Meski Pandemi Warga RT 28 Kurban Dua Ekor Sapi

- Redaksi

Selasa, 20 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemotongan hewan kurban di kawasan RT 028 Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati.

Pemotongan hewan kurban di kawasan RT 028 Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dimasa pandemi Covid-19, tak menyurutkan masyarakat untuk melakukan penyembelihan hewan kurban saat hari raya Idul Adha 1442 H. Seperti yang terjadi di kawasan RT 028 Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Pantauan di lapangan, Selasa (20/07/2021) kawasan RT 28 berkurban hewan sebanyak dua ekor sapi. Antusias masyarakat di kampung tersebut bergotong royong melakukan penyembelihan hewan kurban.

Ketua RT 28, Munir mengatakan, dirinya telah menghimbau warganya untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Hal itu untuk mencegah kerumunan.

“Saya selalu ingatkan warga untuk selalu menerapkan prokes saat penyembelihan hewan kurban. Seperti jaga jarak, memakai masker dan menyiapkan cuci tangan di lokasi pemotongan hewan kurban,” katanya kepada media, Selasa (20/7/2021).

Di tempat yang sama, Kahono salah satu warga menuturkan, sebelum melakukan pemotongan hewan lurban, dirinya menyiapkan tempat cuci tangan dan masker.

“Tempat cuci tangan, hand sanitizer dan masker kita siapkan untuk panitia dan warga saat pemotongan kurban. Selain itu saya juga menghimbau warga untuk menjaga jarak,” tutur mantan ketua RT 28 ini.

Eko, salah satu panitia pemotongan hewan kurban mengatakan, dalam melakukan pemotongan hewan kurban, pihaknya bersama panitia lain disiapkan masker dan tempat cuci tangan oleh tuan rumah.

“Sejak pagi selepas sholat Idul Adha, kita sudah stand by melakukan pemotongan hewan kurban. Selain itu juga disediakan tempat cuci tangan, dan semua panitia memakai masker,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB