Selama Pandemi, Kebutuhan Darah PMI Meningkat 7 Ribu Kantong per Bulan

- Redaksi

Rabu, 25 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, yang juga Ketua PMI, saat meninjau kegiatan donor darah yang diadakan di Gedung Serba Guna PT Pusri, Rabu (25/8/2021). (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, yang juga Ketua PMI, saat meninjau kegiatan donor darah yang diadakan di Gedung Serba Guna PT Pusri, Rabu (25/8/2021). (Photo: Istimewa/Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kebutuhan darah yang semakin meningkat di tengah pandemi COVID-19 tidak membuat PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) berhenti dalam melaksanakan kegiatan sosial donor darah. Hal ini mendapat apresiasi Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda.

Fitri, yang juga selaku Ketua PMI Palembang, menyampaikan apresiasinya itu saat meninjau kegiatan donor darah yang diadakan di Gedung Serba Guna PT Pusri, Rabu (25/8/2021).

“Atas nama Pemerintah dan juga seluruh warga masyarakat Palembang, kami mengucapkan terimakasih kepada PT Pusri yang tidak hentinya melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah,” kata Fitri.

Dijelaskan Fitri, bahkan hampir empat kali setiap tahunnya ataupun setiap momen hari besar, PT Pusri kerap kali rutin melakukan kegiatan sosial donor darah. Disampaikan Fitri, di masa pandemi ini, kebutuhan darah sudah semakin meningkat hingga 7 ribu kantong per bulannya.

“Sebelum pandemi kita membutuhkan darah sekitar 5 ribu kantong selama satu bulan. Di masa pandemi ini kebutuhan darah bahkan meningkat hingga 7 ribu kantong per bulannya,” ujarnya.

“Jadi kalau tidak dibantu atau kerjasama dengan banyak pihak, kita khawatir nantinya kita dapat mencukupi kebutuhan darah,” tambah Fitri.

Namun, Fitri juga bersyukur atas stok darah yang saat ini masih dinilai cukup, dengan adanya pendonor-pendonor tetap yang telah mendonorkan darahnya secara rutin melalui PMI.

“Alhamdulillah saat ini stok darah kita masih terbilang cukup, karena kita ada pendonor-pendonor darah tetap, dan mereka rutin. Biasanya donor darah itu dilakukan 3 bulan sekali, tetapi sekarang 2 bulan sekali dan mereka secara rutin mendonorkan darah,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan
PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta
Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:03 WIB

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Berita Terbaru