EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menargetkan Sekolah Rakyat ini jadi solusi pemerataan pendidikan bagi keluarga kurang mampu di Bumi saling keruani saling kerawati sehingga menciptakan generasi-generasi andal untuk masa mendatang.
Bupati Empat Lawang Dr H Joncik Muhammad Ssi,SH,MM,MH meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat, Rabu (23/6/2026). Dalam kunjungan itu beliau menekankan proses rekrutmen siswa harus ketat, transparan, dan hanya untuk anak yang benar-benar tidak mampu. “Bukan sembarang rekrut, Jadi betul-betul anak-anak Empat Lawang yang kriterianya tidak mampu, Maka mereka yang berhak bersekolah di sekolah Rakyat harus tidak boleh ada manipulasi,” Tegas Bupati saat meninjau lokasi.
Bahkan Joncik, menekankan tidak ada toleransi bagi siapapun, termasuk untuk keluarga pejabat Empat Lawang, kalau memang tidak masuk kriteria tidak bolehusuk Sekolah Rakyat. “Mereka yang betul-betul menurut data BPS itu masuk pada desil 1 dan desil 2. Ini yang pertama nanti akan diprioritaskan untuk penerima siswa baru tahun 2026,” ujarnya
Lanjut, Joncik menerangkan, Untuk menjaga akurasi data, Pihak pemerintah empat lawang meminta BPS terus memperbarui data desil, sebab BPS sebagai lembaga yang punya materi untuk mengeluarkan desel. Tambahnya
Lebih Lanjut, Joncik mengakui pembangunan menghadapim tantangan, dikarekan Akses jalan masih dibangun membuat kendaraan sulit masuk ke lokasi. Sementara bangun Sekolah Rakyat ini alat berat yang luar biasa, bahkan sebagian nggak bisa masuk kelokasiu pembangunan itu kendala. “Meski ada kendala, target penyelesaian tetap dikejar 2 bulan ke depan. Seberat apapun kendala Insya Allah akan diselesaikan berharap cuaca tetap baik tidak ada hujan hingga selesai, tapi kalau cuaca baik, maka saya yakin tidak perlu Pak Yunus cari pawang biar nggak hujan,” katanya sambil guyon.
Penulis : Yun
Editor : Jaks

















