Penumpang Bandara SMB II Palembang Naik 4,4 Persen Selama Libur Nataru

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab saat diwawancarai, Senin (5/1/2025). Foto: Tia

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab saat diwawancarai, Senin (5/1/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang resmi ditutup dengan catatan pertumbuhan penumpang mencapai 4,4 persen.

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab menyebut jika selama periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara telah melayani total 192.312 penumpang.

Selain pertumbuhan penumpang, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,8 persen dengan total 1.305 penerbangan.

“Kondisi bandara sejak Nataru dimulai berjalan dengan lancar dan koordinasi antar stakeholder berjalan baik dari sisi keamanan maupun keselamatan,” ujar Syaugi, Senin (5/1/2026).

Pihak bandara mencatat puncak arus mudik terjadi pada 24 Desember dengan volume mencapai 11.000 penumpang dalam satu hari.

Lonjakan trafik ini didukung oleh realisasi 19 penerbangan tambahan (extra flight) yang didominasi oleh rute menuju Jakarta.

“Pergerakan pesawat meningkat hingga 9,8 persen dan kami merealisasikan 19 extra flight dengan rute terbanyak menuju wilayah Jakarta,” ungkapnya.

Data operasional menunjukkan tingkat keterisian pesawat (load factor) mencapai 81,6 persen dengan utilisasi slot penerbangan sebesar 93,3 persen.

Meskipun operasional berjalan tertib, pihak bandara menyoroti catatan On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu penerbangan yang berada di angka 70 persen.

“OTP selama periode Nataru tercatat mencapai 70 persen, namun kami memastikan tidak ada penumpang yang sampai terlantar,” katanya.

Ia menegaskan hasil evaluasi posko ini akan menjadi bahan perbaikan ke depan, terutama dalam meningkatkan ketepatan waktu dan pengelolaan kepadatan di jam sibuk.

“Koordinasi berjalan baik, namun tetap menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam peningkatan ketepatan waktu penerbangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan
PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta
Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:03 WIB

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Berita Terbaru