Pembebasan Lahan Flyover Simpang Sekip Ada Perubahan

- Redaksi

Selasa, 13 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan, Darma Budhy

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan, Darma Budhy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jumlah persil lahan yang akan dibebaskan oleh Pemprov Sumsel untuk pembangunan fly over Simpang Sekip, Palembang kemungkinan akan berubah. hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan, Darma Budhy, Selasa (13/7/2021).

“Kemungkinan akan berubah setelah evaluasi yang diajukan oleh Pemprov atas desain jalan pendekat flyover. Pemprov mengusulkan agar jalan pendekat diperpendek sehingga dapat mengurangi luas lahan yang akan dibebaskan,” kata Budhy saat dikonfirmasi.

Untuk perubahan itu, Budhy mengaku telah berkonsultasi dengan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel agar jalan pendekatnya jangan sepanjang itu. Kalau sudah direview mungkin bisa berkurang.

Diakui Budhy, untuk pembebasan lahan sejauh ini berjalan baik. Hanya saja, beberapa instansi pemilik lahan mempertanyakan penggantian bangunan pagar yang terpaksa dibongkar untuk pembangunan akses pendekat.

“Bea Cukai, Kantor Pos dan BLPT tidak ada masalah tapi mereka mempertanyakan pembangunan kembali pagarnya, siapa yang bertanggungjawab. Mungkin pada waktu konstruksi nanti ada solusinya, misalnya bantuan dari pihak ketiga tapi kalau sekarang kami tidak bisa membayarnya,” beber Budhy.

Setelah membebaskan 16 persil lahan pada bulan Juni 2021, untuk proses pembebasan lahan flyover Simpang Sekip dipastikan tetap berlanjut. Bahkan selanjutnya sebanyak 20 persil lahan akan segera dibebaskan oleh Pemprov Sumsel.

“Pemprov telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,6 Milyar untuk pembebasan lahan tahap kedua. Minggu ini sudah bisa kami mulai bisa dibayarkan, tinggal pembukaan rekening saja. Kalau dari harga sudah sepakat,” ujar Budhy.

Sebanyak 88 persil lahan dibebaskan untuk pembangunan Flyover Simpang Sekip Palembang melalui kerjasama anggaran antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (71 persil) dan Pemerintah Kota Palembang (17 persil) dengan total anggaran Rp.80 milyar. (Nat)

Berita Terkait

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 
Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan
Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel
Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga
Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek
Dua Terdakwa Jalani Sidang Perdana, Jaksa Bongkar Skenario Tutup Kasus Internet Desa Muba
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:28 WIB

Raperda Pemajuan Kesenian Resmi Disetujui dalam Rapat Paripurna, Ratu Dewa: Ini Penantian Cukup Panjang 

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan Dukungan 10 Ribu Bibit Ikan Patin di Kecamatan Plaju Untuk Dukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:27 WIB

Harumkan Nama Indonesia di Kancah Dunia, Enam Pekerja Kilang Plaju Borong Tiga Penghargaan Taiwan Innotech Expo 2026 Berkat Optimalisasi Biodiesel

Selasa, 22 September 2026 - 15:07 WIB

Lompat dari Jembatan Ampera, Pria 48 Tahun Diselamatkan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 15:05 WIB

Sidang Chromebook Muara Enim: JPU KPK Kejar Sumber Informasi Proyek

Berita Terbaru