Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EMPAT LAWANG, SUARAPUBLIK.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, AP MM, mengajak para santri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan inovasi, serta tetap menjaga nilai-nilai keislaman dalam menghadapi tantangan zaman.

 

Ajakan tersebut disampaikan Fauzan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Empat Lawang, Kamis (22/10/2026).

 

“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Santri 2026 menjadi pengingat bahwa generasi santri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi pesantren.

 

Dalam amanatnya, Fauzan menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa, terutama dalam mewujudkan cita-cita *Indonesia Emas 2045.

 

Menurutnya, perjuangan santri pada masa kini tidak lagi hanya diwujudkan melalui perlawanan fisik, tetapi juga melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat. “Santri tidak boleh merasa kecil dan berkecil hati. Santri tidak boleh membatasi diri. Santri bisa menjadi apa saja, bisa menjadi ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa,” ujarnya.

 

Fauzan menjelaskan, peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang membangkitkan semangat umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan dan turut menggerakkan perlawanan rakyat yang mencapai puncaknya pada 10 November 1945. “Karena itu, penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu harus diwujudkan melalui karya nyata, pengabdian, serta kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” kata Fauzan.

 

Fauzan menilai pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan, pembentukan akhlak, penanaman kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Ia juga mengajak para santri menjadi pelopor kemajuan iptek, penjaga persatuan, penggerak kemandirian ekonomi, serta pihak yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. “Jadilah generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kemajuan, serta mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” pesannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Fauzan turut menyoroti penguatan peran pesantren melalui tiga fungsi utama:

Pendidikan, melahirkan generasi berilmu dan berakhlak.

Dakwah, menebarkan nilai Islam yang membawa kedamaian dan memperkuat kerukunan.

Pemberdayaan Masyarakat, mendorong kemandirian ekonomi, kesejahteraan, dan menyelesaikan persoalan sosial.

 

Fauzan juga menekankan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dan pesantren, melainkan seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai tanah air.

 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gotong royong dan bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Empat Lawang yang MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasionalis, Indah) serta mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.

 

Menutup amanatnya, Fauzan menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren. Ia berharap para santri terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi
Para Ibu adalah Benteng Utama Pencegahan Narkoba
Manajemen Talenta ASN Jadi Faktor Penting dalam Pelayanan
Polres Empat Lawang Laksanakan Bakti Sosial Serentak dalam Rangka Hari Jadi ke-75 Humas Polri
Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Pembakaran Lahan 4 Hektare
Kejari Empat Lawang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Senjata Tajam
5 Bulan Ditahan, Andika Bebas
Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Para Ibu adalah Benteng Utama Pencegahan Narkoba

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Faktor Penting dalam Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Polres Empat Lawang Laksanakan Bakti Sosial Serentak dalam Rangka Hari Jadi ke-75 Humas Polri

Berita Terbaru

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB

Empat Lawang

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:36 WIB