PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID— Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II resmi ditutup pada Senin (30/3/2026) setelah mencatatkan peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan selama periode arus mudik dan balik tahun ini.
PT Angkasa Pura Indonesia melaporkan total pergerakan penumpang mencapai 193.628 orang atau meningkat 11,6 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Selain itu, operasional penerbangan selama masa posko juga berlangsung aman dengan capaian zero accident atau nihil kecelakaan.
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, peningkatan trafik penerbangan dan penumpang dapat dilayani secara optimal berkat kesiapan fasilitas serta koordinasi lintas instansi selama masa angkutan Lebaran.
Berdasarkan data operasional, puncak arus penumpang terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah mencapai 13.826 orang dalam satu hari. Momentum tersebut menjadi titik tertinggi mobilitas masyarakat melalui jalur udara di Sumatera Selatan selama musim mudik tahun ini.
Tak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Tercatat sebanyak 1.277 penerbangan dilayani selama periode posko, atau tumbuh 17,7 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini turut didukung oleh penambahan 229 penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengakomodasi lonjakan permintaan pada rute domestik.
Manajemen bandara menilai keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan peran strategis Bandara SMB II sebagai pintu gerbang transportasi udara utama di Sumatera Selatan, sekaligus menjadi indikator pemulihan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
Ke depan, pihak pengelola bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sinergi dengan maskapai dan instansi terkait, serta memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi periode libur besar berikutnya.
Penulis : Tia
Editor : Jaks















