Kasus Pemukulan Dokter Koas, Rektor Unsri Diminta Jangan Diam

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus pemukulan koas Unsri bernama Luthfi hingga babak belur, masih menjadi sorotan masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan masyarakat di Sumatera Selatan, Arifin Kalender. Didampingi M Sanusi AS, SH, menurutnya perkara ini sudah banyak yang menunggangi, sehingga membuat Lady dan keluarganya tersudut, Senin (23/12/2024).

“Kami berharap masalah ini cepat selesai, karena kasihan dengan Lady dan keluarganya yang di bullying habis-habisan oleh netizen dan oknum-oknum yang berkepentingan,” jelas Arifin Kalender, menanggapi kasus penganiayaan yang menimpa Luthfi, saat berada di salah satu cafe di Palembang.

Arifin menjelaskan, masalah ini semestinya tidak harus dibesar-besarkan, toh, pelakunya sang sopir Lady sudah diamankan.

“Sopir Lady sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. Entah, kenapa perkara ini masih saja dikulik-kulik sehingga merusak mental dan psikologi Lady dan keluarganya, ditambah lagi serangan medsos yang bertubi-tubi,” ujarnya.

Dari itu, lanjut Arifin Kalender, hendaknya pihak rektor Unsri turun tangan, jangan seolah-olah membiarkan kejadian ini berlarut-larut.

“Masalah ini masih awalnya masalah piket yang diberikan Lady dianggap tidak adil, sementara Luthfi dan timnya tidak. Artinya disini masih dalam urusan pendidikan dan rektor harus ambil tindakan, jangan sampai diam,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi
Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT
Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polda Sumsel Bidik 20 Korporasi Kasus Karhutla, Empat Perusahaan Baru Menyusul

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Berita Terbaru

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB

Empat Lawang

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:36 WIB