Lagi! 15 Siswa SD di Kalidoni Palembang Dilarikan ke Puskesmas Usai Konsumsi MBG

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 178, Kecamatan Kalidoni Palembang yang keracunan. Foto: Jepretan Layar Video Medsos

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 178, Kecamatan Kalidoni Palembang yang keracunan. Foto: Jepretan Layar Video Medsos

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 15 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 178, Kecamatan Kalidoni Palembang dilaporkan mengalami gejala mual dan lemas usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Kamis (25/9/2025) pagi.

Informasi awal mengenai kejadian ini tersebar melalui pesan berantai di aplikasi percakapan, yang disertai sejumlah video berdurasi lebih dari dua menit.

Dalam rekaman tersebut tampak beberapa siswa menggunakan selang oksigen karena mengalami kesulitan bernapas, sementara lainnya tampak muntah dan terlihat lemas hingga harus digendong.

Camat Kalidoni, M Rama Cahya Putra saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah siswa yang dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Memang ada siswa dari kelas 4A dan 4B yang dibawa ke puskesmas karena mengeluh mual. Totalnya ada 15 orang. Lima orang sudah pulang, sisanya dirujuk ke Rumah Sakit Pusri,” ujar Rama.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa tersebut.

“Masih kami telusuri. Bisa saja karena konsumsi jajanan dari luar, tidak melulu karena menu MBG. Perlu pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Program Makanan Bergizi Gratis merupakan salah satu program pemerintah yang menyasar pelajar tingkat sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar siswa di sekolah.

Pihak sekolah dan dinas terkait hingga berita ini diturunkan masih melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut, termasuk mengambil sampel makanan untuk uji laboratorium.

Berita Terkait

Ribuan Jemaah Padati PSCC, Ratu Dewa Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Syech
Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 
Proyek Pipa Transmisi Rp21 Miliar di PALI Belum Dibayar, Publik Desak Penanganan Hukum Transparan
Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Herman Deru: FESyar Sumatera 2026 Momentum Perkuat Ekonomi Syariah dan Literasi Keuangan Masyarakat
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:31 WIB

Ribuan Jemaah Padati PSCC, Ratu Dewa Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Syech

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:29 WIB

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:55 WIB

Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas

Berita Terbaru

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Kota Palembang

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:29 WIB