Over Kapasitas, Lapas Klas II B Kayu Agung Pindahkan Napi ke Banyuasin

- Redaksi

Kamis, 7 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemindahan Lapas Klas IIB Kayu Agung ke Lapas Banyuasin.

Proses pemindahan Lapas Klas IIB Kayu Agung ke Lapas Banyuasin.

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Untuk mengurangi over kapasitas hunian, Lapas Klas IIB Kayu Agung melakukan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau napi. Sebanyak enam WBP dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin, Kamis (7/10/2021).

Proses pengeluaran WBP diawasi langsung Kalapas Klas IIB Kayu Agung Reza Mediansyah Purnama. Warga binaan yang dipindahkan tersebut, menurutnya telah melewati syarat administratif di antaranya assesment pembimbing kemasyarakatan Madia dari Kanwil Kemenkumham Sumsel dan TPP dari Lapas Klas IIB Kayu Agung.

Dijelaskan Reza, pemindahan 6 WBP tersebut bertujuan untuk mengurangi over kapasitas di Lapas Kayu Agung. Ini bisa mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kayu Agung.

“Saat ini Lapas Kayu Agung sudah mengalami over kapasitas, untuk itu kami melakukan mutasi (pemindahan) WBP, asimilasi covid dan integrasi untuk mengurangi kapasitas Lapas Klas IIb Kayu Agung yang semakin padat,” ujar Reza kepada suarapublik.id.

Reza menambahkan, Lapas Khusus Narkotika di Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin saat ini kapasitas penghuninya masih terkontrol dan belum mengalami over kapasitas. Selain itu yang beberapa napi yang dipindahkan adalah WBP berperkara Narkotika dengan harapan dapat mendapatkan program rehabilitasi sosial.

“Semoga nanti di Lapas Khusus Narkotika Banyuasin dan Lapas Klas IIA Banyuasin mereka tetap bisa mengikuti pembinaan dengan baik agar mereka dapat menjadi orang yang lebih baik lagi,” tambah Reza.

Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) saat proses pemindahan, pihak Lapas melakukan pengawalan ketat.

Selain itu, untuk memastikan seluruh napi yang dipindahkan berada dalam kondisi sehat dan bebas COVID-19, seluruh WBP yang dipindahkan terlebih dahulu dilakukan tes swab antigen.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil tes, seluruh WBP tersebut dinyatakan negatif COVID-19,” pungkasnya. (dhi)

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Berita Terbaru