Penerbangan Internasional Beri Harapan untuk Sektor Pariwisata Sumsel

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Foto: Tia

Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebut dibukanya kembali layanan penerbangan internasional rute Palembang-Kuala Lumpur di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang memberikan harapan untuk sektor pariwisata.

“Seiring dengan diajukannya kembali layanan penerbangan Palembang–Kuala Lumpur oleh salah satu maskapai ini, kami optimistis jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sumsel akan mengalami peningkatan,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Pandji Tjahjanto, Selasa (23/6/2025).

Pandji menyampaikan selama beberapa tahun terakhir, tidak tercatat adanya kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumsel melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Ia mengatakan sebelum pandemi melanda dan status internasional di SMB II Palembang dicabut, kunjungan wisatawan mancanegara di Sumsel mampu menembus 10.000 orang.

“Namun, sejak 2020 hingga saat ini perkembangan wisatawan mancanegara hanya berkisar di angka 2.400. Dan selama ini tidak melalui SMB II Palembang, wisatawan mancanegara (wisman) itu melalui Jakarta,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 5000 orang ke Sumsel.

“Sebelumnya target kunjungan wisatawan mancanegara berada di kisaran 2.400 hingga 3.000 orang, maka dengan kembali dibukanya penerbangan internasional target kami mencapai 5.000 orang hingga akhir tahun atau setidaknya separuh dari jumlah kunjungan sebelum pandemi Covid-19,” ucapnya.

Ia mengungkakan, dalam upaya menarik minat para wisatawan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi untuk menyediakan paket-paket wisata khususnya di destinasi unggulan yang ada di Sumsel.

“Tentunya kita mengharapkan wisatawan dari luar mengetahui tujuan-tujuan wisata, jadi juga berpotensi menambah masa tinggalnya di Sumsel. Destinasi di Sumsel ada wisata religi yang juga bisa menarik orang-orang Malaysia, karena sesama melayu, kemudian ada juga wisata kuliner, dan juga wisata sejarah,” ungkap dia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan
PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah
Saksi Ungkap Dua Kali Aksi Lempar Bom Molotov ke Kantor BCA Palembang, Terdakwa Diduga Kesal Soal Saldo Rp2 Juta
Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama Pemda Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Sesuai Aturan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:03 WIB

PH Tegaskan Mahasiswa UIN Jambi Terdakwa Kasus Vape Etomidate Tidak Bersalah

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Berita Terbaru