdakwa Nisdiarti disidang PN Palembang Kamis (13/8/2026)

Saat majelis hakim membacakan putusan Terdakwa Nisdiarti disidang PN Palembang Kamis (13/8/2026)

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menjatuhkan hukuman 2 tahun 4 bulan penjara kepada Nisdiarti, mantan calon anggota legislatif (caleg), dalam perkara penggelapan fasilitas kredit Bank BJB.

 

Nisdiarti dinilai terbukti turut serta melakukan penggelapan dengan menggunakan jaminan komoditas kopi robusta untuk memperoleh fasilitas kredit. Perbuatannya menyebabkan Bank BJB mengalami kerugian sekitar Rp730 juta.

 

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim yang diketuai Idi Il Amin dalam persidangan di PN Palembang, Kamis (13/8/2026).

 

“Menyatakan terdakwa Nisdiarti, SE Binti Rohan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penggelapan. Menjatuhkan pidana selama 2 tahun dan 4 bulan,” ujar hakim.

 

Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya meminta Nisdiarti dihukum 2 tahun 8 bulan penjara.

 

Usai mendengarkan putusan, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan menerima vonis tersebut.

 

Dalam perkara ini, Nisdiarti disebut mengajak Agus Kurniawan dan Oktaria Febrianti mengajukan pinjaman UMKM ke Bank BJB Cabang Palembang pada 11 Agustus 2023.

 

Pengajuan kredit tersebut menggunakan jaminan 30 ton atau 30.000 kilogram kopi robusta yang tersimpan di gudang Sistem Resi Gudang (SRG) Kota Pagar Alam.

 

Nisdiarti saat itu diketahui menjabat sebagai Ketua Produsen MAI Kota Pagar Alam.

Setelah melalui proses survei, Bank BJB menyetujui pengajuan kredit dan mencairkan pinjaman sebesar Rp500 juta pada 14 Agustus 2023. Kredit tersebut memiliki batas waktu pelunasan hingga 9 November 2023.

 

Namun, ketika jatuh tempo, kewajiban pembayaran tidak dilakukan. Nisdiarti kemudian disebut menjual seluruh komoditas kopi yang menjadi jaminan kredit tanpa seizin pihak Bank BJB.

 

Pihak bank baru mengetahui kondisi tersebut saat melakukan penagihan hingga 12 Februari 2024. Dari penelusuran, seluruh kopi yang dijadikan barang jaminan ternyata telah habis dijual.

 

Dalam dakwaan JPU, uang hasil pinjaman tersebut disebut digunakan Nisdiarti untuk keperluan pencalonan dirinya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Pemilu 2024.

 

Sementara Agus Kurniawan dan Oktaria Febrianti yang membantu proses pengajuan kredit disebut hanya menerima uang masing-masing Rp500 ribu dari Nisdiarti.

 

Akibat perbuatan tersebut, Bank BJB Cabang Palembang mengalami kerugian yang dalam perkara ini disebut mencapai Rp730 juta.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet
Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 
Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
Ketua DPM FH UM Palembang Kecam Kekerasan terhadap Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis di Mapolda Sumsel
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Bersama Pemkot Dan TNI AU Pembangunan Sekolah Rakyat 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Terima Fee Rp4 Miliar dari Agen Kapal, Kepala UPP Sungai Lumpur Didakwa Korupsi

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB